Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengelolaan Limbah B3 di Ruang Hemodialisis RSUD dr Soetomo Surabaya Mahardani, Prastika; Tiwi Yuniastuti; Yusup Saktiawan
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.770

Abstract

Rumah sakit merupakan badan lembaga yang memberikan jasa pelayanan kesehatan dan juga lembaga pendidikan bagi tenaga kesehatan dan penelitian. Rumah sakit diharuskan melakukan manajemen pengelolaan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan limbah B3 di ruang Hemodialisis RSUD Dr Soetomo di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 10 orang cleaning service yang diambil menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisis hasil penelitian menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa terdapat pengaruh faktor internal dalam pengelolaan limbah B3 yaitu variabel perilaku, diperoleh hasil p-value sebesar 0,027. Perilaku responden yang baik akan berpengaruh terhadap keberhasilan pengelolaan limbah B3 karena dinilai responden memahami betul cara penanganan dan standar pelayanan operasional yang baik tentang pengelolaan limbah B3. Dan hasil analisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test, menunjukakan bahwa terdapat pengaruh faktor eksternal dalam pengelolaan limbah B3 yaitu variabel sarana dan prasarana diperoleh hasil p-value sebesar 0,033. Penyediaan sarana dan prasarana yang lengkap sesuai dengan Permen LHK No 56/2015, sehingga sarana prasarana dengan kondisi yang baik sangat mempengaruhi dalam pengelolaan limbah B3 karena dapat meningkatkan kegiatan pengelolaan tersebut, sehingga limbah B3 yang dihasilkan dari hasil pelayanan dapat terkelola dengan baik.
Evaluasi Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah Induk Kalpataru Kabupaten Lumajang dalam Mendukung Ekonomi Sirkular Mardius , Yosian Sistra; Irfany Rupiwardani; Yusup Saktiawan
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.780

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk berdampak secara langsung terhadap jumlah timbulan sampah. Pola konsumsi masyarakat yang instan turut mempengaruhi komposisi dan karakteristik sampah. Salah satu bentuk solusi dan upaya pengurangan sampah dengan menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) sebagai sarana edukasi, perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, dan pelaksanaan ekonomi sirkular, yang dikelola oleh masyarakat, badan usaha, dan/atau pemerintah daerah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengelolaan sampah pada bank sampah induk kalpataru kabupaten lumajang dalam mendukung ekonomi sirkular. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini juga dapat memberikan konteks dan nuansa yang lebih kaya bagi peneliti. Dalam penelitian kualitatif, hal-hal yang sulit diungkapkan dalam angka dapat ditemukan dan dieksplorasi melalui analisis teks, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Logical Frameworks (kerangka kerja logis). Berdasarkan hasil observasi  di bank sampah induk Kalpataru, pengelolaan sampah di bank sampah mendapatkan skor 70%, kategori kurang. Sementara fasilitas di bank sampah induk Kalpataru mendapatkan skor 63%, kategori kurang. Hasil observasi terhadap tata kelola bank sampah induk Kalpataru mendapatkan skor 44%,kategori sangat kurang. Diperlukan evaluasi dan pelaporan tertulis dan lengkap untuk mengetahui kinerja bank sampah secara keseluruhan untuk meningkatkan pengelolaan sampah pada bank sampah induk Kalpataru .