Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

PROFIL IBU HAMIL DENGAN PEMBERIAN VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS KOTA MAKASSAR PERIODE SEPTEMBER TAHUN 2021 Haryati Sahrir; Pratiwi Bayuningrum; Rusnaeni Saide
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.426

Abstract

Latar Belakang: Jumlah dan risiko ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 semakin meningkat jika infeksi Covid-19 sudah parah yang menyerang ibu hamil dan anaknya, maka perlu dilakukan upaya memvaksinasi ibu hamil dengan vaksin Covid-19. Tujuan: Menilai Profil Ibu Hamil dengan Pemberian Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kota Makassar tahun 2021 Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan analisis univariat. Hasil: Ibu hamil yang mendapatkan vaksinasi covid-19 yaitu usia tidak berisiko 20-35 tahun 26 orang (86,7%) dan berisiko 4 orang (13,3%), paritas multigravida 19 orang (63,3%) dan primigravida 11 orang (36,7%), umur kehamilan trimester 2 yaitu 18 orang (60%) dan trimester 1 yaitu 3 orang (10%), pendidikan tingkat SMA 18 orang (60%) dan D3/S1 7 orang (23,3%), pekerjaan IRT 18 orang (60%) dan PNS 4 orang (13,3%), munisasi TT sudah lengkap yaitu 18 orang (60%) dan tidak lengkap 12 orang (40%). Kesimpulan: Ibu hamil yang paling banyak mendapatkan vaksinasi covid-19 yaitu usia tidak berisiko 20-35 tahun sebanyak 26 orang (86,7%), SMA/SMK yaitu dengan 18 orang (60%), IRT 18 orang (60%), TT lengkap 18 orang (60%).
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS SOAKONORA GALELA SELATAN Haryati Sahrir; Putri Yayu; Sitti Saleha; Sumarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.447

Abstract

Latar belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan masala yang harus di perhatikan, AKI di Indonesia menempati urutan tertinggi di ASEAN yaitu 307 per 100.000 kelahiran hidup, artinya lebih dari 18.000 ibu tiap tahun atau dua ibu tiap jam meninggal dikarenakan berbagai masalah yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas. Tujuan: Untuk mengetahui Tingkat pengetahuan ibu nifas tentang status gizi ibu hamil di Puskesmas Soakonora Galela Selatan. Metode: Penellitian ini merupakan penelitian Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang ibu, dan sampelnya sebanyak 30 ibu, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden (100%), terdapat 14 ibu Hamil (46,7%) yang memiliki pengetahuan baik Tentang Status Gizi, 11 ibu Hamil (36,6%) yang memiliki pengetahuan Cukup tentang Status Gizi dan terdapat 5 ibu Hamil (16,7%) yang memiliki pengetahuan Kurang tentang Status Gizi. Kesimpulan: penelitian ini adalah sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik tentang status gizi ibu hamil.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAPIHAN DINI TERHADAP KEJADIAN STUNTINDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARA-BARAYA Saide, Rusnaeni; Ni Luh Gede Sriwahyudianti; Fitriani; St. Salmawati; Haryati Sahrir
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.543

Abstract

Latar belakang: Penyapihan dini adalah penghentian pemberian ASI sebelum anak mencapai usia dua tahun. Penyapihan yang dilakukan terlalu dini dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, termasuk risiko stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu mengenai penyapihan dini dan dampaknya terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Bara-Baraya Makassar. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik observasional. Sampel penelitian berjumlah 60 ibu yang memiliki balita. Hasil: analisis menunjukkan bahwa mayoritas ibu (57%) mengetahui tentang penyapihan dini, dampaknya, cara melakukannya, serta waktu yang tepat, sementara 43% tidak memiliki pengetahuan tersebut. Uji chi-square menghasilkan nilai p = 0.302 untuk semua variabel yang diuji. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup tentang penyapihan dini, tetapi masih terdapat beberapa yang belum memahami dampaknya terhadap stunting. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan kejadian stunting pada anak. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi lebih lanjut mengenai praktik penyapihan yang tepat agar dapat mencegah risiko stunting.