Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY.N DENGAN PEMBERIAN JUS SIRSAK TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DI DESA SIMPANG KUBU WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS TAHUN 2023 Mardiah, Aina; Hidayat, Ridha; Hamid, Afriadi
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.21292

Abstract

Kesehatan adalah suatu keadaan sejahtera fisik, mental, spiritual, dan sosial yang memungkinkan seseorang menjalani kehidupan yang produktif secara ekonomi dan sosial. Asam urat merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin. Obat herbal merupakan suatu bentuk penyembuhan dengan menggunakan tumbuhan atau buah-buahan yang mempunyai khasiat sebagai obat, salah satu obat yang bermanfaat adalah buah sirsak. Buah sirsak memiliki kandungan vitamin C yang mampu menurunkan kadar asam urat. Tujuan penelitian ini untuk megetahui asuhan keperawatan dengan pemberian jus sirsak untuk menurunkan kadar asam urat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12-20 Agustus 2023, inplementasi dilakukan selama 7 hari dengan evaluasi 3 hari sekali. Hasil penelitian terdapat penurunan kadar asam urat yaitu 7,6 menurun menjadi 6,4. Saran hasil penilian ini diharapkan dapat sebagai acuan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian tentang asam urat lebih mendalam dengan metode berbeda Kata kunci : Jus sirsak, Asam urat
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. S KHUSUSNYA NY. Y DENGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA GASTRITIS DI DESA SIMPANG KUBU WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS TAHUN 2023 Fitri, Alda Rahma; Hidayat, Ridha; Hamid, Afriadi
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i1.24952

Abstract

Gastritis adalah penyakit yang paling sering menyebabkan nyeri serta dapat menyerang seluruh kalangan masyarakat dari semua tingkat usia dan jenis kelamin. Gastritis dapat terjadi secara tiba-tiba sering disebut gastritis akut dan secara bertahap sering disebut gastritis kronis. Peradangan yang terjadi pada lapisan perut penderita gastritis dapat menimbulkan rasa nyeri. Ada dua cara untuk mengurangi atau menghilangkan nyeri pada penderita gastritis, yaitu pengobatan farmakologis dan non farmakologis. Pengobatan non farmakologi yang dapat diberikan untuk mengurangi rasa nyeri yaitu teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan mengajarkan teknik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri penderita gastritis. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 – 24 November 2022, implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil penelitian didapatkan terjadi penurunan skala nyeri pada klien yaitu dari skala nyeri 6 (nyeri sedang) menurun menjadi skala nyeri 2 (nyeri ringan). Diharapkan kepada keluarga untuk selalu memperhatikan kesehatan klien terutama penyebab kambuh nya gastritis dan melakukan teknik relaksasi nafas dalam untuk meredakan nyeri yang diakibatkan oleh gastritis tersebut.
MASALAH HUKUM DALAM PELAYANAN KESEHATAN: MEDICATION ERROR Daeng, Muhammad Yusuf; Swasono, Muhammad Agung; Syamsul, Andhi; Wirasto, Ari; Hamid, Afriadi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21161

Abstract

Kesalahan pemberian obat merupakan hal yang dapat dihindari, namun kejadian ini masih saja terjadi. studi ini ditujukan untuk mengkaji faktor penyebab kesalahan pemberian obat oleh tenaga kesehatan dan upaya pencegahannya berdasarkan temuan dalam artikel penelitian terdahulu. Studi ini merupakan literature review dengan pencarian melalui basis data Google sholar. Kata kunci yang digunakan adalah kesalahan pemberian obat pada pasien, keselamatan pasien. enam artikel terbitan tahun 2019 – 2023 ditelaah. Artikel tersebut terkait kesalahan pemberian obat, Pencegahan kesalahan pemberian obat, dan aspek hukum yang terkait. Penggunaan aplikasi seluler telah terbukti efektif dalam mengurangi kesalahan dosis obat, terutama pada anak-anak. Namun, kesalahan dalam memberi obat adalah masalah serius yang sering terjadi, memerlukan tanggung jawab penuh dari Apoteker dan tim kesehatan terkait. Meskipun identifikasi pasien di ruang perawatan RSUD Otanaha Kota Gorontalo terbilang baik, masih ada kekurangan dalam interaksi sosial petugas. Kesalahan pengambilan obat, terutama karena obat dengan nama yang mirip, menunjukkan perlunya pengecekan ganda untuk mencegah kesalahan yang berpotensi berbahaya bagi pasien.
INOVASI PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER PADA Tn. M UNTUK MENURUNKAN TINGKAT NYERI, KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI DESA NAUMBAI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIRTIRIS Emil, Febri Syukri; Safitri, Yenny; Hamid, Afriadi
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i4.14950

Abstract

Lansia yang mengalami akibat buruk dari penyakit hipertensi ditunjukkan oleh perasaan cemas, kesedihan, dan kekhawatiran. Ada dua cara yang untuk mengawasi kecemasan, khususnya farmakologis dan non-farmakologis. Cara nonfarmakologis salah satunya dengan aromaterapi lavender yang mengandung linalool asetat bersifat relaksasi dan dapat menurunkan kecemasan, nyeri dan tekanan darah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender pada asuhan keperawatan Tn. M terhadap masalah tingkat nyeri, kecemasan, dan tekanan darah pada lansia dengan masalah utama hipertensi. Penelitian dilakukan pada tanggal 08 - 09 Agustus 2022. Hasil penelitian diperoleh setelah dilakukan pemberian aromaterapi lavender pada Tn. M selama 3 hari, tingkat nyeri berhasil turun dari skala 4 menjadi skala nyeri 1, tingkat kecemasan Tn. M berhasil turun menjadi skor HRS-A 12 (kecemasan normal) dan tekanan darah berhasil turun dari 170/96 mmHg menjadi 148/84 mmHg. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender untuk menurunkan tingkat nyeri, kecemasan dan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Diharapkan klien untuk selalu dapat memperhatikan kesehatannya, selalu melakukan relaksasi aromaterapi lavender dengan rutin, minum obat resep dari dokter dengan rutin dan memperhatikan waktu serta pola tidurnya.
A ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. S DENGAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DI DESA PULAU TINGGI WILAYAH KERYA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS TAHUN 2024 Nanda, Nanda; Indrawati, Indrawati; Hamid, Afriadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i2.40435

Abstract

Asam urat (arthritis gout) adalah peradangan pada sendi yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah, sehingga terjadinya hiperurisemia dalam tubuh. Penyakit ini ditandai dengan adanya rasa nyeri pada sendi, Benjolan-benjolan yang muncul di bagian tubuh tertentu, seperti pada jari kaki, serta gangguan pada saluran kemih dapat mengganggu aktivitas sehari-hari penderita. Pengobatan non-farmakologi dalam menurunkan kadar asam urat, salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan rebusan daun salam. Kandungan berbagai senyawa kimia seperti minyak atsiri, tannin, polifenol, alkaloid, dan flavonoid bersifat anti inflamasi dan diuretik dapat menurunkan intensitas nyeri serta mampu menurunkan kadar asam urat melalui pembuangan urin. Tujuan penulisan adalah untuk menerapkan Asuhan Keperawatan pada Tn. S terhadap Penurunan Kadar Asam Urat dengan Pemberian Terapi Rebusan Daun Salam di Desa Pulau Tinggi Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 November-02 Desember 2023, Implementasi dilakukan selama 7 hari dengan evaluasi 2 hari sekal. Hasil penelitian terdapat penururnan kadar asam urat yaitu 8mg/dl menurun menjadi 5,9 mg/dl. Diharapkan kepada responden agar menggunakan rebusan daun salam untuk menurunkan kadar asam urat demi kesehatan dan kenyamanan pasien.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. A Khususnya Ny. B Dengan Pemberian Kompres Serai Hangat Pada Penderita Rheumatoid Artritis Di Desa Naumbai Wilayah Kerja Upt Puskesmas Air Tiris Tahun 2022 Tinur, Risna Delram; Indrawati, Indrawati; Hamid, Afriadi
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 1 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/juski.v1i1.129

Abstract

Rheumatoid Arthritis is a condition experienced by sufferers in which inflammation occurs in the bones or joints. Rheumatoid Arthritis can disrupt activities and even cause paralysis. The intervention that can be done is by giving a warm lemongrass compress. This is because lemongrass contains an enzyme, namely the cyclo-oxygenase enzyme which can reduce inflammation that is absorbed through the skin in the inflamed/swollen area, while a warm compress on the body area will send a signal to the hypothalamus to be stimulated, the effector system emits a signal that starts sweating and peripheral vasodilation. Changes in the size of blood vessels are regulated by the vasomotor center in the medulla oblongata of the brain stem, under the influence of the anterior hypothalamus so that vasodilation occurs. The occurrence of this vasodilation causes blood flow to each tissue to increase, especially those experiencing inflammation and pain, so that there is a decrease in joint pain in the inflamed tissue. This study was conducted in November 2021, then analyzed the data and carried out interventions from the diagnosis obtained. The nursing diagnoses that emerged were chronic pain related to the family's inability to care for sick family members, ineffectiveness of family health management related to lack of family knowledge about rheumatoid arthritis, and anxiety related to lack of family knowledge in recognizing the problem. Warm lemongrass compresses were given for 3 consecutive days and given twice a day, namely in the first 10 minutes and one hour later, another compress was given for 10 minutes. Results: nursing problems can be resolved because the client said the pain was reduced and the client could return to activities. Conclusion: giving warm lemongrass compresses has a positive impact on the client so that it can reduce the scale of pain in Mrs. B with Rheumatoid Arthritis.