Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KERAGAMAN MORFOLOGI UBI JALAR (Ipomoea batatas (L.) Lam.) ASAL KABUPATEN MUNA Warhamni, Warhamni; Boer, Dirvamena; Muzuni, Muzuni
Jurnal Agroteknos Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Agroteknos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to study the morphological diversity of sweet potatoes in Muna regency. The morphological observation was performed to analyze both quantitative and qualitative characteristics of sweet potatoes. The morphological data were then analysed. The qualitative characteristics were presented in binary data. The quantitative data were firstly standardized. Then, the genealogical relationship of qualitative characteristics was analyzed using the Match Matching of genetic distance, and the genealogical relationship of quantitative characteristics was analyzed using Euclidian genetic distance. The genealogical relationship was calculated through genetic distance, which informs the genetic differences between populations. The results of the analysis showed that sweet potatoes in Muna beared similarities, although their dissimilarity coefficient value was small. Keywords: Sweet potatoes, Morphological, Genealogical Relationship
Implementasi Pelatihan Tari Tradisional Rentak Bulian dalam Upaya Pelestarian dan Penumbuhan Nilai Karakter di Kelurahan Air Molek 1, Provinsi Riau Taufik, Hendra; Ramadhan, Bintang; Khatami, Muhammad; Dalfi, Muhammad Rizki; Fadilah, Mellani; Nuraini, Putri; Tanzila, Rahmawati; Rini, Rini; Juhisa, Siti; Putri, Tasya Agusti; Warhamni, Warhamni
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): JIPPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.172

Abstract

Pelestarian tari tradisional “Rentak Bulian” di Kelurahan Air Molek 1 Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Kuliah Kerja Nyata. Program ini berfungsi sebagai sarana diseminasi pengetahuan kepada masyarakat setempat. metode kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi dan wawancara. Hasil dari pelatihan tari Rentak Bulian, peserta memahami pola gerak tari, peran, musik, dan makna dari tari Rentak Bulian. Siswa atau peserta menunjukkan pengembangan karakter positif antara lain disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan semangat kerjasama. Melalui pelestarian tari tradisional “Rentak Bulian” mahasiswa memahami, mengamati, dan mencari solusi untuk menumbuhkan apresiasi masyarakat khususnya generasi muda terhadap budaya lokalnya. Berbagai cara dan langkah seperti pendekatan, sosialisasi, pemahaman, dan pelatihan dilakukan untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda. Meningkatnya kesadaran terhadap budaya lokal secara tidak langsung mempengaruhi perubahan sosial dan perkembangan seni dan budaya lokal. Evolusi seni ditentukan oleh perubahan yang terjadi pada masyarakat pendukungnya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak yang signifikan bagi generasi muda Kelurahan Air Molek 1, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu. Meningkatnya kecintaan terhadap budaya lokal menjadi penghalang terhadap pengaruh negatif budaya Barat, menyaring unsur-unsur yang mungkin bertentangan dengan nilai-nilai tradisional mereka. Kesimpulannya, pelestarian tari tradisional “Rentak Bulian” melalui upaya pengabdian masyarakat terbukti menjadi alat yang ampuh dalam pelestarian budaya dan pengembangan karakter masyarakat Kelurahan Air Molek 1.
Genetic parameters and breeding strategies to enhance yield in local sweet potato (Ipomoea batatas (L.) Lam.) germplasm from southeast Sulawesi Boer, Dirvamena; Muzuni, Muzuni; Warhamni, Warhamni
Jurnal AGRO Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/j.agro.50991

Abstract

Sweet potato (Ipomoea batatas (L.) Lam.) is an important food crop with strategic value for food security, dietary diversification, and the sustainability of rural livelihoods in Indonesia. Local sweet potato germplasm from Southeast Sulawesi represents a valuable genetic resource for breeding high-yielding and stress-resilient varieties. This study aimed to evaluate genetic diversity, heritability, trait correlations, and the direct and indirect contributions of agronomic traits to yield in 20 local sweet potato clones originating from Southeast Sulawesi. The experiment utilized a Randomized Complete Block Design (RCBD) with three replications, measuring 14 agronomic and physiological traits. The study was conducted under lowland tropical humid agroecosystem conditions in the Kendari area. Data were analyzed using analysis of variance, broad-sense heritability estimation, Pearson correlation, stepwise regression, and path analysis. Significant genetic variation was observed for all evaluated traits, with heritability values ranging from 58.43% to 97.08%. Tuber weight and tuber number per plant were identified as the primary yield determinants, whereas internode length exhibited a significant negative effect. Stepwise regression and path analysis confirmed that tuber weight had the strongest direct effect on yield, followed by tuber number. The integrative analytical approach applied in this study provides a comprehensive understanding of causal relationships among agronomic traits. These findings indicate that selection based on tuber weight and number of tubers per plant, combined with regulation of excessive vegetative growth, may enhance yield efficiency and support the development of high-yielding, locally adapted sweet potato varieties for tropical agroecosystems. ABSTRAK Ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.) merupakan tanaman pangan penting yang memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan, diversifikasi konsumsi, dan keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pedesaan di Indonesia. Plasma nutfah lokal ubi jalar dari Sulawesi Tenggara merupakan sumber daya genetik yang berharga untuk pemuliaan varietas berdaya hasil tinggi dan toleran terhadap cekaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaman genetik, heritabilitas, korelasi antarkarakter, serta kontribusi langsung dan tidak langsung sifat agronomi terhadap hasil pada 20 klon ubi jalar lokal asal Sulawesi Tenggara. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan tiga ulangan, dan sebanyak 14 karakter agronomi dan fisiologis diamati. Penelitian dilaksanakan pada kondisi agroekosistem tropis lembap dataran rendah di wilayah Kendari. Data dianalisis menggunakan analisis ragam, estimasi heritabilitas arti luas, korelasi Pearson, regresi stepwise, dan analisis lintasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman genetik yang signifikan pada seluruh karakter yang diamati, dengan nilai heritabilitas berkisar antara 58,43% hingga 97,08%. Bobot umbi dan jumlah umbi per tanaman secara konsisten teridentifikasi sebagai penentu utama hasil, sedangkan panjang ruas menunjukkan pengaruh negatif yang nyata. Regresi stepwise dan analisis lintasan mengonfirmasi bahwa bobot umbi memiliki pengaruh langsung terbesar terhadap hasil, diikuti oleh jumlah umbi per tanaman. Pendekatan analisis integratif ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai hubungan kausal antar karakter. Temuan ini mengindikasikan bahwa seleksi berbasis bobot umbi dan jumlah umbi per tanaman, disertai pengendalian pertumbuhan vegetatif yang berlebihan, berpotensi meningkatkan efisiensi hasil serta mendukung pengembangan varietas ubi jalar unggul yang adaptif terhadap agroekosistem tropis.