Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kekerasan dalam Pernikahan Anak: Tinjauan Literatur Ariningrum, Dona Putri; Herbawani, Chahya Kharin
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 11, No 2 (2023): JKP Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v11i2.623

Abstract

Latar belakang: Pernikahan anak memiliki berbagai dampak buruk, salah satunya adalah kekerasan karena berbagai sebab, seperti faktor ekonomi, Pendidikan, dan lingkungan. Wanita yang menikah sebelum usia 18 tahun lebih mungkin terkena IPV. Adanya kekerasan dalam pernikahan anak tidak dapat dilepaskan dari budaya patriarki masyarakat.Tujuan: Mengumpulkan beberapa dampak kekerasan anak dalam pernikahan yang telah dipelajari untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan metode pencarian literatur yang bersumber dari jurnal internasional dan nasional dari Google Scholar, Garuda dan Pubmed, dengan periode publikasi tahun 2013-2023. Sebanyak 120 artikel teks lengkap dikumpulkan, yang disaring dampak kekerasannya dengan menggunakan kriteria yang difokuskan pada pernikahan anak, sehingga direview sebanyak 7 artikel.Hasil: Dampak kekerasan terhadap pernikahan anak meliputi kekerasan fisik, verbal, seksual, finansial dan sosial. Perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun lebih mungkin terkena dampak kekerasan dalam rumah tangga dan IPV. Ibu yang menikah dini memiliki risiko kekerasan yang lebih tinggi terhadap anak prasekolahnya.Kesimpulan: Pernikahan anak berdampak kekerasan bagi pelakunya dan seringkali tidak dilaporkan karena sering dinormalisasikan. Pendidikan seksualitas yang komprehensif dapat menjadi salah satu sarana penting untuk mengurangi pernikahan anak.  
Psikososial dan Budaya Terkait Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Era Digital: Tinjauan Literatur Ariningrum, Dona Putri; Aliyyah, Nurusysyarifah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue in Progress)
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i01.4183

Abstract

Remaja merupakan periode krusial dalam perkembangan fisik dan mental, sehingga rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat berbagai faktor. Artikel ini bertujuan mengkaji faktor psikososial, budaya, dan pengaruh media digital yang berkontribusi terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur berbasis pedoman PRISMA dengan pencarian artikel tahun 2020–2025 melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Proses pencarian menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan dua set kata kunci: “Perilaku Seksual Berisiko” AND “Remaja” AND “Media Sosial”, yang menghasilkan 200 artikel dari Google Scholar; serta “Perilaku Seksual Berisiko” AND “Remaja” AND “Psikososial”, yang menghasilkan 499 artikel dari ScienceDirect dan 53 artikel dari PubMed. Seluruh artikel dengan jumlah 752 disaring berdasarkan kriteria inklusi yang berfokus pada faktor psikososial, budaya, dan paparan media sosial, hingga diperoleh 11 artikel yang dianalisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa perilaku seksual berisiko pada remaja dipengaruhi oleh pengetahuan dan kontrol diri yang rendah, perubahan nilai budaya yang melemahkan norma sosial, serta intensitas penggunaan media sosial yang membentuk persepsi permisif terhadap seksualitas. Upaya pencegahan perlu diarahkan pada literasi seksual dan digital, penguatan peran keluarga dan budaya, serta kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi remaja.