Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Padi Varietas Inpari Di Subak Pande Desa Sumita Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Ni Wayan Sri Astiti; I Putu Eka Saputra
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v5i2.2894

Abstract

Pertanian sebagai landasan untuk mewujudkan ketahanan pangan negara sehingga pemerintah memiliki berbagai macam program salah satunya pengembangan padi Inpari. Padi INPARI adalah singkatan dari Inbrida Padi Sawah Irigasi, merupakan padi inbrida yang ditanam dilahan sawah. Inbrida mempunyai arti varietas yang di kembangkan dari satu tanaman melalui penyerbukan sendiri sehingga memiliki tingkat kemurnian atau homozigositas yang tinggi. Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut membutuhkan partisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi petani dalam pengembangan padi varietas inpari di Subak Pande Desa Sumita Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive, yaitu penentuan secara sengaja. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawancara mendalam. Adapun metode yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu dengan mengambil seluruh (sensus) anggota populasi petani Subak Pande dengan jumlah anggota sebanyak 47 orang untuk dijadikan responden. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani Subak Pande dalam pengembangan padi inpari termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dinilai melalui tahapan partisipasi yang meliputi tahapan pengambilan Keputusan, tahapan pelaksanaan dan tahapan menikmati hasil. Pada tahapan pengambilan Keputusan didapatkan nilai partisipasi petani termasuk dalam kategori sedang, pada tahapan pelaksanaan didapatkan nilai partisipasi petani termasuk dalam kategori sedang namun dalam tahapan menikmati hasil termasuk dalam kategori tinggi. Kata Kunci: implementasi partisipasi, petani, padi inpari
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penodaan, Penyalahgunaan, Dan Penistaan Agama Hindu Di Bali I Putu Eka Saputra; Karolus Kopong Medan; Bhisa Vitus Wilhelmus
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 5: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i5.16821

Abstract

This research is motivated by the increasing number of cases related to the use of Hindu symbols and teachings, which have provoked public reaction and the potential for social conflict in Bali. This issue is important because it relates to legal certainty in the application of Article 156a of the Criminal Code and the protection of religious values. This study aims to analyze the elements of the crimes of blasphemy, misuse, and defamation and examine the factors influencing law enforcement against these crimes in Bali. The research method used is empirical juridical with a normative and sociological approach, through literature review and interviews, followed by qualitative analysis. The results indicate that the objective elements in Article 156a of the Criminal Code are generally met, particularly regarding the elements of "in public" and the existence of an act or statement. However, proving the subjective element of intent (dolus) requires caution because it is related to the perpetrator's intent. Furthermore, law enforcement is influenced by the multi-interpretable substance of the law, the legal structure, and the Balinese legal culture, which tends to prioritize customary resolution. Therefore, law enforcement against the crime of blasphemy against Hinduism in Bali is not only based on positive legal provisions but is also influenced by the social and cultural conditions of the community. Therefore, judicious application of the law and synergy between law enforcement officials and customary institutions are required.