Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Media Interaktif Perpindahan Panas (Minterinas) dengan Game Menggunakan Pemrograman Berbasis Blok Scratch untuk Mahasiswa Satria, Erwinsyah; Suseno, Doni; Hikariantara, I Putu; Wijayanti, Atiek Ike; Pane, Akhmad Fauzi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5200

Abstract

Media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan untuk penyampaian materi perkuliahan ke mahasiswa agar lebih mudah dimengerti oleh mereka. Dengan adanya kemajuan teknologi pemograman computer yang semakin canggih saat ini sangat banyak dapat membantu mewujudkan media pembelajaran yang berkualitas dan menarik perhatian mahasiswa dalam belajar. Pengembangan media interaktif dengan game salah satunya melalui pemograman Scratch dapat mewujudkan hal ini yang dapat diakses dan dipelajari melalui adanya jaringan internet. Penelitian berfokus pada pengembangan media interaktif materi perpindahan panas dengan permainan menggunakan pemograman Scratch untuk membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh mahasiswa. Pengembangan media interaktif menggunakan metode DDR melalui model ADDIE. Kegiatan observasi, wawancara, dan Instrumen angket digunakan untuk memperoleh data yang nantinya secara kuantitatif descriptive dianalisis. Hasil penelitian pada proses analisis kebutuhan, validasi ahli, dan pengujian pada mahasiswa membuktikan bahwa pengembangan media interaktif dengan pemograman Scratch yang dibuat dapat menjadi alternative media yang cukup baik untuk digunakan dalam penyampaian materi perpindahan panas pada proses perkuliahan dalam meningkatkan pemahaman akan materi.
Pengembangan Media Interaktif Perpindahan Panas (Minterinas) dengan Game Menggunakan Pemrograman Berbasis Blok Scratch untuk Mahasiswa Satria, Erwinsyah; Suseno, Doni; Hikariantara, I Putu; Wijayanti, Atiek Ike; Pane, Akhmad Fauzi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5200

Abstract

Media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan untuk penyampaian materi perkuliahan ke mahasiswa agar lebih mudah dimengerti oleh mereka. Dengan adanya kemajuan teknologi pemograman computer yang semakin canggih saat ini sangat banyak dapat membantu mewujudkan media pembelajaran yang berkualitas dan menarik perhatian mahasiswa dalam belajar. Pengembangan media interaktif dengan game salah satunya melalui pemograman Scratch dapat mewujudkan hal ini yang dapat diakses dan dipelajari melalui adanya jaringan internet. Penelitian berfokus pada pengembangan media interaktif materi perpindahan panas dengan permainan menggunakan pemograman Scratch untuk membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh mahasiswa. Pengembangan media interaktif menggunakan metode DDR melalui model ADDIE. Kegiatan observasi, wawancara, dan Instrumen angket digunakan untuk memperoleh data yang nantinya secara kuantitatif descriptive dianalisis. Hasil penelitian pada proses analisis kebutuhan, validasi ahli, dan pengujian pada mahasiswa membuktikan bahwa pengembangan media interaktif dengan pemograman Scratch yang dibuat dapat menjadi alternative media yang cukup baik untuk digunakan dalam penyampaian materi perpindahan panas pada proses perkuliahan dalam meningkatkan pemahaman akan materi.
Analisa perbaikan cacat produk roti tawar spesial dengan metode DMAIC dan FMEA di perusahaan ‘XYZ’ Irwanto, Miko Mei; Wijayanti, Atiek Ike; Pane, Akhmad Fauzi
Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/hexatech.v4i2.1701

Abstract

Perusahaan ‘XYZ’ merupakan produsen produk roti dengan standar cacat produk sebesar 2%. Namun, pada periode Januari-Juni 2024 tingkat cacat produk melebihi standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis cacat produk dan penyebabnya, serta memberikan solusi perbaikan menggunakan metode DMAIC dan FMEA. Pada tahap DMAIC digunakan diagram pareto untuk mengetahui cacat produk dan dilakukan analisa fishbone, lalu dilakukan perhitungan RPN dalam metode FMEA. Hasil analisis menunjukkan bahwa, jenis cacat terbanyak adalah underweight dengan persentase sebesar 38.1%, yang disebabkan oleh kesalahan operator dalam melakukan setting mesin pemotong adonan dan kurangnya pengecekan rutin (Nilai RPN = 48). Upaya perbaikan dilakukan melalui briefing setiap awal shift kepada para operator, pengecekan berat adonan secara rutin, dan pencatatan hasil kedalam checksheet untuk memudahkan dalam proses monitoring. Tindakan ini berhasil menurunkan tingkat cacat dari 2,41% menjadi 0,97%. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa, integrasi metode DMAIC dan FMEA terbukti efektif dalam mengidentifikasi akar penyebab cacat produk, dan menyusun solusi perbaikan berbasis data, sehingga mampu meningkatkan kualitas produk secara signifikan dan berkelanjutan, khususnya pada tahap Improve.
Development of High-Performance Engineered Textiles for Medical Applications: A Quality Function Deployment (QFD) Study Irwanto, Miko Mei; Pane, Akhmad Fauzi; Wijayanti, Atiek Ike
Journal of Renewable Engineering Vol. 3 No. 1 (2026): JORE - February
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/0jjcs864

Abstract

The rapid growth of biomedical applications and the increasing demand for advanced healthcare solutions have intensified the need for high-performance engineered textiles in medical contexts. These textiles must simultaneously fulfill stringent clinical, mechanical, biological, and regulatory requirements. This study aims to develop and analyze a Quality Function Deployment (QFD) framework to systematically translate clinical and user requirements into prioritized engineering specifications for medical textile development. A quantitative–descriptive approach was employed using stakeholder surveys, expert interviews, and literature analysis to identify the Voice of Customer (VoC). The House of Quality matrix was constructed to evaluate relationships between customer needs and technical characteristics. The results indicate that biocompatibility, mechanical durability, and antimicrobial performance are the highest-priority customer requirements. Correspondingly, fiber material composition, fabric structure, and surface functionalization emerged as the most critical technical characteristics. The discussion demonstrates that QFD effectively reduces overdesign, enhances cross-disciplinary alignment, and improves resource allocation in product development. In conclusion, QFD provides a structured and strategic framework for optimizing the development of high-performance medical textiles, ensuring alignment between clinical expectations and engineering feasibility while supporting innovation sustainability.