Akemah, Alden Jiraldi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREVALENSI APENDISITIS AKUT BERDASARKAN POSISI ANATOMIS APENDIKS VERMIFORMIS, USIA, DAN JENIS KELAMIN DI RUMAH SAKIT STELLA MARIS MAKASSAR PERIODE 2018-2020 Akemah, Alden Jiraldi; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wardana, I Nyoman Gede
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i08.P01

Abstract

Apendisitis akut merupakan peradangan pada apendiks vermiformis yang merupakan kasus kegawatdaruratan abdomen dan menjadi salah satu penyebab nyeri akut abdomen yang paling umum. Keterlambatan dalam penegakan diagnosis dan tindakan apendektomi dapat mengarah ke perforasi dan subsequent abscess pada apendiks. Kemudian perforasi dapat menyebabkan peritonitis bahkan sepsis. Apendiks vermiformis merupakan bagian dari saluran pencernaan yang memiliki struktur menyerupai cacing dan terletak di kuadran kanan bawah abdomen. Pangkal apendiks terhubung langsung dengan sekum, namun bagian kepala apendiks dapat dikategorikan menjadi tujuh variasi, yaitu retrocecal, pelvic, post-ileal, subcecal, pre-ileal, paracecal dan ectopic. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung prevalensi kasus apendisitis akut berdasarkan posisi anatomis apendiks vermiformis, usia, dan jenis kelamin di Rumah Sakit Stella Maris Makassar tahun 2018-2020. Desain penelitian merupakan studi deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Pemilihan sampel dari populasi dilakukan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder berupa rekam medis dan dokumentasi rekaman tindakan operasi apendektomi menggunakan prosedur laparoskopi/minimal invasif. Data sampel disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus apendisitis akut di Rumah Sakit Stella Maris Makassar pada tahun 2018-2020 paling banyak terjadi pada kelompok dewasa muda (25-44 tahun) sebesar 32,1%, pada laki-laki sebesar 58,5%, dan pada posisi apendiks retrocecal sebesar 24,5%.
An Analysis of the Influence of Workload, Compensation, and Work Environment on the Job Satisfaction of Health Workers at Hermina Hospital, Cilegon Akemah, Alden Jiraldi; Alifia, Jihan Fasya; Ginanjar, Muhammad Raihan; Namira, Syafira Nihla; Bernarto, Innocentius
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Febru
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i3.6008

Abstract

Job satisfaction is a crucial factor in maintaining workforce performance and sustainability. Various changes in compensation systems, work environment conditions, and workload require a more in-depth analysis of the influence of these three aspects on job satisfaction. This study was conducted to identify the key determinants of job satisfaction as a basis for strengthening human resource management policies. The study aims to analyse the influence of workload, compensation, and the work environment on job satisfaction among healthcare workers. The study used SEMPLS with 200 respondents. The results of the study indicated that Compensation, Work Environment, and Workload had a positive and significant effect on Job Satisfaction. Among these variables, compensation emerges as the strongest predictor, followed by the work environment, whereas workload shows a smaller yet still significant effect. The study model also shows that these three variables are able to explain most of the variation in Job Satisfaction, with good validity, reliability, and predictive relevance. These findings confirm that employee job satisfaction is strongly influenced by fair compensation systems, supportive work environments, and well-regulated workload management.