Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rationalization Rain Gauge Density using the Stepwise Method Wahyuni, Sri; Sisinggih, Dian; Kriswardhana, Willy; Widyaningrum, Aprilia; Atika , Yumna
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.01.9

Abstract

Establishing and maintaining hydrometeorological networks in sub-watersheds is challenging. An analysis of an established network of Rain Gauge Station (RGS) is provided in this study in the form of a comprehensive statistical framework. Hydrometeorological observations are monitored by this network, which aims to gather the most pertinent information while minimizing expenditures. The study location is at Ngasinan Hulu watershed (East Java, Indonesia), with ten rain gauge stations and one automatic water level recorder (AWLR). Errors in reviewing hydrological data in a watershed can cause the resulting data to be inaccurate. Therefore, to solve the problem of incorrect data, it is necessary to rationalize rain gauge stations. The rationalization for this study uses the Stepwise method. The results of the Stepwise-Enter method produce a combination of six rain gauge stations with measured rainfall data and a combination of four rain gauge stations with CHIRPS satellite rainfall data. Therefore, this combination of rain gauge stations is rational because it meets the classical assumption test, and the area is evenly distributed according to WMO standards.
Rancangan Desain Formulir Tracer Rekam Medis di Puskesmas Cawas 1 Tahun 202 wahyuni, wahyuni; Ary Pratama, Bangkit; Widyaningrum, Aprilia
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v20i1.142

Abstract

Tracer dapat meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan menurunkan risiko missfile dengan menunjukkan dimana berkas rekam medis yang keluar dan dimana berkas rekam medis akan disimpan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain formulir tracer rekam medis di Puskesmas Cawas 1. Peneltian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Objek penelitian ini adalah formulir tracer rekam medis dan subjeknya adalah petugas rekam medis di Puskesmas Cawas 1. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Pengolahan data dilakukan dengan collecting, editing, dan tabulating. Analisis data menggunakan analisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa map DRM di Puskesmas Cawas 1 berwarna putih, panjang 35 cm dan lebar 23,5 cm. Kesimpulan penelitian ini yaitu desain tracer berbentuk persegi panjang dengan posisi horizontal, berujung lancip pada sisi kiri menyerupai tanda panah, serta terdapat kantong plastik dari mika bening (transparan) untuk menyimpan slip peminjaman. Ukuran tracer 40 cm x14 cm dan bahan menggunakan kertas samson kraft A3 280gram berwarna coklat. Slip peminjaman berbentuk persegi panjang dengan ukuran 5 cm x 10 cm dan bahan menggunakan kertas F4 HVS 70gram berwarna putih. Formulir peminjaman berbentuk persegi panjang dengan ukuran 33 cm x 21,5 cm dengan bahan menggunakan kertas F4 HVS 70gram berwarna putih.
Rationalization Rain Gauge Density using the Stepwise Method Wahyuni, Sri; Sisinggih, Dian; Kriswardhana, Willy; Widyaningrum, Aprilia; Atika , Yumna
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.01.9

Abstract

Establishing and maintaining hydrometeorological networks in sub-watersheds is challenging. An analysis of an established network of Rain Gauge Station (RGS) is provided in this study in the form of a comprehensive statistical framework. Hydrometeorological observations are monitored by this network, which aims to gather the most pertinent information while minimizing expenditures. The study location is at Ngasinan Hulu watershed (East Java, Indonesia), with ten rain gauge stations and one automatic water level recorder (AWLR). Errors in reviewing hydrological data in a watershed can cause the resulting data to be inaccurate. Therefore, to solve the problem of incorrect data, it is necessary to rationalize rain gauge stations. The rationalization for this study uses the Stepwise method. The results of the Stepwise-Enter method produce a combination of six rain gauge stations with measured rainfall data and a combination of four rain gauge stations with CHIRPS satellite rainfall data. Therefore, this combination of rain gauge stations is rational because it meets the classical assumption test, and the area is evenly distributed according to WMO standards.
Studi Potensi Airtanah Untuk Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah Di Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo Widyaningrum, Aprilia; Sri Wahyuni; Anggara Wiyono Wit Saputra
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.059

Abstract

Desa Tanjunggunung dan Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo merupakan sebuah daerah yang seringkali mengalami kekeringan. Sedangkan masyarakat di wilayah tersebut mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Maka dari itu, diperlukan suatu upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan airtanah sebagai sumber air irigasi dengan metode pendugaan geolistrik dan perencanaan jaringan irigasi air tanah dengan program WaterCAD V8i. Hasil pendugaan geolistrik dan interpretasi data pada titik lintasan geolistrik setelah diolah menggunakan program IPI2WIN dan Progress 3.0 menunjukkan terdapat tiga lapisan litologi yaitu berupa batu pasir, lempung, dan kerakal. Berdasarkan penentuan nilai transmisivitas yang paling besar dan jarak radius antara titik yang telah ditentukan dengan luasan sawah, dihasilkan potensi air tanah sebesar Q = 35 liter/detik. Perencanaan jaringan irigasi air tanah menggunakan sistem pipa hubungan seri dengan pola operasi sistem rotasi. Jenis sumur yang direncanakan menggunakan sumur dalam (Deep Tube Well) dan pompa yang digunakan yaitu pompa tenggelam (submersible) merk Grundfos tipe 95-6. Kemudian, nilai yang didapatkan dalam perhitungan kebutuhan air di sawah (NFR) yaitu sebesar 1,03 liter/detik/hektar. Rencana Anggaran Biaya (RAB) total yang diperlukan untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di Desa Tanjunggunung dan Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan sebesar Rp. 3.495.663.676.00.