Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Mahasiswa Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Muda Tentang Bahaya Gadget Arofi, Achmad muchtar; Chandra Caroline, Juanita
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): PRAXIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v3i1.1102

Abstract

Pendampingan mahasiswa dalam upaya peningkatan pengetahuan ibu muda tentang bahaya gadget menjadi salah satu langkah penting dalam meminimalisir dampak negatif penggunaan gadget pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas program pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu muda mengenai bahaya gadget terhadap perkembangan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode partisipatif dengan pendekatan kualitatif. Partisipan penelitian ini adalah ibu muda yang memiliki anak usia dini di lingkungan masyarakat tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan oleh mahasiswa secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu muda tentang bahaya gadget, termasuk dampaknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan perkembangan sosial anak. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam edukasi masyarakat, khususnya dalam konteks penggunaan teknologi yang lebih bijak dan sehat. Program pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan secara luas untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan cerdas dalam menggunakan teknologi.
Pendampingan Mahasiswa Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Muda Tentang Bahaya Gadget Arofi, Achmad muchtar; Chandra Caroline, Juanita
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): PRAXIS September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v3i1.1102

Abstract

Pendampingan mahasiswa dalam upaya peningkatan pengetahuan ibu muda tentang bahaya gadget menjadi salah satu langkah penting dalam meminimalisir dampak negatif penggunaan gadget pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas program pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu muda mengenai bahaya gadget terhadap perkembangan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode partisipatif dengan pendekatan kualitatif. Partisipan penelitian ini adalah ibu muda yang memiliki anak usia dini di lingkungan masyarakat tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan oleh mahasiswa secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu muda tentang bahaya gadget, termasuk dampaknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan perkembangan sosial anak. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam edukasi masyarakat, khususnya dalam konteks penggunaan teknologi yang lebih bijak dan sehat. Program pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan secara luas untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan cerdas dalam menggunakan teknologi.
Hubungan Antara Subjective Well-Being dan Job Satisfaction pada Karyawan di Surabaya: Peran Work Engagement Sebagai Variabel Mediator Arofi, Achmad Muchtar; Nainggolan, Eben Ezer; Haque, Sayidah Aulia Ul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4068

Abstract

Job satisfaction merupakan aspek penting dalam efektivitas organisasi yang dipengaruhi tidak hanya oleh kondisi kerja objektif, tetapi juga oleh faktor psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara subjective well-being dan job satisfaction pada karyawan di Surabaya serta menguji peran work engagement sebagai variabel mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-parametrik. Data dikumpulkan dari karyawan aktif di Surabaya menggunakan teknik insidental sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala subjective well-being, work engagement, dan job satisfaction yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi dan uji mediasi dengan bantuan PROCESS Model 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjective well-being berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction (β = 2,2550; p < 0,001). Subjective well-being juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement (β = 1,4138; p < 0,001). Selanjutnya, work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction setelah mengontrol subjective well-being (β = 0,2638; p = 0,0038). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung subjective well-being terhadap job satisfaction melalui work engagement signifikan (effect = 0,1359; BootLLCI = 0,1294; BootULCI = 0,6098). Sementara itu, pengaruh langsung subjective well-being terhadap job satisfaction tetap signifikan setelah mediator dimasukkan, sehingga menunjukkan bahwa work engagement berperan sebagai mediator parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif karyawan berkontribusi terhadap kepuasan kerja baik secara langsung maupun melalui peningkatan keterlibatan kerja.