Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interpretasi Film Budi Pekerti: Antara Moral Dan Viral Ari Amalia Rossiana; Rijalul Haq; Indriyati Konga Naha; Eni Nurhayati
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v2i1.2677

Abstract

The development of the world of cinema is currently growing rapidly, including in Indonesia. Various film themes have been produced as a means of entertainment and conveying messages to audiences. This research aims to describe the message conveyed in a film by analyzing the content qualitatively in the presentation of the story of the film "Budi Pekerti" which is a drama genre which will tell the story of a teacher who suddenly goes viral on social media. However, as a result of this, netizens' reactions turned out to endanger their careers and their families. The author discusses the initial problems studied regarding the delivery of a moral message and analyzes scenes from the film "Budi Pekerti", by applying the theory of semiotic analysis. The final result obtained by researchers is to know the forms of Cyberbullying and the moral messages in the film "Budi Pekerti".
PENCEGAHAN KORUPSI MIKRO MANIPULASI TUGAS AKADEMIK SEBAGAI UPAYA PENDIDIKAN KARAKTER ANTI KORUPSI DI UNIVERSITAS PGRI DELTA SIDOARJO Sasabila Alfi Rahmatin; Ari Amalia Rossiana; Lailatul Mufarihah; Yuliana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2621

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena manipulasi tugas akademik sebagai bentuk korupsi mikro di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di Universitas PGRI Delta Sidoarjo. Korupsi mikro yang dimaksud mencakup tindakan seperti plagiarisme, penggunaan jasa joki, menyontek, titip absen, dan penyalahgunaan teknologi penulisan otomatis, yang semakin dianggap lumrah oleh mahasiswa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data melalui studi literatur serta kuesioner daring, penelitian ini mengidentifikasi bentuk-bentuk manipulasi yang lazim terjadi, faktor penyebabnya, serta strategi pencegahan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kurangnya pemahaman terhadap integritas akademik dan faktor eksternal seperti tekanan akademik serta lemahnya penegakan aturan turut mendorong perilaku manipulatif. Untuk itu, diperlukan strategi preventif yang komprehensif, termasuk pelatihan akademik, edukasi etika, pembagian tugas yang adil, serta kebijakan institusional yang tegas. Penanaman nilai karakter antikorupsi melalui pendekatan berbasis pengalaman nyata juga terbukti efektif dalam membentuk integritas mahasiswa secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi dalam menciptakan budaya akademik yang jujur dan berintegritas di era digital.