Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformation of Hadith Study in the Digital Era: an Effectiveness of Hadith Applications and Websites Najiyah, Nur Laili Nabilah Nazahah; Putriani, Rizki
Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Vol 6, No 1 (2024): Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mashdar.v6i1.7882

Abstract

In today's digital age, the availability of hadith software and websites like maktabah syamilah, gawāmi' al-kalīm, lidwa pusaka, dorar.net, carihadis.com, sunnah.one plays a crucial role in the study of hadith. However, these platforms have some limitations, such as issues with numbering hadiths, copyright concerns, and restricted accessibility. This article aims to explore the impact of technology on the study of hadith, specifically by examining the introduction of applications and websites designed to facilitate user experience, particularly for hadith scholars and researchers. This study adopted qualitative research methods, employing a process that involved three concurrent stages of analysis: condensing data, presenting findings, and drawing conclusions. Out of the six analysed hadith softwares, gawāmi' al-kalīm and dorar.net were found to have user-friendly interfaces, especially for conducting hadith takhrij. Nonetheless, both platforms have their drawbacks, such as the absence of details regarding the authenticity of a hadith on dorar.net and the exclusive use of Arabic in the Gawāmi' al-Kalīm app, along with occasional data inaccuracies. Despite these limitations, users can alleviate them by exploring alternative software options or resorting to traditional hadith sources containing the necessary information.
Kritik Hasan Al-Saqqaf terhadap Nasiruddin Al-Albani: Studi Kitab Tanaqudat al-Albani al-Wadihat Putriani, Rizki; Sapi’i, Muhammad; Ma'ruf, Ma'ruf; El Mubarak, Muhammad Rizky Ramadhan; Himmah, Sinna Izzatul
Jalsah : The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jqs.v4i2.975

Abstract

Riset ini menganalisis kritik dari Hassan bin Ali Assaqaf, seorang ulama kontemporer asal Yordania, kepada Nashiruddin Al-Albani soal penilaiannya terhadap hadits nabi. Metode penelitian ini adalah library research dengan metode kualitatif yang disusun  secara deskriptif, komparatif, dan analitis. Kitab Tanaqudhat al-Albani al-Wadihat karya Hasan bin Ali Assaqaf merupakan kitab yang berisi tentang koreksi-koreksi atas kekeliruan Nashiruddin al-Albani dalam menilai hadis Nabi. Inkosistensi yang dilakukan al-Albani membuat hasan bin Ali Assaqaf meneliti karya-karyanya untuk lebih mengetahui letak kesalahan yang dilakukan al-Albani. Syaikh al- Albani adalah sosok cendikiawan muslim yang mencurahkan segala kemampuannya dalam meneliti hadis-hadis Nabi. Namun usaha al-Albani menuai kontra dari Hasan bin Ali Assaqaf, hal ini disebabkan karena kekeliruan dan tidak konsistennya al-Albani dalam menilai hadis, serta sikapnya tidak bertaqlid pada ulama hadis sebelumnya yang lebih mengedepankan keyakinan terhadap ijtihadnya.