Fajar Putri
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MELALUI PEMBERDAYAAN KARYAWAN Arif, Muhammad; Hamzah, Zulfadli; Zulkifli; Fajar Putri
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2024.vol7(1).17557

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kinerja bank syariah di Indonesia apabila dibandingkan dengan potensi yang dimiliki yaitu negara dengan populasi penduduk Muslim terbesar didunia. Rendahnya pasaran bank syariah ini di sebabkan oleh berbagai faktor, salah satu faktor yang dominan adalah sumber daya manusia (SDM). Salah satu permasalah SDM pada bank syariah adalah kurangnya pemberdayaan yang dilakukan terhadap karyawannya, sehingga komitmen organisasi yang dimiliki oleh karyawan belum optimal dan tingginya turn over karyawan bank syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan karyawan dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan bank syariah, baik secara langsung maupun melalui variabel mediasi. Populasi penelitian ini adalah 941 orang karyawan dengan sampel sejumlah 273 orang karyawan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa kuesioner penelitian. Penelitian ini termasuk kepada penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pemberdayaan karyawan dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan kepada kinerja karyawan bank syariah.
Pengaruh Peran Kepemimpinan Islam terhadap Manajemen Bisnis dalam Era Digital 4.0 Fajar Putri; Jumiati Sasmita
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).24963

Abstract

Komitmen organisasional merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Namun, berbagai studi mutakhir menunjukkan adanya penurunan komitmen karyawan yang ditandai dengan meningkatnya turnover intention, rendahnya keterikatan kerja, serta melemahnya loyalitas, khususnya pada organisasi yang menghadapi disrupsi nilai dan perubahan lingkungan kerja. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada dimensi spiritual dan moral. Dalam konteks ini, kepemimpinan spiritual Islami dipandang sebagai pendekatan yang memadukan nilai transendental Islam dengan praktik manajerial modern. Artikel ini bertujuan mengkaji peran kepemimpinan spiritual Islami dalam memperkuat komitmen organisasional melalui studi pustaka terhadap literatur ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025, mencakup jurnal nasional dan internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual Islami mampu meningkatkan tiga dimensi komitmen organisasional, yaitu afektif, normatif, dan kontinuan. Nilai-nilai siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah menjadi dasar moral yang memperkuat kepercayaan, tanggung jawab, serta keterikatan karyawan terhadap organisasi. Keterbatasan kajian ini terletak pada penggunaan metode literatur review tanpa pengujian empiris langsung, sehingga hasilnya belum sepenuhnya merepresentasikan kondisi organisasi secara kontekstual.
Pengaruh Peran Kepemimpinan Islam terhadap Manajemen Bisnis dalam Era Digital 4.0 Fajar Putri; Jumiati Sasmita
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).24963

Abstract

Komitmen organisasional merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Namun, berbagai studi mutakhir menunjukkan adanya penurunan komitmen karyawan yang ditandai dengan meningkatnya turnover intention, rendahnya keterikatan kerja, serta melemahnya loyalitas, khususnya pada organisasi yang menghadapi disrupsi nilai dan perubahan lingkungan kerja. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada dimensi spiritual dan moral. Dalam konteks ini, kepemimpinan spiritual Islami dipandang sebagai pendekatan yang memadukan nilai transendental Islam dengan praktik manajerial modern. Artikel ini bertujuan mengkaji peran kepemimpinan spiritual Islami dalam memperkuat komitmen organisasional melalui studi pustaka terhadap literatur ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025, mencakup jurnal nasional dan internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual Islami mampu meningkatkan tiga dimensi komitmen organisasional, yaitu afektif, normatif, dan kontinuan. Nilai-nilai siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah menjadi dasar moral yang memperkuat kepercayaan, tanggung jawab, serta keterikatan karyawan terhadap organisasi. Keterbatasan kajian ini terletak pada penggunaan metode literatur review tanpa pengujian empiris langsung, sehingga hasilnya belum sepenuhnya merepresentasikan kondisi organisasi secara kontekstual.
Pengaruh Kompetensi Karyawan Dan Budaya Inovatif Terhadap Efektivitas Penyaluran Dana ZIS Dengan Kinerja Karyawan sebagai Variabel Mediasi Pada BAZNAS Provinsi Riau Fajar Putri; Machasin; Abd. Rasyid Syamsuri
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1 (2026): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2026.vol9(1).29786

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kinerja karyawan di BAZNAS Provinsi Riau selama empat tahun terakhir, yang ditunjukkan oleh penurunan nilai rata-rata kinerja dari 84,6% pada tahun 2022 menjadi 80% pada tahun 2025. Indikator disiplin (absensi) memperoleh nilai terendah. Di sisi lain, efektivitas penyaluran dana ZIS berdasarkan rasio Allocation to Collection Ratio (ACR) berada pada kategori efektif, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa ketidakmerataan penyaluran akibat penyesuaian program yang bersifat situasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi karyawan dan budaya inovatif terhadap efektivitas penyaluran dana ZIS, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja karyawan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sensus terhadap seluruh amil BAZNAS Provinsi Riau yang berjumlah 34 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi karyawan dan budaya inovatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kompetensi karyawan dan kinerja karyawan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penyaluran dana ZIS. Sebaliknya, budaya inovatif tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penyaluran dana ZIS karena pelaksanaan penyaluran masih dibatasi oleh regulasi pemerintah dan standar operasional yang berlaku. Pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa kinerja karyawan mampu memediasi pengaruh kompetensi karyawan terhadap efektivitas penyaluran dana ZIS, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh budaya inovatif. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi amil, khususnya pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas penyaluran dana ZIS. BAZNAS Provinsi Riau disarankan untuk memperkuat pengembangan kompetensi amil, meningkatkan budaya disiplin melalui keteladanan pimpinan, memperbaiki koordinasi antarbagian, serta mengevaluasi beban kerja guna meningkatkan kinerja karyawan dan efektivitas penyaluran dana ZIS