Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menelaah Faktor-faktor yang Berdampak pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Matematika Rahmadani, Nadia; Nisa, Sahrun; Suriani, Ari
TSAQOFAH Vol 4 No 4 (2024): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v4i4.3199

Abstract

The methodology used in qualitative research uses a qualitative approach and uses a qualitative narrative design. The results of the research show that the ability to think critically in mathematics for strata IV children at SDN 03 Sebungkang is very high, namely around 29.58 percent. The percentage of mathematics students who understand the topic well is around 63.33 percent. Additionally, they provide valid and relevant logarithmic penalties based on hypotheses or ideas, increasing the percentage to 26.67 percent. Lastly, increasing team collaboration between ideas to overcome mathematical problems from 13% and taking actions consisting of 15% of mathematics problems. around 13% and taking actions consisting of 15% of mathematics problems. 2) Psychological factors influence the ability to identify student criticism. The ability to identify student criticism. factors include their cognitive decline.
Penokohan dalam kesenian Ketoprak Rukun Karya, Sumenep 1976-2020 Rahmadani, Nadia; Yuliati, Yuliati; Ridhoi, Ronal
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v3i22023p186-204

Abstract

Ketoprak is one of the famous arts in Sumenep. Ketoprak Madura has certain uniqueness, one of which is the male player in its characterization. One of the Ketoprak that has high flying hours in Sumenep Regency is Rukun Karya which was established in 1976. This study aims to explain that Madurese women are highly respected as a symbol of honor for Madurese men so they are not allowed to play in Ketoprak Rukun Karya. This study uses historical methods consisting of topic selection, heuristics, criticism, interpretation, and historiography. This research reveals that the characterizations in Ketoprak Rukun Karya are performed and played by men, for both male and female characters.  This is influenced by the local Madurese culture which considers that women should not be exposed in public performances.Ketoprak adalah salah satu kesenian yang terkenal di wilayah Sumenep. Ketoprak Madura memiliki keunikan tertentu salah satunya, yaitu pemain laki-laki di dalam penokohannya. Salah satu Ketoprak yang memiliki jam terbang tinggi di Kabupaten Sumenep adalah Rukun Karya yang berdiri pada tahun 1976. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bahwa perempuan Madura menjadi sesuatu yang sangat dihormati dan tidak memiliki kebebasan di dalam bidang kesenian sehingga tidak diperkenankan untuk bermain dalam Ketoprak Rukun Karya. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penokohan Ketoprak Rukun Karya dilakukan oleh laki-laki, untuk tokoh laki-laki maupun tokoh perempuan. Hal ini dipengaruhi oleh budaya lokal Madura yang menganggap bahwa perempuan tidak boleh tampil dalam pertunjukan umum.
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK THE ORIGINOTE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN Amroni, Amroni; Rahmadani, Nadia; Patimah, Ai Siti
Jurnal EBI Vol 7, No 01 (2025): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Industri
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52061/ebi.v7i01.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga dan kualitas produk the originote terhadap keputusan pembelian, teknik pengumpulan data yang dibagikan melalui kuesioner google form kepada 59 orang responden yang memakai dan pernah membeli produk the orinigote. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji ananlisis regresi linear berganda, uji parsial (T),uji F dan koefisien determinasi. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan variabel harga dan kualitas produk the originote berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian
Tantangan Bahasa di Era Digital Terhadap Kesalahan Berbahasa Dalam Komunikasi Media Sosial Nababan, Wiwik Romauli; Rahmadani, Nadia; Tamba, Wisdom Ortiz Valencia; Hidayat Nst, Taufiq Kurniawan
Jurnal Bahasa Daerah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbdi.v1i3.2602

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap komunikasi manusia secara signifikan, khususnya dalam konteks media sosial. Di tengah kemudahan berkomunikasi yang ditawarkan oleh platform-platform tersebut, muncul tantangan baru terkait dengan penggunaan bahasa yang tepat dan efektif. Tulisan ini bertujuan untuk menggali dampak dari perubahan tersebut terhadap kesalahan berbahasa dalam komunikasi media sosial. Pertama-tama, kita akan menjelaskan bagaimana era digital mempengaruhi gaya dan format komunikasi. Penggunaan singkatan, emoji, dan bahasa non-formal menjadi ciri khas dari interaksi di media sosial. Namun, hal ini seringkali memicu kesalahan pemahaman dan interpretasi yang dapat merugikan konteks komunikasi. Kedua, kita akan menganalisis dampak dari kesalahan berbahasa ini terhadap individu dan masyarakat. Mulai dari kehilangan informasi yang penting hingga munculnya konflik antarindividu atau kelompok, kesalahan berbahasa memiliki potensi untuk mengganggu stabilitas komunikasi dan hubungan sosial. Terakhir, kita akan menyoroti pentingnya literasi digital dalam menghadapi tantangan ini. Peningkatan pemahaman akan norma-norma komunikasi digital serta kemampuan untuk membedakan antara situasi yang memerlukan formalitas bahasa dan yang tidak, dapat membantu mengurangi kesalahan berbahasa. Dengan merangkum tema-tema tersebut, tulisan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang tantangan bahasa di era digital dan mengajak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahasa yang tepat dalam komunikasi media sosial.