Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis pengaruh metode kerja work from home (WFH) terhadap kinerja unit purchasing Gama Harta Nugraha Nur Rahayu; Nico Singgih Ramadhan
Journal Industrial Servicess Vol 7, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v7i2.14364

Abstract

Unit purchasing memiliki fungsi pengadaan barang untuk keperluan produksi semen PT. XYZ. Pada proses pengadaan tersebut terdapat masalah outstanding, dimana pemrosesan suatu dokumen pengadaan tertunda (pending) sehingga dapat mengganggu keseluruhan proses produksi. Pada tahun 2019-2020 selama pemberlakuan metode kerja work from office (WFO) dan work from home (WFH) terdapat peningkatan outstanding pada dokumen Purchase Requisition (PR) sebesar 1353% dan Purchase Order (PO) sebesar 2547%. Penelitian ini difokuskan kepada analisis korelasi dua variabel bebas yaitu faktor lingkungan kerja dan beban kerja saat WFO dan WFH terhadap variabel terikat yaitu kinerja unit Purchasing untuk mencari variabel yang paling mempengaruhi kinerja dan mengambil keputusan terkait penerapan metode kerja yang lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif analisis korelasi terhadap data primer hasil survei dengan dukungan analisis data sekunder berupa perbandingan outstanding PR dan PO pada masa WFO dan WFH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi kinerja adalah faktor lingkungan kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 68% dan gabungan faktor lingkungan kerja dengan beban kerja dengan koefisien korelasi sebesar 78.2%. Hasil ini sejalan dengan data sekunder yang menunjukkan kenaikan jumlah dokumen outstanding selama masa WFH, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode kerja yang lebih efektif dan efisien adalah metode kerja WFO.
Implementasi sistem enterprise resource planning berbasis Odoo modul sales dengan metode RAD pada PT XYZ Safira Aziza; Gama Harta Nugraha Nur Rahayu
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i1.6503

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan penyedia jasa distribusi software engineering . Sebagai perusahaan distributor dimana pendapatan utamanya adalah dari penjualan software , maka divisi marketing dari PT XYZ yang bertugas untuk mengatur terjadinya jual beli software kepada pelanggan diharapkan dapat melakukan tugasnya dengan baik dan efektif. Dari hasil wawancara dengan para staf marketing, terdapat beberapa masalah yang telah terjadi dalam proses bisnis di divisi marketing. Kendala tersebut ada pada penyimpanan dan pembua tan database produk, database pelanggan, quotation , sales order , invoice , dan delivery order . Mengingat harga software sistem ERP umumnya mahal, sehingga digunakan terutama oleh perusahaan - perusahaan besar, namun perusahaan dengan skala kecil maupun medium yang memerlukan sistem ERP dapat menggunakan alternatif open source software seperti Odoo, sebagaimana yang akan dilakukan pada penelitian ini. P enerapan sistem ERP Odoo modul Sales ini akan mengurangi perm a salahan yang ada pada proses bisnis penjualan da lam divisi marketing. Metode perancangan sistem ERP yang digunakan adalah metode RAD (Rapid Application Development). Software Odoo yang digunakan adalah Odoo 10.0 dengan modul utama Sales dan Invoicing. User Acceptance Test dilakukan untuk mengetahui apakah fitur dalam Odoo sudah memenuhi kebutuhan user atau belum sekaligus untuk mengetahui pemahaman user terhadap sistem baru. Hasil dari a nalisa UAT menunjukkan bahwa pada fitur proses pembuatan dan penyimpanan database produk, database pelanggan, quotation , sales order, invoice dan delivery order , 86% pengguna menerima dan mampu mengoperasikan sistem ERP berbasis Odoo modul Sales pada divisi marketing.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PROPERTI DI KOTA DEPOK Gama Harta Nugraha Nur Rahayu; Adi Nurghany
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 2 (2019): Maret 2019
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i2.5151

Abstract

Menurut data statistik, jumlah kepemilikan rumah di provinsi Jawa Barat masih diangka 75.84 %, sedangkan untuk kota Depok masih di bawah nilai persentase provinsi yaitu sebesar 64,59 %, yang menunjukkan bahwa masih terdapat peluang investasi dalam bidang properti/perumahan yang cukup besar di kota tersebut. Strike Property selaku perusahaan pengembang properti berencana berinvestasi dengan membangun proyek properti di kota Depok, sehingga perlu melakukan analisis kelayakan investasi sehingga keputusan investasi tidak salah. Penelitian dilakukan dengan metode analisis aspek finansial berdasarkan kriteria Net Present Value, Internal Rate Return, Payback Period, dan Sensitivity Analysis. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa investasi proyek properti yang akan dijalankan bernilai layak, dengan hasil NPV sebesar Rp 629.805.257 (bernilai positif); IRR 7,158%/bulan dimana di atas nilai MARR yaitu bunga deposito bank sebesar 12% per tahun atau 1% per bulan, sehingga investasi layak diterima; dan PP selama 9 bulan 10 hari, dimana lebih cepat dari umur investasi selama 12 bulan. Perhitungan analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kelayakan investasi bersifat sensitif dan menjadi tidak layak jika kenaikan biaya pembangunan lebih dari 91% dan tingkat penjualan unit rumah kurang dari 5 unit.
Penentuan alternatif strategi mitigasi risiko kecelakaan kerja dengan metode analytic network process di PT XYZ Fitri Febri Anandra; Rahayu Gama Harta Nugraha Nur
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 2 (2020): Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i2.7997

Abstract

Work health and safety (WHS) issues in the construction sector in Indonesia still require better attention considering that this sector has a very high risk of work accidents. To minimize the risk of work accidents, a risk mitigation strategy is needed as part of decision making. There are many factors that can trigger the cause of work accidents. This study aims to determine the potential causes of the risk of workplace accidents and determine their mitigation strategies. The main process carried out is the determination of the criteria that cause occupational accidents and the analysis of the determination of work accident risk mitigation strategies. Given the interrelationships between criteria, sub-criteria and alternatives, the method used is the Analytic Network Process (ANP). The results showed that the cause of WHS risk in the construction sector was dominated by environmental criteria of 0.254; followed by material criteria of 0.207; human criteria of 0.138; machine criteria of 0.125 and method criteria of 0.058. While the main ranking in the sub-criteria is the temperature of the production room which has a value of 0.129 and the most recent ranking is the material placement method which has a value of 0.019. From these results, it can be seen that there is a relationship between environmental criteria and the production room sub- criteria. In the process of determining the risk mitigation strategy as part of decision making, an alternative strategy that has the highest weight is the addition of air circulation with a weight of 30.6%.
ANALISIS RISIKO BIAYA OPERASI DISTAL MEDIAL PADA DEPARTEMEN ORTHOPEDI DAN TRAUMATOLOGI DI RUMAH SAKIT XYZ Gama Harta Nugraha Nur Rahayu; Riyanto Riyanto; Asrul Harun Ismail
Journal Industrial Servicess Vol 4, No 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v4i1.4089

Abstract

Rumah sakit XYZ merupakan rumah sakit umum pemerintah tipe A yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan, sehingga setiap pasien BPJS memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan secara gratis dari pihak rumah sakit. Biaya pelayanan rumah sakit untuk pasien BPJS ditanggung pihak BPJS dengan besaran biaya yang ditetapkan melalui hasil coding system Tarif INACBGs milik BPJS. Salah satu jenis pelayanan rumah sakit XYZ untuk pasien BPJS adalah bedah operasi tulang di departemen Orthopedi dan Traumatologi. Pada bedah operasi tulang, terdapat tindakan ORIF yang memakan biaya cukup tinggi karena menggunakan bahan habis pakai pada prosedur operasinya. Salah satu jenis tindakan ORIF adalah tindakan Distal Medial. Berdasarkan data, besaran biaya tindakan Distal Medial melalui hasil coding system Tarif INACBGs BPJS rata-rata hanya ditanggung dibawah 50% saja oleh pihak BPJS, sehingga sisanya menjadi kerugian pihak rumah sakit XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko-risiko penyebab tingginya biaya tindakan Distal Medial mulai dari identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi. Simulasi Monte Carlo dilakukan untuk mengetahui berapa biaya rata-rata yang akan terjadi sebelum dan sesudah mitigasi dilakukan. Berdasarkan identifikasi risiko, terdapat 12 indikator risiko yang mempengaruhi tingginya biaya Distal Medial. Dari hasil pemetaan risiko terdapat 3 risiko ekstrim, 3 risiko high risk, 2 moderate risk dan 4 low risk. Setelah dilakukan mitigasi risiko pada semua kelompok risiko, dengan melakukan simulasi Monte Carlo diperoleh rata-rata biaya Distal Medial menjadi sebesar Rp 61.889.153,- atau terjadi penurunan sebesar 31,06 % dari rata-rata biaya Distal Medial sebelum mitigasi yang sebesar Rp 89.773.175,-. Dengan penurunan rata-rata biaya tersebut, maka persentase selisih bayar yang dialami oleh pihak rumah sakit XYZ pun mengalami penurunan dari 63,2% menjadi 46,6%, dimana angka tersebut sudah sesuai dengan harapan manajemen pada kisaran 40-50%.
Penjadwalan Proyek Pengadaan Perangkat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Online Dengan Metode Critical Path Method di PT.XYZ Gama Harta Nugraha Nur Rahayu; Mahyar Zulfikar Dwiarto
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v2i2.1533

Abstract

Keterlambatan waktu penyelesaian proyek yang berarti melewati batas waktu yang telah disetujui dalam kontrak kerja menimbulkan kerugian terutama dari segi biaya dan kepercayaan konsumen. Salah satu penyebab terjadinya keterlambatan adalah karena perusahaan tidak menggunakan metode penjadwalan yang sesuai dengan standar manajemen proyek. PT. XYZ saat ini menjadwalkan proyek pengadaan perangkat dan instalasi SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Online dengan pendekatan perkiraan. Untuk meminimalisasi keterlambatan penyelesaian proyek maka dilakukan penjadwalan proyek dengan standar Project Management Institute (PMI) dalam hal ini Project Management Body Of Knowledge (PMBOK). Metode yang digunakan adalah metode Critical Path Method (CPM) untuk menghitung jalur kritis dengan melakukan perhitungan maju maupun mundur. Jalur kritis berisi kegiatan-kegiatan dengan total float-nya 0. Perhitungan float dilakukan dengan cara LS (Latest Start) – EF (Early Finish). Penyusunan kegiatan dilakukan dengan metode Work Breakdown Structure (WBS). Hasil perhitungan dengan metode CPM menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian proyek yaitu 91 hari kerja. Sebelumnya, perusahaan sendiri telah menetapkan waktu penyelesaian proyek selama 133 hari kerja, dimana berarti dengan metode CPM waktu penyelesaian proyek 42 hari lebih cepat. Hal ini membuktikan bahwa metode CPM lebih efektif dan efisien dalam membuat perencanaan waktu proyek tersebut.
CORRELATION BETWEEN TECHNOLOGICAL READINESS AND BUSINESS SOPHISTICATION IN GLOBAL COMPETITIVENESS Gama Harta Nugraha Nur Rahayu
Journal of Industrial Engineering and Halal Industries Vol. 1 No. 2 (2020): Journal of Industrial Engineering and Halal Industries (JIEHIS)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Science and Engineering, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiehis.2241

Abstract

In today’s global economy, the competitiveness of a country has important role to bring the country into prosperity and a respectable position among others. That is why during the past decade, scholars, policy makers and even business leaders throughout the world put a very serious attentions to the issue. Since 1979, the World Economic Forum has published the Global Competitiveness Report which encompasses Global Competitiveness Index (GCI) in order to measure national competitiveness in different countries throughout the world. Using the two sets of variables of “Technological Readiness” and “Business Sophistication” as the two basic pillars of national competitiveness, this study is aimed at investigating the interaction between the two pillars in order to help countries which are in transition from stage II to stage III of development by providing meaningful information for their national competitiveness improvement. This study used descriptive-correlation methodology. According to the GCI 2010 report which covered a statistical population of 139 countries, the secondary analysis using Canonical Correlation Analysis was done. The result shows that there is a significant and positive relationship between the set of variables of “Technological Readiness” and “Business Sophistication”.
Analisis Risiko Kerusakan Material Pipa Penyangga Jembatan Jalur Pengeboran Minyak dengan Metode Risk Based Maintenance Fikar Ramdan; Gama Harta Nugraha Nur Rahayu
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 9 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v9i1.6098

Abstract

PT.PQR adalah perusahaan penyedia jasa minyak dan gas di Indonesia yang memiliki beberapa jembatan sebagai infrastruktur penunjang transportasi dalam pengeboran minyak yang tersebar di Provinsi Riau. Jembatan PCK-03-B yang dibangun pada tahun 1959 menjadi obyek penelitian dengan fokus pada pipa-pipa penyangganya yang memiliki sambung­an pengelasan yang rentan mengalami korosi. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisasi tingkat risiko yang ditimbulkan akibat kerusakan material pada pipa penyangga jembatan sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan terhadap kondisi material pipa penyangga. Metode Risk-Based Maintenance (RBM) digunakan dengan menentukan Probability of Failure (PoF) dan Consequence of Failure (CoF). CoF terdiri dari Stand by Availability, Financial Model dan Location Model yang dihitung untuk mendapatkan hasil berupa Criticality Matrix. Pipa penyangga PL 2 C dijadikan acuan kondisi keseluruhan jembatan PCK-03-B karena memiliki laju korosi terkritis sebesar 0,151 mm/tahun dengan sisa umur layan jembatan paling pendek yaitu 9 tahun mendatang jika dibandingkan dengan yang lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa pipa penyangga PL 2 C diperoleh nilai PoF sebesar 2 dan CoF sebesar 10 yang menunjukkan dalam kategori 2D dengan tingkat kerusakan kategori sedang. Rentang penjadwalan perbaikan jembatan PCK-03-B ditetapkan pada 8 tahun (per-2019) mendatang yaitu di tahun 2027, sebelum masa umur pakai habis, sehingga dapat meng­hindari risiko terjadinya kecelakaan yang tidak diharapkan.