Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Laporan Kasus Dengue Hemorrhagic Fever Asyer, Aynnie Christabel; Niam, Syaifun
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.55992

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit tropis endemis di Indonesia yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Laporan ini membahas kasus seorang pasien perempuan berusia 23 tahun yang mengalami demam tinggi selama empat hari, disertai mual, muntah, dan tanda-tanda klinis lainnya. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinis, hasil laboratorium yang menunjukkan trombositopenia, dan konfirmasi serologis. Penanganan pasien dilakukan melalui pemberian cairan intravena, antipiretik, dan terapi pendukung sesuai protokol. Setelah lima hari perawatan, kondisi pasien menunjukkan perbaikan signifikan, dengan parameter klinis kembali normal. Laporan ini menyoroti pentingnya deteksi dini, pengelolaan cairan yang tepat, serta pemantauan intensif untuk mencegah komplikasi seperti syok dengue. Studi ini memberikan wawasan penting mengenai penatalaksanaan efektif pada kasus DBD, yang dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap langkah pencegahan dan pengobatan.
Laporan Kasus Congestive Heart Failure Yolande, Patricia Monique; Niam, Syaifun
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.57644

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) atau Gagal Jantung Kongestif adalah kondisi serius di mana jantung tidak mampu memompa darah secara efektif, menyebabkan gangguan pasokan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup pasien dan memberikan beban besar pada sistem kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pendekatan diagnostik dan terapeutik dalam penatalaksanaan CHF guna mencegah komplikasi lebih lanjut dan meningkatkan prognosis pasien. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada seorang wanita berusia 65 tahun yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 28 Juni 2024 dengan keluhan utama sesak napas progresif selama seminggu terakhir, terutama pada malam hari. Pasien juga mengalami kelelahan cepat, batuk berdahak yang sulit dikeluarkan, serta pembengkakan pada kedua tungkai. Riwayat medis menunjukkan keluhan serupa empat bulan sebelumnya. Pemeriksaan fisik menemukan ronkhi basah pada paru-paru dan edema tungkai, sementara rontgen toraks menunjukkan kardiomegali, bronkopneumonia, dan efusi pleura duplex. Pasien diberikan terapi farmakologis berupa Furosemide 40 mg, Mecobalamine 500 mg, Ceftriaxone 1 gram, Ulsafat, Digoxin 0,25 mg, Ranitidine 150 mg, Nitrokaf 2,5 mg, dan Miniaspi 80 mg. Hasil terapi menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan. Kesimpulannya, deteksi dini dan penatalaksanaan yang komprehensif dengan kombinasi terapi farmakologis dan suportif sangat penting dalam mengurangi komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien CHF.