Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Tong Sampah Penghasil Pupuk Organik untuk Mengelola Limbah Sampah Dapur di Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar Sukmaningrum, Agy Hafidzah; Aprilia, Alysa Putri; Nugroho, Anggito Judhanto Suryo; Wibowo, Kristina Utari Morhanisa; Saputra, Rio Apriano; Assalsabila, Salma Rohima; Saraswati, Tiara Sarah; Hernina, Tifani Maya; Giyanto, Tri; Lestari, Yunita Nur; Sulaksono, Djoko
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13754570

Abstract

Pertumbuhan suatu daerah ditandai dengan banyaknya jumlah serta aktivitas yang dilakukan oleh penduduk sehingga akan meningkatkan permasalahan sosial, seperti masalah pada sampah. Salah satu dari jenis sampah yang dihasilkan adalah sampah dapur. Limbah sampah dapur atau yang sering disebut dengan sampah organik ini diantaranya ada sisa makanan, sisa potongan sayur, dan kulit buah. Metode yang digunakan yakni metode deskriptif analitis. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa 70% sampah yang dihasilkan rumah tangga berupa sampah organik dan Indonesia  menjadi    salah    satu    negara yang memiliki  persentase penghasil sampah  organik  tertinggi, yakni 50% dari total sampah. Oleh karena itu dibuatlah tong sampah organik yang menghasilkan pupuk organik cair (POC) sebagai salah satu solusi efektif dan inovatif  dari pengelolaan limbah sampah dapur.
Bentuk Kesalahan Pemakaian Bahasa Indonesia pada Media Luar Ruang di Wilayah Solo Raya Lestari, Yunita Nur; Saddono, Kundharu
Efektor Vol 11 No 1 (2024): Efektor Vol.11 No.1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v11i1.21879

Abstract

Language is an important part of communication. If there is good communication, then the role can work well. When one uses language in writing, it is important to follow the standards of the General Use of Indonesian Spelling (PUEBI) and the Big Indonesian Dictionary (KBBI). This is because the correct use of words is related to these rules. However, there are still many errors in language that occur in practice. This research uses a descriptive qualitative method. Observation, recording and documentation are the methods used by the researcher to collect data. The results of the analysis and research show that people in the Greater Solo area often make mistakes. Improper spelling and affixes are part of this kind of error
Pengembangan Tong Sampah Penghasil Pupuk Organik untuk Mengelola Limbah Sampah Dapur di Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar Sukmaningrum, Agy Hafidzah; Aprilia, Alysa Putri; Nugroho, Anggito Judhanto Suryo; Wibowo, Kristina Utari Morhanisa; Saputra, Rio Apriano; Assalsabila, Salma Rohima; Saraswati, Tiara Sarah; Hernina, Tifani Maya; Giyanto, Tri; Lestari, Yunita Nur; Sulaksono, Djoko
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13754570

Abstract

Pertumbuhan suatu daerah ditandai dengan banyaknya jumlah serta aktivitas yang dilakukan oleh penduduk sehingga akan meningkatkan permasalahan sosial, seperti masalah pada sampah. Salah satu dari jenis sampah yang dihasilkan adalah sampah dapur. Limbah sampah dapur atau yang sering disebut dengan sampah organik ini diantaranya ada sisa makanan, sisa potongan sayur, dan kulit buah. Metode yang digunakan yakni metode deskriptif analitis. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa 70% sampah yang dihasilkan rumah tangga berupa sampah organik dan Indonesia  menjadi    salah    satu    negara yang memiliki  persentase penghasil sampah  organik  tertinggi, yakni 50% dari total sampah. Oleh karena itu dibuatlah tong sampah organik yang menghasilkan pupuk organik cair (POC) sebagai salah satu solusi efektif dan inovatif  dari pengelolaan limbah sampah dapur.