Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : International Journal of Community Service Learning

Peningkatan Manajemen Pemeliharaan Ternak dengan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Rekording Ternak Luju, Maria Tarsisia; Bollyn, Yohana Maria Febrizky; Rinca, Korbinianus Feribertus
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.76719

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Rekording merupakan upaya program studi Peternakan menjawab permasalahan yang dihadapi para peternak. Rekording memiliki peran yang sangat penting dalam suatu usaha peternakan. Namun, masih banyak masyarakat peternak yang belum menyadari dan mengetahui betapa pentingnya melalukan rekording ketika menjalankan suatu usaha peternakan. Rekording tidak selalu dilakukan hanya untuk peternakan dengan skala atau jumlah ternak yang besar. Hal ini menjadi penting karena melalui rekording kita dapat menganalisis perkembangan ternak, meskipun perkembangan itu sangat sederhana. Sehingga dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas manajemen pemeliharaan yang lebih baik. Kurangnya pengetahuan para peternak mengenai tata kelola rekaman atau rekording ternak menyebabkan kurang maksimalnya produktivitas ternak. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan model pemberdayaan melalui tahapan kegiatan tahap survei awal, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan.  Subejk yang terlibat dalam penelitian ini adalah masyarakat peternak babi. Berdasarkan masalah tersebut, dilakukan pemberdayaan melalui sosialisasi mengenai rekording dan pelatihan pembuatan kartu rekording pada ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu peningkatan pengetahuan dan kemampuan peternak dalam manajemen pemeliharaan ternak babi melalui pembuatan kartu recording ternak. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan para peternak dalam membuat kartu rekording ternak. Implikasi penelitian ini adalah peternak lokal dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam manajemen data ternak.
Making BABIWOR "Pork Carrot Meatballs" for Household Groups to Increase Entrepreneurship Opportunities Achmadi, Puspita Cahya; Luju, Maria Tarsisia; Karlina, Maria Aprilliana Ade
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i3.80109

Abstract

Carrot pork meatballs (Babiwor) are a combination of animal and vegetable sources into a processed food product. Frozen food pork carrot meatballs are one of the product innovations that can extend the shelf life of products and are able to meet the tastes of people and their surroundings who believe in non-Muslims. PKM activities consist of 3 series, namely location survey, outreach and training. The aim of socialization and training activities on making Babiwor directly targeting housewives as the main target is to increase the level of innovation, creativity, reduce unemployment rates, and fulfill animal and vegetable nutritional needs. And can increase the value of economic welfare. Through community service activities, new economic business alternatives can be provided in the community. This type of research is descriptive qualitative. The subjects involved in this research were housewives. The data collection methods used are observation and mapping or field measurements. The instrument used is a survey form or questionnaire. The data analysis used is descriptive analysis. The main results of the research obtained were significant results, after carrying out the community service program, participants were able to process pork into carrot pork meatballs. The implication of this research is that it can make a real contribution to improving production skills and culinary innovation for household groups, so that they are better prepared to compete in the processed food market.