Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Korelasi Glukosa Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 yang Mengalami Obesitas Terhadap Kadar Amilase, Insulin dan Indeks Massa Tubuh Armal, Hadits Lissentiya; Annisa, Istiana; Nurcahya, Harini; Wiryanti, Ida
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i1.1404

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu penyebab kematian di dunia. Diabetes ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah, penyakit ini merupakan gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Pankreas penderita DM tipe 2 belum rusak namun banyaknya penderita DM tipe 2 mengalami defisiensi insulin yang seharusnya tidak terjadi serta mengalami obesitas. Obesitas menjadi menyebabkan pankreatitis dan mempengaruhi insulin, pemeriksaan amilase pankreas yang bertujuan untuk mendiagnosa pankreatitis harus  dilakukan atau tepat dilakukan pada penderita DM tipe 2 yang mengalami defisiensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara Insulin, Amilase Pankreas, Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Glukosa Darah pada penderita DM Tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan pengambilan data sekunder sebanyak 213 pasien dengan riwayat DM Tipe 2. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 22.0 metode uji r dan uji regresi linear ganda. Hasil uji statistik yang diperoleh menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Glukosa Darah Puasa dengan Amilase Pankreas (P>0,05),  terdapat hubungan yang signifikan antara Glukosa Darah Puasa dengan Kadar Insulin dan terdapat hubungan yang signifikan antara Glukosa Darah Puasa dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) (P<0.05) pada penderita DM. Kata kunci         : Amilase, Diabetes Melitus Tipe 2, Glukosa Darah, IMT, Insulin 
Success Rate of Frozen Embryo Transfer through Assisted Hatching Laser Method and Tyrode Acid Chemical Method in Day 3 and 5 Embryos Hartini, Prastuti Dwi; Lisa, Lucy; Nurcahya, Harini; Irmansyah, Frizar; Gunarwati, Deka Putri
Journal La Lifesci Vol. 5 No. 2 (2024): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v5i2.1183

Abstract

Repeated implantation failures in IVF, aging in women and vitrification at low temperatures cause the embryonic zona pellucida to harden.Technique assisted hatching (AH) laser and chemical methods of tyrode acid can help the process hatching in embryos in improving implantation. The purpose of this study is to determine the relationship between pregnancy success through AH laser method and chemical method of tyrode acid at the embryonic stage day to-3 (D3) and day to-5 (D5) on Frozen Embryo Transfer (FET). The study used a retrospective cohort with a population of 95 patients using AH laser method and 36 patients with tyrode acid chemistry. The results showed the incidence of pregnancy in laser treatment in 27 patients (28.4%) and 14 patients (38.9%) in chemical treatment. Data analyzed by statistical tests Chi-square with a 95% confidence degree and a p< value of 0.05. Exist The relationship between the incidence of pregnancy FET D3 and FET D5 laser treatment, but in chemical treatment no significant difference was found. Logistic regression modeling tests show the chemical method FET D5 has a greater chance of pregnancy of 0.277 than FET D3, will but insignificant with a p-value of >0.05, while the FET D5 laser stage method has a chance of 0.143 significantly higher than FET D3 with a p-value of <0.05.
Korelasi Glukosa Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 yang Mengalami Obesitas Terhadap Kadar Amilase, Insulin dan Indeks Massa Tubuh Armal, Hadits Lissentiya; Annisa, Istiana; Nurcahya, Harini; Wiryanti, Ida
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i1.1404

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu penyebab kematian di dunia. Diabetes ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah, penyakit ini merupakan gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Pankreas penderita DM tipe 2 belum rusak namun banyaknya penderita DM tipe 2 mengalami defisiensi insulin yang seharusnya tidak terjadi serta mengalami obesitas. Obesitas menjadi menyebabkan pankreatitis dan mempengaruhi insulin, pemeriksaan amilase pankreas yang bertujuan untuk mendiagnosa pankreatitis harus  dilakukan atau tepat dilakukan pada penderita DM tipe 2 yang mengalami defisiensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara Insulin, Amilase Pankreas, Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Glukosa Darah pada penderita DM Tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan pengambilan data sekunder sebanyak 213 pasien dengan riwayat DM Tipe 2. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 22.0 metode uji r dan uji regresi linear ganda. Hasil uji statistik yang diperoleh menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Glukosa Darah Puasa dengan Amilase Pankreas (P>0,05),  terdapat hubungan yang signifikan antara Glukosa Darah Puasa dengan Kadar Insulin dan terdapat hubungan yang signifikan antara Glukosa Darah Puasa dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) (P<0.05) pada penderita DM. Kata kunci         : Amilase, Diabetes Melitus Tipe 2, Glukosa Darah, IMT, Insulin 
Egg Production of Local Merawangarab with Different Genetic Composition Nurwansyah, Rafif; Darwati, Sri; Nurcahya, Harini
Journal of Tropical Biodiversity Vol 4 No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nasional Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/bio.v4i2.214

Abstract

Chicken eggs are the most widely consumed poultry product. Eggs have high protein value and are affordable for the public. Demand for local chicken eggs continues to increase every year. Merawang chicken and Arabian chicken are local Indonesian chickens. It is hoped that crossing the two chickens will produce superior offspring in egg production. The research was conducted to evaluate egg production in local chickens of the merawangarab cross with different genetic compositions of the merawang (M), namely 25% M, 50% M, 62.5% M, and 75% M, totaling 31 birds consisting of 21 adult females and 10 males. This research used a randomized block design (RAK). Egg production has achieved quite good results. The genetic composition affected egg index (P<0.05), but egg weight, hen day production, and feed conversion were the same. The four types of merawangarab chickens have the potential to be local egg-producing chickens. The egg production performance of 25%M, 50%M, 62.5%M, and 75%M was the same and all four could be developed as local laying hens.