Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kompetensi Guru Pada Pelaksanaan Pembelajaran Abad 21 Di SDN 2 Brotonegaran Ngaini, Muhammad Shodiq Nur; Arifai, Muhammad Andiyan; Karomah, Murni; Rivaldi, Muhammad Fauzan; Averosy, Muhammad Agam; Asyrof, Muhammad Ulil Amri Nur; Malikah, Nurul
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.740

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui terkait kemampuan guru pada pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran abad 21 di SDN 2 Brotonegaran. Pembelajaran abad 21 pada saat ini penting untuk dilaksanakan secara menyeluruh terhadap siswa, karena akan menjadikan siswa mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Akan tetapi, kenyataannya terdapat beberapa guru yang belum memahami konsep pembelajaran abad 21 ataupun mengalami kendala terkait pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya pembelajaran yang dilakukan di SDN 2 Brotonegaran telah melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada prinsip pembelajaran abad 21. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui metode tanya jawab, pengembangan materi, dan bimbingan sesuai minat dan bakat siswa. Guru juga melakukan pembelajaran kolaboratif dengan mengajarkan siswa untuk menghargai sesama dan membentuk siswa secara berkelompok disertai penugasan dan bimbingan. Selain itu, guru juga melaksanakan pembelajaran kontekstual dengan pengajaran yang menyesuaikan dengan RPP dan mengembangkan materi serta evaluasi. Guru juga melaksanakan pembelajaran yang terintegrasi dengan masyarakat dengan mengadakan pertemuan wali murid dan komite, mengikutsertakan masyarakat dalam beberapa kegiatan sekolah, serta menanamkan dan menerapkan serta memotivasi siswa tentang nilai-nilai sosial.
Islamic Tolerance as an Ethics o Islamic Tolerance as an Ethics of Coexistence in Muḥammad ʿImārah’s Thought Rohman, Muhammad Ainur; Ulum, M. Miftahul; Agustia, Zennanta; Rivaldi, Muhammad Fauzan; Rifai, Mohammad Rohman; Zahiduzzaka, Muhammad Faza; Arofat, Muchtar; Zarkasyi, Ziad Ahmad
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.397

Abstract

Debates on Islamic tolerance continue to turn on the relation between doctrinal conviction, freedom of conscience, and public coexistence in plural societies. This article examines how Muḥammad ʿImārah’s Al-Samāḥah al-Islāmiyyah constructs Islamic tolerance as coexistence ethics. Using directed qualitative content analysis, the study analyzes textual units concerning Qur'anic non-coercion, the Medina Charter, the Najran Covenant, historical coexistence, and critiques of coercive exclusivism. The analysis shows that ʿImārah organizes tolerance through four interrelated categories: theological non-coercion, constitutional pluralism, active protection of religious communities, and historical participation in Islamic civilization. Its contribution lies in reading Al-Samāḥah al-Islāmiyyah as a unified textual construction that links faith, law, citizenship, protection, and participation. Indonesia is used only as a theoretical context for discussing the relevance of these categories to religious moderation and national coexistence, not as an empirical field site. The article argues that al-samāḥah can function as an Islamic ethical-political vocabulary for defending religious freedom, inclusive citizenship, minority protection, and interfaith solidarity in plural societies.