Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Using Scrabble to Improve the English Vocabulary Mastery of Non-English Undergraduate Students. Anthonius, Ferdy; Fransisca Andanti, Maria
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 10 No. 2 (2023): Volume 10 No 2 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.568

Abstract

Abstract The problem of mastering English vocabulary is not only a problem for non-English undergraduate students but also non-English undergraduate teachers. There are many ways to improve English vocabulary mastery, including English games. The English game used in this research is scrabble. Scrabble is a medium or tool that is expected to improve students' English vocabulary skills. This study employed the PTK (Classroom Action Research) model which was conducted at STAB Nalanda, Jakarta. The samples used were 27 students of the second semester at STAB Nalanda, and the Classroom Action Research model used followed the Stringer model, namely Look, Think, Act which was carried out in two cycles. The research instruments used in this study were interviews, observations, documentation studies, questionnaires, and test questions. This study shows that the use of scrabble has a positive effect on increasing students' English vocabulary with an initial MEAN of 30 increasing rapidly to a final MEAN of 85.36. In addition, other statistical elements, namely the initial MEDIAN of 35, increased sharply to the final MEDIAN of 87, and the initial MODE of 40, increased sharply to the final MODE of 100. The results of this study show that scrabble can be a superior reference for English teachers as a medium for teaching vocabulary. English in class. Keywords: scrabble, vocabulary mastery, English
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Mading bagi Pembina Sekolah Minggu Vihara Sasana Dhamma Java Dvipa Wijaya, Candra; Eka Prasetiya, Andika; Fransisca Andanti, Maria
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran. Guru semakin dituntut untuk dapat menciptakan bahan ajar yang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. Tidak adanya bahan ajar kreatif menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di Sekolah Minggu Buddhis (SMB) Vihara Sasana Dhamma Java Dvipa. Oleh karena itu diperlukan pelatihan kepada pembina SMB dalam menyusun dan mengembangkan mading sebagai bahan ajar alternatif yang menarik dan kontekstual. Metode kegiatan mencakup tahap persiapan, pemaparan materi kepada pembina, uji coba penggunaan mading dalam pembelajaran, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengertian, fungsi, jenis, manfaat, hingga teknik penyusunan mading. Praktik pembelajaran dilaksanakan oleh pembina dengan menggunakan mading untuk mengajarkan materi Pancasila Buddhis kepada siswa SMB. Evaluasi kegiatan dilakukan setelah praktik pembelajaran dengan metode tanya jawab antara tim pengabdi dengan siswa dan pembina SMB. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami materi dan menyukai pendekatan ini. Sedangkan pembina menilai bahwa mading cukup efektif sebagai bahan ajar.