Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hak Informasi Warga Negara Indonesia Dalam Pemilu 2024 Dikaitkan Dengan Problematika ‘Sirekap’ Sebagai Sarana Informasi Alternatif Alpha Pratama Andriansyah; Azzahra Herawati; Bilkis Nabila; Muhammad Reza Ilham; Muhammad Wildan Fathurrohman; Rizky Mulya
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Publikasi Ilmu Hukum
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v2i2.3166

Abstract

This research aims to determine and analyze the urgency of Sirekap in calculating alternatives for 2024 election and the problems in recapitulating votes for the 2024 election using Sirekap and also how to solve the problems in recapitulating votes using Sirekap. This research uses normative juridical research methods, research by browse or ready-to-use document materials. This research uses primary legal materials, namely legal materials originating from statutory regulations, such as Undang-Undang Dasar 1945, PKPU No. 25 Tahun 2023 Tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara dalam Pemilihan Umum, but also utilizing secondary legal materials such as relevant journals and books as well as tertiary legal materials in the form of data and facts from the internet. The research results show that the use of Sirekap in the 2024 election is faced with a number of challenges and obstacles that need to be solve. One of the main challenges is data and system hacking, which could threaten the integrity and validity of election results. Apart from that, the lack of transparency in the use of Sirekap is also a major concern. The solution uses a blockchain base that can identify and provide identity security for people who use Sirekap, blockchain technology also provides a high level of security. It is hoped that the application of blockchain technology can be an option for solving various problems, especially in the 2024 election process which is direct, free, confidential, honest and fair. However, implementing blockchain technology for elections requires attention to security, regulatory, operational and broad technology adoption challenges.
Analisis Karakteristik Tanah Berdasarkan Integrasi Data Geolistrik 2D, Induced Polarization (IP) dan N-SPT (Studi Kasus: Institut Teknologi Sumatera) Vivin Situmorang; Khansa Zahira Najmi; Nadira Salwa Faniya; Muhamad Nur Alif Hidayat; Endang Suci Laras Sati; Aisyah Maharani; Lim Lim Togatorop; Muhammad Haikal; Rizky Mulya; Rizka Aulia Shakila Rahim
JURNAL HADRON Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jh.v8i1.13630

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menentukan karakteristik bawah permukaan area kampus ITERA dengan mengintegrasikan metode geolistrik 2D, Polarisasi Terinduksi (IP), dan Uji Penetrasi Standar (N-SPT). Pengukuran geolistrik pada tiga lintasan menunjukkan bahwa lapisan dangkal didominasi oleh resistivitas rendah dan muatan tinggi, yang mengindikasikan adanya lempung dan lanau jenuh air, sedangkan lapisan yang lebih dalam memiliki resistivitas yang lebih tinggi, yang diinterpretasikan sebagai pasir atau tufa yang lebih padat. Integrasi dengan data N-SPT mengungkapkan hubungan yang konsisten, di mana tanah dengan nilai N-SPT rendah dikaitkan dengan resistivitas rendah dan muatan tinggi, sedangkan N-SPT tinggi dikaitkan dengan material yang lebih padat. Perhitungan parameter Dar-Zarrouk dan estimasi daya dukung tanah mengkonfirmasi pembagian zona tanah lunak dan keras yang diidentifikasi pada penampang geofisika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi geolistrik 2D, IP, dan N-SPT dapat memberikan gambaran yang lebih detail tentang litologi dan kondisi geoteknik, sehingga dapat dijadikan referensi dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur di wilayah ITERA.