Wijiyono, Eko
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Nilai Psikologi Humanisme Abraham H Mashlow Terhadap Pengelolaan Stress Guru pada Proses Pendidikan Wijiyono, Eko; Anif, Sofyan; Muhibbin, Muhibbin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1). konsep dasar kebutuhan Manusia menurut Abraham H Maslow. 2). Faktor yang menjadi penebab Sumber Stres Guru. 3) nilai-nilai dari Psikologi Humanistik Abraham H Maslow menjadi solusi alternatif untuk menghindari/menghilangkan stress pada Guru. Penelitan ini menggunakan studi kepustakaan atau literatur review, dengan sumber data dari jurnal online nasional dan internasional yang sudah dilakukan dan diterbitkan. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis isi jurnal, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian meliputi : 1) Ada 5 konsep dasar kebutuhan Manusia menurut Abraham H Maslow yaitu Kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan dimiliki dan cinta, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. 2) Faktor yang menjadi Sumber Stres Guru ada 5 yaitu Stres individu, interpersonal, sosial, lingkungan fisik dan organisasi. 3) Nilai Psikologi Humanistik Abraham H Maslow menjadi solusi alternatif untuk menghilangkan stress pada Guru, Memenuhi kebutuhan fisiologis, Mengakomondasi kebutuhan rasa aman secara fisik maupun psikis, Kebutuhan sosial, ego dan aktualisasi.
Transformasi Nilai Psikologi Humanisme Abraham H Mashlow Terhadap Pengelolaan Stress Guru pada Proses Pendidikan Wijiyono, Eko; Anif, Sofyan; Muhibbin, Muhibbin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1). konsep dasar kebutuhan Manusia menurut Abraham H Maslow. 2). Faktor yang menjadi penebab Sumber Stres Guru. 3) nilai-nilai dari Psikologi Humanistik Abraham H Maslow menjadi solusi alternatif untuk menghindari/menghilangkan stress pada Guru. Penelitan ini menggunakan studi kepustakaan atau literatur review, dengan sumber data dari jurnal online nasional dan internasional yang sudah dilakukan dan diterbitkan. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis isi jurnal, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian meliputi : 1) Ada 5 konsep dasar kebutuhan Manusia menurut Abraham H Maslow yaitu Kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan dimiliki dan cinta, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. 2) Faktor yang menjadi Sumber Stres Guru ada 5 yaitu Stres individu, interpersonal, sosial, lingkungan fisik dan organisasi. 3) Nilai Psikologi Humanistik Abraham H Maslow menjadi solusi alternatif untuk menghilangkan stress pada Guru, Memenuhi kebutuhan fisiologis, Mengakomondasi kebutuhan rasa aman secara fisik maupun psikis, Kebutuhan sosial, ego dan aktualisasi.
Strengthening the Three Pillars: Joyful Learning, Intrinsic Motivation, and Academic Achievement in Indonesian Pesantren Education Wijiyono, Eko; Huda, Atok Miftahul; Tobroni; Widodo, Joko
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.29621

Abstract

This study examines the structural relationships among Joyful Learning, Intrinsic Motivation, and Academic Achievement within the socio-religious educational environment of an Indonesian pesantren. Grounded in contemporary motivational theory, particularly Self-Determination Theory, the research addresses the limited empirical evidence on how emotionally engaging pedagogical climates interact with internal motivational processes in faith-based boarding schools. Employing an explanatory sequential mixed-methods design, quantitative data were collected from 60 junior secondary students using validated Likert-scale instruments, followed by qualitative interviews and classroom observations to contextualize statistical findings. Data were analyzed using descriptive statistics, reliability and validity testing, normality assessment, and Pearson correlation analysis. The results reveal strong and statistically significant positive correlations between Joyful Learning and Intrinsic Motivation (r = .921, p < .001), Joyful Learning and Academic Achievement (r = .875, p < .001), and Intrinsic Motivation and Academic Achievement (r = .895, p < .001), indicating a mutually reinforcing relationship among the three constructs. Qualitative findings further demonstrate that relational mentorship, communal discipline, and value-integrated instruction within the pesantren environment strengthen students’ intrinsic engagement and meaning-making processes. The study concludes that joyful pedagogical practices can be effectively integrated within structured religious educational systems and function as catalysts for enhancing intrinsic motivation and multidimensional academic achievement. The implications of this research highlight the importance of relational pedagogy, teacher professional development, and the integration of affective-motivational indicators into assessment systems, thereby advancing culturally grounded motivational theory and educational innovation in faith-based institutions.