Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Ekologi Lahan Basah dan Upaya Pelestarian Kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil, Aceh Syahrani, Lathifa Putri Wiedhya; luthfia, Luthfia; Farikha, Khotrotun Nida; Alfiyah, Lunetta Khalis; Setyawan, Ahmad Dwi
Environmental Pollution Journal Vol. 4 No. 1: April 2024
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v4i1.174

Abstract

Suaka Margasatwa Rawa Singkil memiliki peran vital dalam melindungi jasa lingkungan, khususnya sebagai kontributor utama karbon di Pulau Sumatera. Meskipun demikian, kawasan ini menghadapi ancaman serius akibat penipisan lahan gambut yang menjadi target ekspansi pertanian dan perkebunan. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap karakteristik ekologi lahan basah serta memberikan gambaran terkait upaya pelestarian alam di Suaka Margasatwa Rawa Singkil. Metode studi literatur digunakan untuk menganalisis data sekunder secara deskriptif kualitatif. Temuan menunjukkan hasil bahwa Suaka Margasatwa Rawa Singkil terdiri dari tanah gambut yang kaya akan bahan organik dan subur disertai keanekaragaman hayati yang melimpah. Kawasan ini rentan terhadap perubahan tutupan lahan dan vegetasi akibat deforestasi dan konversi lahan. Upaya konservasi melibatkan perlindungan hukum yang kuat, pengawasan, pengelolaan ekosistem, serta penyuluhan dan partisipasi masyarakat setempat.
ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KUALITAS FISIK AIR TANAH DI KOTA SURAKARTA (STUDI KASUS KECAMATAN BANJARSARI) Ally, Haydar; Kusuma, Alvina Novelinda; Dwiki, Anggi; Charsyah, Ceciliana; Digta, Chandra; Gestan, DistayanaAlda; Meilani, Farah; Zahra, Jasmine Aisyah; Alfiyah, Lunetta Khalis
Ekosains Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Banjarsari merupakan salah satu kecamatan di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia dengan penduduk mencapai 168.873 jiwa pada tahun 2021. Kecamatan Banjarsari menjadi peringkat ketiga dengan penduduk terbanyak di Kota Surakarta. meningkatnya jumlah penduduk maka semakin banyak permintaan kebutuhan air tanah. Kebutuhan air yang terus meningkat dan tidak diimbangi dengan ketersediaan air dapat memicu konflik. Penurunan kuantitas diikuti oleh penurunan kualitas air tanah, berdampak pada fungsi air tanah yang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Identifikasi kualitas fisik dan kuantitas air tanah dapat menggunakan bantuan Sistem Informasi Lingkungan (SIL). Penyusunan peta merupakan bentuk penyajian basis data lingkungan yang bermanfaat dalam pengambilan kebijakan terhadap pembangunan. Penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Banjarsari. Metode pengumpulan data dilakukan secara observasi secara langsung, wawancara pihak terkait, pengambilan dan uji sampel. Data sekunder digunakan studi literatur yang dapat mendukung penelitian dan dilakukan pencarian data kepada pihak terkait diantaranya yaitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan kelurahan yang berada pada Kecamatan Banjarsari. Analisis data pemetaan D3TLH dengan tahapan awal pemetaan yaitu pembuatan peta status air tanah dari setiap kelurahan yang diteliti. Analisis ketersediaan air dan kebutuhan akan air yang ditekankan pada daya dukung dan daya tampung air yang belum terlampaui atau telah terlampaui. kebutuhan air total di Kecamatan Banjarsari yaitu 20.498.209 m3/tahun. Kualitas air tanah dari 15 kecamatan, 4 kecamatan memiliki kualitas air berbahaya bagi kesehatan. 11 kecamatan sisanya tergolong air bersih. supply-demand air tanah di Kecamatan Banjarsari tergolong surplus. Hal tersebut mengartikan bahwa kebutuhan air di Kecamatan Banjarsari terpenuhi dari beberapa peruntukkan kebutuhan yaitu peruntukkan untuk kebutuhan domestik dan kegiatan ekonomi.
ECONOMIC VALUATION OF CARBON SAVINGS OF POLOKARTO RUBBER PLANTATIONS, SUKOHARJO Kusumaningrum, Lia; Candraningtyas, Callista Fabiola; Reza, Anggi Dwiki; Herdananta, Bisma Yoga; Firdausi, Eyda; Alfiyah, Lunetta Khalis; Desai, Astha Dharmashbhai
GeoEco Vol 12, No 1 (2026): GeoEco January 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v12i1.91252

Abstract

Rubber plantations play a significant role in carbon absorption and storage, which can help mitigate the impact of climate change. The importance of rubber plantations can be identified through the economic valuation of carbon stocks. This study aims to calculate the economic value of carbon storage in the Polokarto Rubber Plantation. This research was done at the Polokarto Rubber Plantation, Sukoharjo Regency, Central Java. This study uses the plot method to measure biomass and carbon storage. The estimation of the economic value of carbon is carried out using a proxy market approach, namely, substituting carbon stocks into market prices. The results showed that the total estimated value of carbon storage was 6136.935 tons from 140 hectares of plantation area. The economic valuation of carbon savings in the Polokarto Rubber Plantation shows an economic value of Rp. 2,291,908,029.96. Several recommendations that can be made are to improve plantation management, take a sustainable approach to plantation management to maintain carbon stocks and other environmental benefits, combine satellite technology to monitor changes in carbon stocks in large plantation areas, and establish economic incentive policies for rubber farmers who participate in maintaining carbon stocks through conservation and good land management.