Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Anggraini, Sintia; Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3071

Abstract

Salah satu upaya pendidikan yaitu adanya sekolah, dimana guru sebagai pendidik berkewajiban untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik, karena motivasi merupakan salah satu aspek dinamis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan metode. Hasil dari penelitian ini (1) bentuk rendahnya motivasi belajar yaitu kurangnya keterlibatan peserta didik saat pembelajaran dan kurangnya keaktifan peserta didik, (2) faktor penyebab rendahnya motivasi belajar peserta didik berasal dari kondisi peserta didik dan faktor dari lingkungan, (3) upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik adalah pemberian reward, menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi peserta didik seperti, metode belajar yang bervariatif, penggunaan media belajar yang menarik, pengadaan kegiatan yang bersifat individu maupun kelompok, dan kerjasama dengan orang tua.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Anggraini, Sintia; Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3071

Abstract

Salah satu upaya pendidikan yaitu adanya sekolah, dimana guru sebagai pendidik berkewajiban untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik, karena motivasi merupakan salah satu aspek dinamis utama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan metode. Hasil dari penelitian ini (1) bentuk rendahnya motivasi belajar yaitu kurangnya keterlibatan peserta didik saat pembelajaran dan kurangnya keaktifan peserta didik, (2) faktor penyebab rendahnya motivasi belajar peserta didik berasal dari kondisi peserta didik dan faktor dari lingkungan, (3) upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik adalah pemberian reward, menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi peserta didik seperti, metode belajar yang bervariatif, penggunaan media belajar yang menarik, pengadaan kegiatan yang bersifat individu maupun kelompok, dan kerjasama dengan orang tua.
Level of Teacher Understanding of Simple Technology Early Childhood Education (ECCE) in Kedurang District, South Bengkulu Anggraini, Sintia
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v2i2.172

Abstract

The purpose of this study is to describe the level of teacher understanding of simple technology and make evaluation materials to apply the importance of applying simple technology before learning in Kedurang District, South Bengkulu Regency. The study used a quantitative decryption approach. The population in this study is Early Childhood Education teachers in Kedurang District, South Bengkulu Regency. The sample in this study was a total sample of 52 ECCE teachers using questionnaires to collect data, after the data was collected in analysis using ordinal level category formulas. The results showed that the level of understanding of Early Childhood Education teachers in Kedurang District towards simple early childhood technology was low. The level of teacher understanding of translation, interpretation, and extrapolation of simple learning technologies is low.  The suggestion from this study is that it is recommended for ECCE teachers to further improve and understand the importance of simple technology in children, by attending seminars and training related to simple technology.
Pengaruh Work Life Balance, Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Loyalitas Perawat pada Rumah Sakit Umum BKM Painan Anggraini, Sintia; Anwar, Saiful
ARZUSIN Vol 6 No 4 (2026): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i4.10163

Abstract

Nurse loyalty is an important concern in hospital human resource management because it is related to workforce stability and the quality of health services. However, research specifically discussing the effects of work-life balance, work environment, and compensation on nurse loyalty at BKM Painan General Hospital remains limited. This study aims to analyze the effects of work-life balance, work environment, and compensation on nurse loyalty. This study used a quantitative approach with a survey design, involving 90 nurses selected through total sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed through multiple linear regression with the assistance of SPSS 25. The results show that work-life balance has no significant effect on nurse loyalty, the work environment has a positive and significant effect on nurse loyalty, while compensation has no significant effect on nurse loyalty. This finding contributes to the development of the human resource management literature, particularly regarding factors that influence the loyalty of health workers. The conclusion of this study emphasizes that a safe, comfortable, and conducive work environment is an important factor in increasing nurse loyalty at BKM Painan General Hospital. The practical implications of this study indicate the need to strengthen the quality of the work environment as a hospital human resource management strategy to support nursing workforce stability and improve the quality of health services.