Harahap, Nur Asiah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Kemudahan, Efektivitas, dan Efisiensi atas Penerapan E-System Administrasi Perpajakan terhadap Kepatuhan WP pada KPP Padang Sidempuan Harahap, Nur Asiah; Situngkir, Anggiat
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan Vol. 6 No. 2 (2023): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jakp.v6i2.1149

Abstract

This study aims to examine the effect of perceptions of ease, effectiveness and efficiency on taxpayer compliance. Taxpayer will comply if they understand all of their rights and obligations as a taxpayer, the provisions and rules governing the intricacies of taxation, and are willing and fully responsible for obeying and implementing all tax rules, as well as carrying out their obligations as a taxpayer sincerely. This study was tested on one hundred and ten taxpayers at the Padang Sidempuan tax office in 2018-2022 who were selected using the convenience sampling method (incidental sampling). The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis technique. The results of the analysis showed that partially variable perception of ease, effectiveness and efficiency have no effect on taxpayer compliance.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi kemudahan, efektivitas dan efisiensi terhadap kepatuhan wajib pajak. Wajib pajak akan patuh jika wajib pajak memahami hak dan kewajibannya sebagai seorang wajib pajak, ketentuan dan aturan perpajakan, dan bersedia serta bertanggung jawab penuh untuk menaati dan melaksanakan semua aturan perpajakan tersebut, serta menjalankan kewajibannya sebagai seorang wajib pajak dengan tulus. Penelitian ini diujikan pada seratus sepuluh wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak pratama Padang Sidempuan tahun 2018-2022 yang dipilih menggunakan metode convenience sampling (sampling insidental). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa secara parsial variabel persepsi kemudahan, efektivitas dan efisiensi tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak.
PENERAPAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SD Harahap, Nur Asiah; Amir, Almira; Khairiah, Dina
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.8350

Abstract

The main issue behind this study is the low learning outcomes of students, most of whom have not achieved the minimum passing grade of 75. Based on initial observations, the learning process in the classroom is still conventional and dominated by monotonous lecture methods, with minimal use of engaging learning media. This condition makes students less active and enthusiastic, and the classroom atmosphere becomes unconducive. To overcome this problem, the researcher applied comics as an alternative learning medium that is visual and enjoyable. This study was conducted to improve student learning outcomes in science in grade III at SD Negeri 101800 Ujung Batu Jae, Ujung Batu District, Padang Lawas Utara Regency. This study used the classroom action research (CAR) method, which was carried out in two cycles, with four stages in each cycle: planning, implementation of actions, observation, and reflection. The research subjects consisted of 15 students. Data collection techniques were carried out through observation and learning outcome tests, then analyzed descriptively and quantitatively. The results of the study showed a significant increase in student learning outcomes. In the pre-cycle stage, only 5 students (33.33%) achieved the minimum passing grade. In cycle I, this increased to 10 students (66.66%), and in cycle II, it reached 13 students (86.66%). The average class score also increased from 65.33 to 77.33. In addition, the use of comic media was also able to increase student activity, motivation, and confidence. Thus, comic media proved to be effective as a learning medium that supports the improvement of science learning outcomes and overall student participation. ABSTRAK Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya nilai hasil belajar siswa yang sebagian besar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Berdasarkan hasil observasi awal, proses pembelajaran di kelas masih bersifat konvensional dan didominasi oleh metode ceramah yang monoton, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Kondisi ini membuat siswa kurang aktif, tidak antusias, dan suasana kelas menjadi tidak kondusif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan media komik sebagai alternatif media pembelajaran yang bersifat visual dan menyenangkan. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas III SD Negeri 101800 Ujung Batu Jae, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan empat tahap pada setiap siklus: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Pada tahap pra-siklus, hanya 5 siswa (33,33%) yang mencapai KKM. Siklus I meningkat menjadi 10 siswa (66,66%), dan pada siklus II mencapai 13 siswa (86,66%). Rata-rata nilai kelas pun meningkat dari 65,33 menjadi 77,33. Selain itu, penggunaan media komik juga mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan rasa percaya diri siswa. Dengan demikian, media komik terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang mendukung peningkatan hasil belajar IPA dan partisipasi siswa secara keseluruhan.