Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kritik Hasan Al-Saqqaf terhadap Nasiruddin Al-Albani: Studi Kitab Tanaqudat al-Albani al-Wadihat Putriani, Rizki; Sapi’i, Muhammad; Ma'ruf, Ma'ruf; El Mubarak, Muhammad Rizky Ramadhan; Himmah, Sinna Izzatul
Jalsah : The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jqs.v4i2.975

Abstract

Riset ini menganalisis kritik dari Hassan bin Ali Assaqaf, seorang ulama kontemporer asal Yordania, kepada Nashiruddin Al-Albani soal penilaiannya terhadap hadits nabi. Metode penelitian ini adalah library research dengan metode kualitatif yang disusun  secara deskriptif, komparatif, dan analitis. Kitab Tanaqudhat al-Albani al-Wadihat karya Hasan bin Ali Assaqaf merupakan kitab yang berisi tentang koreksi-koreksi atas kekeliruan Nashiruddin al-Albani dalam menilai hadis Nabi. Inkosistensi yang dilakukan al-Albani membuat hasan bin Ali Assaqaf meneliti karya-karyanya untuk lebih mengetahui letak kesalahan yang dilakukan al-Albani. Syaikh al- Albani adalah sosok cendikiawan muslim yang mencurahkan segala kemampuannya dalam meneliti hadis-hadis Nabi. Namun usaha al-Albani menuai kontra dari Hasan bin Ali Assaqaf, hal ini disebabkan karena kekeliruan dan tidak konsistennya al-Albani dalam menilai hadis, serta sikapnya tidak bertaqlid pada ulama hadis sebelumnya yang lebih mengedepankan keyakinan terhadap ijtihadnya.
Peningkatan Kompetensi Dasar Guru sebagai Upaya dalam Memaksimalkan Pembelajaran Berdiferensiasi Fadilah, Fadilah; B, Mas’ud; Abd. Malik, Marwati; Khatimah, Andi Ummul; Feronika, Elma Mei; Fitri, Khadijah Kalva; Kristatila, Kristatila; D, Muh. Taufieq; Barli, Muhammad Badrun; Sapi’i, Muhammad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14532

Abstract

Kegiatan pelatihan/ workshop ini berupa seminar pembelajaran berdiferensiasi yang merupakan salah satu bentuk upaya Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi guru-guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi terutama pada sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka. Pelatihan/ workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang kecemasan akan pembelajaran yang dapat memenhi segala kebutuhan peserta didiknya. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan: (1) Tahap persiapan, identifikasi dan analisis masalah di sekolah mitra serta koordinasi untuk surat kerjasama, (2) Tahap pelaksanaan, pelaksanaan seminar pembelajaran berdiferensiasi, dan (3) Tahap evaluasi dilakukan oleh tim pelaksana bersama dosen pembimbing, yang bertujuan untuk membahas kendala serta pencapaian dari kegiatan pelatihan/ workshop masyarakat
Studi Living Qur'an dalam Tradisi Air Purnama di Desa Lontar Tirtayasa, Kabupaten Serang Asih, Sulistiawati Taning; Al Ayubi, Sholahuddin; Millah, Mus’idul; Sapi’i, Muhammad
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol. 12 No. 1 (2025): July
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/annuha.v12i1.657

Abstract

This research is based on the existence of the Living Qur’an phenomenon in Lontar village, Tirtayasa district, Serang Banten district, which is the Purnama Water Tradition. This tradition is one of the religious rituals carried out by the Lontar community, which is subsequently performed by the local community as a ritual aimed at calming the heart. (Padang ati). In this tradition, the signs of the Qur'an are used as a medium of healing and water as its medium. The study aims to analyze the processes and practices of the water traditions and the perception of the community towards the water tradition. The method used in writing this research is entographic research with the theory of al-Qur’an reception developed by Ahmad Rafiq. Data collection involves in-depth interviews with key figures, observations, and document studies. The results of this study show that the water that has been prayed is believed to cure a variety of disorders or diseases, both medical and non-medical, commonly referred to as ruqyah. According to some sources, the full moon is also believed to have its privilege. So from that, this tradition is done on Friday night, on the 15th of the month of hijrah, and exactly when the full moon rises.