Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PUBLIC SPEAKING ASSISTANCE IN ORDER TO DEVELOP THE INTERESTS AND TALENTS OF STUDENTS OF THE INDONESIAN ISLAMIC STUDENT MOVEMENT, MAJAPAHIT ISLAMIC UNIVERSITY. Wachidah, Hajar Nurma; Lailin, Moch. Ichdah Asyarin Hayau; Devi, Ratnaningrum Zusysana
IJCDE (Indonesian Journal of Community Diversity and Engagement) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN, PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, PENINGKATAN AKTIVITAS INSTRUKSIONAL, PENINGKATAN DAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/pengabdian.v5i2.3684

Abstract

Public Speaking Training is a series of activities designed to improve one's ability to speak in public. This training is very important, especially for students, because good speaking skills will be very useful in various aspects of life, such as presenting assignments, attending seminars, or even having a career. However, many of the current Zero generation have a low level of self-confidence so they need motivation to be active in speaking, conveying aspirations, organising, especially students as the nation's successors. In this mentoring and public speaking training activity, several methods are used, namely needs mapping, material preparation, training implementation, evaluation. The result of this service is that PMII students at Majapahit Islamic University experience an increase in self-confidence, an increase in delivering messages, an increase in mastering the audience and an increase in soft skills that are more vocal and dare to express their opinions.
Membaca Narasi Kematian Brigadir Yosua: Analisis Struktural Naratif pada Pemberitaan Kasus Ferdy Sambo di Tempo Putra, Ricky Suryan; Ningsih, Masnia; Lailin, Moch. Ichdah Asyarin Hayau
Philosophiamundi Vol. 3 No. 4 (2025): Philosophiamundi August 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi naratif media dalam pemberitaan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh Irjen Ferdy Sambo melalui pendekatan struktural naratif Roland Barthes. Objek kajian berupa empat edisi Majalah Tempo yang secara bertahap membingkai peristiwa sebagai narasi sosial, politik, dan moral. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tempo menggunakan berbagai kode naratif hermeneutik, proairetik, simbolik, dan aktansial untuk membangun ketegangan, mengungkap misteri, dan menyampaikan kritik sosial terhadap sistem hukum dan kekuasaan. Setiap edisi menunjukkan evolusi narasi: dari skenario kebohongan, pengungkapan persekongkolan, dinamika kekuasaan, hingga penyelesaian moral melalui vonis justice collaborator. Temuan ini membuktikan bahwa media massa tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk kesadaran publik dan membingkai realitas sosial secara simbolik.