Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Biobriket Sebagai Energi Terbarukan di Desa Pancur Keritang Syafi’i, Muhammad; Fitri, Wan Salma Nurkhairin; Ferlanda, Gusti Marton; Fadilah, Muhammmad Ikhsan; Fadhilah, Agne; Fitri, Deswita; Norasida, Norasida; Syalsabil, Ririn Ageng; Nur'Aini, Ulvia
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13731668

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan ekonomi, sementara sumber energi utama masih didominasi oleh bahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Tempurung kelapa sebagai limbah pertanian memiliki potensi untuk diolah menjadi sumber energi alternatif yang terbarukan. Desa Pancur Keritang, Kabupaten Inhil, memiliki kelapa yang melimpah namun limbah tempurung kelapanya belum dimanfaatkan secara optimal. Pengolahan tempurung kelapa menjadi briket merupakan salah satu solusi untuk memanfaatkan limbah ini dan menghasilkan energi yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan oleh mahasiswa KKN UNRI 2024 di Pondok Pesantren Khairul Ummah 4 Desa Pancur Keritang, diberikan pengetahuan tentang proses pembuatan briket dari arang tempurung kelapa. Proses ini meliputi karbonisasi tempurung kelapa, penghancuran arang, pencampuran dengan perekat kanji, pencetakan, dan pengeringan briket. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya potensi pemanfaatan limbah sebagai energi terbarukan serta mengurangi pencemaran lingkungan.
Obstruction Of Justice dalam Kasus Binomo Indra Kenz (Obstruction Of Justice in the Indra Kenz Binomo Case) Fitri, Deswita; Febrina, Innes; Rumlus, Muhamad Hasan
Equality Before The Law Vol 3 No 1 (2023): EQUALITY BEFORE THE LAW
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.926 KB)

Abstract

Kasus mengenai Obstruction of Justice menjadi perbin cangan hangat di tengah masyarakat. Kini permasalahan yang menyangkut yakni pertanggung jawaban pelaku Obstruction of Justice yang terus menjadi sorotan masyarakat dan membuat masyarakat bertanya-tanya bagaimana penegakan hukum yang menjadi salah satu delik terjadinya Obstruction of Justice di dalam kasus binomo Indra Kenz ini. Tujuan dari penulisan ini yakni untuk menganalisis serta mengetahui adanya permasalahan penghilangan terhadap alat bukti . Hasil penulisan ini menegaskan bahwa perlu adanya ketegasan dalam menerapkan sanksi pidana bagi pelaku Obstruction of Justice.
Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Biobriket Sebagai Energi Terbarukan di Desa Pancur Keritang Syafi’i, Muhammad; Fitri, Wan Salma Nurkhairin; Ferlanda, Gusti Marton; Fadilah, Muhammmad Ikhsan; Fadhilah, Agne; Fitri, Deswita; Norasida, Norasida; Syalsabil, Ririn Ageng; Nur'Aini, Ulvia
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13731668

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan ekonomi, sementara sumber energi utama masih didominasi oleh bahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Tempurung kelapa sebagai limbah pertanian memiliki potensi untuk diolah menjadi sumber energi alternatif yang terbarukan. Desa Pancur Keritang, Kabupaten Inhil, memiliki kelapa yang melimpah namun limbah tempurung kelapanya belum dimanfaatkan secara optimal. Pengolahan tempurung kelapa menjadi briket merupakan salah satu solusi untuk memanfaatkan limbah ini dan menghasilkan energi yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan oleh mahasiswa KKN UNRI 2024 di Pondok Pesantren Khairul Ummah 4 Desa Pancur Keritang, diberikan pengetahuan tentang proses pembuatan briket dari arang tempurung kelapa. Proses ini meliputi karbonisasi tempurung kelapa, penghancuran arang, pencampuran dengan perekat kanji, pencetakan, dan pengeringan briket. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya potensi pemanfaatan limbah sebagai energi terbarukan serta mengurangi pencemaran lingkungan.
Obstruction Of Justice dalam Kasus Binomo Indra Kenz (Obstruction Of Justice in the Indra Kenz Binomo Case) Fitri, Deswita; Febrina, Innes; Rumlus, Muhamad Hasan
Equality Before The Law Vol 3 No 1 (2023): EQUALITY BEFORE THE LAW
Publisher : Program Studi Hukum Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/equalitybeforethelaw.v3i1.466

Abstract

Kasus mengenai Obstruction of Justice menjadi perbin cangan hangat di tengah masyarakat. Kini permasalahan yang menyangkut yakni pertanggung jawaban pelaku Obstruction of Justice yang terus menjadi sorotan masyarakat dan membuat masyarakat bertanya-tanya bagaimana penegakan hukum yang menjadi salah satu delik terjadinya Obstruction of Justice di dalam kasus binomo Indra Kenz ini. Tujuan dari penulisan ini yakni untuk menganalisis serta mengetahui adanya permasalahan penghilangan terhadap alat bukti . Hasil penulisan ini menegaskan bahwa perlu adanya ketegasan dalam menerapkan sanksi pidana bagi pelaku Obstruction of Justice.
Kajian Sosiologi Hukum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Ptpn Ivr1 Berdasarkan Teori Living Law Fitri, Deswita; Agusmidah; Harianto , Dedi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh PT Perkebunan Nusantara IV Regional I (PTPN IVR1) dalam perspektif sosiologi hukum berdasarkan teori Living Law Eugen Ehrlich. Pelaksanaan TJSL menjadi kewajiban hukum bagi perusahaan yang bergerak di sektor sumber daya alam sebagaimana diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, termasuk analisis terhadap data sekunder dari pemberitaan media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTPN IVR1 telah melaksanakan TJSL dalam tiga bidang utama sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Namun, pelaksanaan program masih cenderung bersifat administratif dan top-down, dengan keterlibatan masyarakat yang terbatas dalam tahap perencanaan dan evaluasi. Dari perspektif sosiologi hukum, kondisi ini menandakan bahwa norma hukum TJSL belum sepenuhnya menjadi law in action yang hidup dalam kesadaran sosial masyarakat. Diperlukan penguatan partisipasi sosial dan pendekatan berbasis nilai lokal agar pelaksanaan TJSL tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban hukum semata, tetapi benar-benar berfungsi sebagai hukum yang hidup (living law) dan mencerminkan keadilan sosial yang substantif.