Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Keluarga Binaan dalam Pencegahan dan Penanggulangan Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu: Assistance of Assisted Families in The Prevention and Control of Diabetes Mellitus in Padang Serai Health Center in Bengkulu City Simbolon, Demsa; Adelia Bella Saputri; Ayu Erlian; Bembi Jonatan; Febriandini Adha; Herlia Amia; Ikat Tri Hawani; Inayah Amira Zahrah; Irma Ayu Pola Pakpahan; Istianingsih; Jessica; Muhammad Ferdian Akri Pratama; Putri Salsabilla; Repki Trinda Putri; Winda Agnesta; Yunandhia Rainissa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Prevalensi Diabetes Mellitus di Puskesmas padang serai Kota Bengkulu mencapai 0,053% (120 orang), sehingga diperlukan Penanganan Pembinaan kepada masyarakat melalui program intervensi, seperti Pemeriksaan gula darah sewaktu, edukasi, dan edukasi mengenai pola makan yang baik. Implementasi kegiatan dilakukan melalui pendekatan promosi kesehatan dan pendampingan keluarga rawan gizi. Penyuluhan masyarakat diadakan untuk merumuskan solusi pencegahan dan penanggulangan masalah Diabetes. Selama kegiatan, keluarga menunju keluargaan antusiasme tinggi dengan mengikuti semua kegiatan sampai selesai, serta bersemangat mendengarkan penyampaian materi edukasi tentang Diabetes. Upaya lebih lanjut memberikan pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan masyarakat lebih memahami mengenai diabetes. Demikian juga, kegiatan edukasi pencegahan dan penanggulangan diabetes dimulai dengan perubahan gaya hidup dan pola makan sehat. Kesimpulan manfaat dari penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan Diabetes sangat membantu dalam meningkatkan kesehatan lansia. Abstract: The prevalence of Diabetes Mellitus in Padang Serai Community Health Center, Bengkulu City reached 0.053%. (120 people) Guidance treatment is needed for the community through intervention programs, such as random blood sugar checks and education about good eating patterns. Activities are implemented through a health promotion approach and assistance to nutritionally vulnerable families. Community outreach was held to formulate solutions for preventing and overcoming Diabetes problems. During the activity, families showed high enthusiasm by participating in all activities until completion and were enthusiastic about listening to the delivery of educational material about Diabetes. Further efforts provided a pretest and posttest to measure the level of community knowledge. Results of the activity. people understand more about diabetes. Likewise, educational activities to prevent and control diabetes begin with lifestyle changes and a healthy diet. In conclusion, the benefits of counseling about the prevention and management of diabetes are very helpful in improving the health of the elderly.  
Pendampingan Keluarga dengan Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Serai, Bengkulu Simbolon, Demsa; Adelia Bella Saputri; Ayu Erlian; Bembi Jonatan; Febriandini Adha; Herlia Amia; Ikat Tri Hawani; Inayah Amira Zahrah; Irma Ayu Pola Pakpahan; Istianingsih; Jessica; Muhammad Ferdian Akri Pratama; Putri Salsabilla; Repki Trinda Putri; Winda Agnesta; Yunandhia Rainissa
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i2.654

Abstract

Prevalensi hipertensi di Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu mencapai 15,7%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan pendampingan kepada 24 keluarga dengan anggota keluarga lansia yang mengalami hipertensi melalui berbagai intervensi, seperti pemeriksaan tekanan darah, pendidikan dan promosi kesehatan, senam prolanis dan jalan sehat. Materi edukasi meliputi konsep hipertensi, pencegahan dan penanggulangan hipertensi, diet rendah garam, dan pengaturan pola makan diet rendah garam serta  gaya hidup tidak merokok dan menghindari stress. Selama kegiatan, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti semua kegiatan sampai selesai, serta bersemangat mendengarkan penyampaian materi edukasi tentang hipertensi. Hasil pengukuran pengetahuan pre-test dan post-test menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan penderita hipertensi, dan terpantau tekanan darah. Kegiatan Pendampingan Keluarga Binaan efektif dalam meningkatkan pengetahuan  Pencegahan dan Penanggulangan Hipertensi dan memotivasi melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesehatan lansia.
Hubungan Asupan Protein dan Zink dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita Ikat Tri Hawani; Desri Suryani; Okdi Natan; Meriwati Meriwati
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v9i2.21259

Abstract

tunting in Indonesia based on data from the 2024 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) states that it continues to decline every year from 2021 - 2023 (24.4% - 17.8%). This figure is still below the target of achieving a reduction of 3.8% per year. In 2023, in the city of Bengkulu, out of 20 community health centers, 14 other community health centers will have cases of stunting with the highest incidence being in the Sawah Width community health center. This research determines the relationship between protein and zinc and the incidence of stunting in children under five in the Sawah Lebar Community Health Center Working Area, Bengkulu City. The research design used a cross-sectional approach. The sample used for stunting toddlers in the Sawah Width Community Health Center working area was 96 people. The sampling technique uses Simple Random Sampling. The data analysis used in this research is univariate analysis which can be used to determine the distribution of intake for each variable studied, namely protein and zinc intake, analysis using the chi-square statistical test. The results of this study show that most of the characteristics of stunting incidents are female (59.4%), toddlers are categorized as stunted (30.2%), protein intake is in the excessive category (83.3%), zinc intake is in the sufficient category (44.2%). There is a relationship between zinc intake and the incidence of stunting in children under five in the Sawah Lebar Community Health Center Working Area, Bengkulu City. There is no relationship between protein intake and the incidence of stunting in children under five in the Sawah Lebar Community Health Center Working Area, Bengkulu City.