Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK

EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN PIRDOT (SAURAUIA VULCANI KORTH.) TERHADAP EKSPRESI GEN INTERLEUKIN 6 (IL-6) PADA JARINGAN ADIPOSA PUTIH TIKUS GALUR WISTAR YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK Sitepu, Nova Eininta; Nurul Amalia Sofyan
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 1 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i1.5261

Abstract

Penumpukan lemak dalam tubuh manusia terbukti dapat meningkatkan Reactive Oxygen Species (ROS). Kondisi ini dipicu oleh produksi NADH dan FADH2 yang berlebihan. Tingkat ROS yang tinggi menyebabkan gangguan siklus sel dan kerusakan DNA. Jaringan adiposa merupakan salah satu tempat penyimpanan lemak yang telah banyak diteliti untuk menggambarkan berbagai risiko penyakit, terutama gangguan metabolik. Peningkatan ROS pada jaringan adiposa dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik yang dapat dideteksi oleh IL-6 (interleukin 6). IL-6 berperan penting dalam regenerasi sel dan aktivitas antiinflamasi. Daun Pirdot (Saurauia vulcani korth.) mengandung berbagai bahan bioaktif seperti flavonoid, fenolik, aponin, tanin dan triterpenoid. Komponen-komponen ini diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi dalam tubuh. Penelitian ini menggunakan metode true experimental post-test control group. Sampel terdiri dari 20 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu Kn: kelompok tanpa perlakuan; Kp: kelompok yang diberi diet tinggi lemak; P1: kelompok yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak pirdot 100 mg dan, P2: kelompok yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak pirdot 200 mg. Ekspresi gen IL-6 dinilai menggunakan PCR realtime (RT-PCR) dan dihitung dengan Metode Livak 2^∆∆Ct. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan berat badan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok tikus (p=0,000). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai ekspresi gen IL-6 antar kelompok perlakuan. Terdapat ekspresi gen IL-6 lebih rendah pada kelompok tikus yang diberi diet tinggi lemak dengan ekstrak pirdot 100 mg (P1) dan 200 mg (P2) dibandingkan dengan kelompok kontrol (Kn)dan kelompok yang hanya diberi diet tinggi lemak saja (Kp).
GAMBARAN KADAR SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) PADA PEROKOK AKTIF DI DUSUN II DESA KEDAI DURIAN KECAMATAN DELITUA Hardiansyah, Dimas; Suharsih, Suharsih; Parinduri, Junaidi; Sofyan, Nurul Amalia; Sitepu, Nova Eininta
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2025): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, proporsi perokok telah mencapai angka 29,3% dan jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun 2010 sebesar 28,2%. Merokok meningkatkan resiko gangguan hepar bagi perokok aktif maupun perokok pasif. SGPT merupakan enzim yang dalam keadaan normal memiliki kadar yang tinggi dalam sel hati, jika terjadi peningkatan yang dominan dari kadar enzim ini, maka ada kemungkinan terjadi suatu proses yang mengganggu sel hati. Bila hati mengalami kerusakan, enzim SGPT akan dilepas ke dalam darah sehingga terjadi peningkatan kadar enzim SGPT dalam darah. SGPT atau ALT adalah enzim yang mengkatalis kelompok amino dalam siklus krebs untuk menghasilkan energy ke jaringan. Pada kerusakan sel hati, kadar SGPT dalam serum dipastikan meninggi dan menjadi indikator kerusakan tersebut. Tujuan: Mengetahui Kadar SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) Pada Perokok Aktif di Dusun II Desa Kedai Durian Kecamatan Delitua.. Metode: Penelitian deskriptif dengan pengambilan darah vena sewaktu dan mengidentifikasi perbedaan kadar SGPT berdasarkan riwayat merokok Hasil: Kadar SGPT normal pada perokok aktif yang merokok 1-10 batang/hari, terdapat peningkatan hasil SGPT paada perokok aktif yang merokok 10-20 batang/hari dan pada perokok aktif yang merokok >20 batang/hari Kesimpulan:Terdapat peningkatan kadar SGPT pada perokok aktif yang merokok >20 batang/hari