Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PAJRI NANAS SEBAGAI TEROBOSAN PENGOLAHAN BUAH NANAS DI DESA WISATA EDUKASI KAMPUNG NANAS Sa`diyah, *Halimatus; Ikhsan, Muhammad Khairul; Kho’im, Khoiron Nur; Hidayatullah, Rizaldi Pratama
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.44938

Abstract

Desa wisata edukasi “Kampung Nanas” merupakan suatu desa wisata berwawasan edukasi yang terletak di Dusun Sukoyuwono, Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Julukan “kampung nanas” diberikan karena merupakan desa penghasil nanas jumbo yang berat buahnya dapat mencapai 3-5 kg. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membuat terobosan baru mengenai inovasi olahan buah nanas yang disebut pajri nanas. Pajri nanas berbahan utama nanas dan termasuk makanan khas melayu yang berkhasiat sebagai obat penyembuh beberapa penyakit dan merupakan produk ekonomi kreatif. Pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan kepada para warga, khususnya para wanita tentang pembuatan pajri nanas dengan jumlah 35 peserta. Pasca dilakukan kegiatan pengabdian ini, masyarakat memperoleh pengetahuan yang meningkat tentang pembuatan pajri nanas dengan hasil rata-rata pretes adalah 7.42% dan 100% sebagai rata-rata postes. Selain itu, pajri nanas diberi nilai 9 oleh 5 peserta dan nilai 10 oleh 30 peserta, sehingga pajri nanas layak menjadi salah satu produk inovasi di desa ini. The educational tourism village "Kampung Nanas" is an educational tourism village located in Sukoyuwono Hamlet, Palaan Village, Ngajum District, Malang Regency. The nickname “pineapple village” is given because it is a village that produces jumbo pineapples whose fruit can reach 3-5 kg. The purpose of this community service is to make a new breakthrough regarding the innovation of processed pineapple called pajri nanas. Pajri nanas is made from pineapple and is a typical Malay food which is efficacious as a cure for several diseases and is a product of the creative economy. This community service was in the form of training for residents, especially women, on making pajri nanas with a total of 35 participants. After this community service activity was carried out, the community gained increased knowledge about making pajri nanas with an average pre-test result of 7.42% and 100% as a post-test average. In addition, pajri nanas was given a score of 9 by 5 participants and a score of 10 by 30 participants, so that pajri nanas deserve to be one of the innovative products in this village.
Design of Internet of Things (IoT)-Based Boarding Room Security System Using Wemos D1 Mini and Door Sensor, and Integration of Notification Via Telegram Ikhsan, Muhammad Khairul
Al'adzkiya International of Computer Science and Information Technology (AIoCSIT) Journal Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Al'Adzkiya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/aiocsit.v4i2.312

Abstract

The advancement of Internet of Things (IoT) technology presents significant opportunities to enhance security in various aspects of daily life, including in residential environments such as boarding rooms. This research aims to design a boarding room security system based on IoT that uses the Wemos D1 Mini as the main controller and a door sensor to detect entry and exit access at the room‟s door. The system operates by detecting changes in the door's status and sending real-time notifications via the Telegram application when unexpected access occurs. When the door opens, the door sensor sends data to the Wemos D1 Mini, which then processes the information and delivers a notification to the user through Telegram. Telegram was chosen as the notification medium due to its high accessibility and ability to support instant messaging across various devices. Testing shows that the system has a high level of accuracy in detecting door activity and can send notifications in less than one second after access occurs. This IoT-based security system is thus expected to be an effective and affordable solution to enhance boarding room security and provide peace of mind to resident.
Perancangan Sistem Keamanan Kamar Kos Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Menggunakan Wemos D1 Mini dan Sensor Pintu, serta Integrasi Pemberitahuan Melalui Telegram Ikhsan, Muhammad Khairul; Sari, Indah Purnama
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v3i2.639

Abstract

Kos merupakan salah satu bentuk hunian yang populer di kalangan pelajar, pekerja migran, dan pekerja sementara lainnya. Keamanan menjadi kekhawatiran utama bagi penghuni kos, terutama karena karakteristik terbuka dan dinamis dari lingkungan kos itu sendiri. Kendati demikian, sistem keamanan yang tradisional seperti kunci pintu dan kamera CCTV seringkali kurang efektif dan kurang responsif terhadap peristiwa-peristiwa keamanan yang terjadi secara real-time. Dalam implementasi praktisnya, penggunaan perangkat keras seperti Wemos D1 Mini sebagai mikrokontroler IoT dan sensorpPintu sebagai pendeteksi gerakan menjadi salah satu opsi yang menarik. Wemos D1 Mini merupakan salah satu platform IoT yang populer karena kemampuannya dalam terhubung dengan jaringan WiFi dan mudah diprogram menggunakan bahasa pemrograman seperti Arduino. Sedangkan sensor pintu dapat digunakan untuk mendeteksi gerakan manusia di sekitar area yang diamankan. Selain itu, integrasi dengan layanan pesan instan seperti telegram juga menambah dimensi interaktivitas dalam sistem keamanan tersebut. Dengan adanya pemberitahuan melalui Telegram, penghuni kos dapat langsung mendapatkan informasi tentang peristiwa keamanan yang terjadi secara real-time, sehingga memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan cepat.