Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SI-EFE : Pemanfaatan Lidi Kelapa Sawit Sebagai Anyaman Wadah Telur Eco-Friendly Guna Mewujudkan Inovasi Berkelanjutan Warningsih, Trisla; Suhardi, Ibrah; Noviana, Risa; Amanda, Cici; Bayti, Tiara Nur; Saputry, Indah Kurniya Dwi; Putri, Aulia Nada; Liharti, Liharti; Widanti, Adhina Oriva; Ramadhan, M. Arsya; Nofiantoro, Wikel
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13705957

Abstract

Provinsi Riau merupakan salah satu wilayah dengan perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia. Sejalan dengan luasnya perkebunan tersebut, jumlah limbah yang dihasilkan, terutama lidi dari pelepah kelapa sawit, juga sangat signifikan. Namun, hingga saat ini, limbah lidi kelapa sawit masih banyak yang belum termanfaatkan secara optimal dan seringkali berakhir sebagai limbah yang terbuang atau diolah melalui pembakaran, yang berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Desa Kelebuk, Kabupaten Bengkalis, Riau. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah limbah lidi kelapa sawit menjadi produk bernilai ekonomis, berupa anyaman yang memiliki daya jual. Produk anyaman ini tidak hanya mengandung nilai estetika, tetapi juga merepresentasikan kreativitas dan inovasi berkelanjutan (Sustainable Innovation), yang pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat.
SI-EFE : Pemanfaatan Lidi Kelapa Sawit Sebagai Anyaman Wadah Telur Eco-Friendly Guna Mewujudkan Inovasi Berkelanjutan Warningsih, Trisla; Suhardi, Ibrah; Noviana, Risa; Amanda, Cici; Bayti, Tiara Nur; Saputry, Indah Kurniya Dwi; Putri, Aulia Nada; Liharti, Liharti; Widanti, Adhina Oriva; Ramadhan, M. Arsya; Nofiantoro, Wikel
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13705957

Abstract

Provinsi Riau merupakan salah satu wilayah dengan perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia. Sejalan dengan luasnya perkebunan tersebut, jumlah limbah yang dihasilkan, terutama lidi dari pelepah kelapa sawit, juga sangat signifikan. Namun, hingga saat ini, limbah lidi kelapa sawit masih banyak yang belum termanfaatkan secara optimal dan seringkali berakhir sebagai limbah yang terbuang atau diolah melalui pembakaran, yang berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Desa Kelebuk, Kabupaten Bengkalis, Riau. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah limbah lidi kelapa sawit menjadi produk bernilai ekonomis, berupa anyaman yang memiliki daya jual. Produk anyaman ini tidak hanya mengandung nilai estetika, tetapi juga merepresentasikan kreativitas dan inovasi berkelanjutan (Sustainable Innovation), yang pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat.
KEPENTINGAN INDONESIA MENGGUGAT UNI EROPA TERKAIT MINYAK SAWIT DAN BIOFUEL DARI TANAMAN KELAPA SAWIT MELALUI WORLD TRADE ORGANIZATION (WTO) PADA KODE KASUS DS593 Bayti, Tiara Nur; Iskandar, Irwan
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 13: Edisi I Januari - Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the national interests underpinning Indonesia's decision to file a lawsuit against the European Union (EU) at the World Trade Organization (WTO) through dispute DS593. The lawsuit was a response to the EU's Renewable Energy Directive II (RED II) policy, which classifies palm oil as a high-risk crop (High ILUC-Risk) and mandates a gradual phase-out until 2030. This study employs a qualitative approach with a descriptive-analytical method. Data collection techniques were conducted through literature reviews and document analysis, encompassing the RED II policy and the DS593 dispute filings. The research utilizes the perspective of Institutional Liberalism, the Nation-State Level of Analysis, and Donald E. Nuechterlein’s Concept of National Interest to analyze the dimensions of the interests pursued by Indonesia. The results indicate that the RED II policy is a form of EU "green protectionism" stemming from a lack of competitiveness in land efficiency. Indonesia's lawsuit was driven by economic interests to mitigate foreign exchange losses of USD 1.59 billion per year, protect the welfare of smallholders due to an export decline of up to 66.3 percent, and maintain legitimacy. Furthermore, there is a world order interest to combat discriminatory trade practices. This litigation effort successfully proved that the EU's procedures violated the TBT Agreement and GATT 1994, leading to an agreement by the European Union to revise its regulations in February 2026. Keywords: DS593 Dispute, Palm Oil, Green Protectionism, National Interest, WTO.