Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Buku Digital Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Aplikasi Fliphtml5 di SMK PGRI 2 Sidoarjo Rosyida, Salma; Rochmawati, Rochmawati
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5869

Abstract

Ketersediaan  bahan  ajar  yang relatif terbatas dalam  materi  siklus akuntansi perusahaan  dagang.  Penelitian  ini  ditujukan  untuk  pengembangan  buku elektronik/buku digital mata  pelajaran  dasar-dasar  akuntansi. Penelitian ini menerapkan pengembangan model dari Thiagarajan 4D.  Dalam  pembuatan  buku digital  terdiri dari 4 tahapan  diantaranya define,  design,  develop,  dan  disseminate.  Penelitia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi buku digital dengan memanfaatkan umpan balik dari berbagai ahli untuk mengetahui bagaimana respon dari peserta didik terhadap materi pelajaran yang terkandung dalam buku digital. Uji coba terbatas kepada 20 peserta didik kelas X Akuntansi SMK PGRI 2 Sidoarjo. Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik pengumpulan data lembar telaah, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Untuk melakukan ini, model pembelajaran berbasis masalah digunakan dalam perancangan buku. Model  pengembangan  dalam  penelitian  ini terdiri dari angket telaah, validasi, serta respon dari peserta didik digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dari buku digital yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dan hasil respon menunjukan  peserta didik sangat memahami buku digital.  Buku digital ini layak digunakan karena dapat memberikan motivasi dan disesuaikan dengan kemampuan bagi peserta didikKetersediaan  bahan  ajar  yang relatif terbatas dalam  materi  siklus akuntansi perusahaan  dagang.  Penelitian  ini  ditujukan  untuk  pengembangan  buku elektronik/buku digital mata  pelajaran  dasar-dasar  akuntansi. Penelitian ini menerapkan pengembangan model dari Thiagarajan 4D.  Dalam  pembuatan  buku digital  terdiri dari 4 tahapan  diantaranya define,  design,  develop,  dan  disseminate.  Penelitia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi buku digital dengan memanfaatkan umpan balik dari berbagai ahli untuk mengetahui bagaimana respon dari peserta didik terhadap materi pelajaran yang terkandung dalam buku digital. Uji coba terbatas kepada 20 peserta didik kelas X Akuntansi SMK PGRI 2 Sidoarjo. Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik pengumpulan data lembar telaah, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Untuk melakukan ini, model pembelajaran berbasis masalah digunakan dalam perancangan buku. Model  pengembangan  dalam  penelitian  ini terdiri dari angket telaah, validasi, serta respon dari peserta didik digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dari buku digital yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dan hasil respon menunjukan  peserta didik sangat memahami buku digital.  Buku digital ini layak digunakan karena dapat memberikan motivasi dan disesuaikan dengan kemampuan bagi peserta didik
Pengembangan Bahan Ajar Buku Digital Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Aplikasi Fliphtml5 di SMK PGRI 2 Sidoarjo Rosyida, Salma; Rochmawati, Rochmawati
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5869

Abstract

Ketersediaan  bahan  ajar  yang relatif terbatas dalam  materi  siklus akuntansi perusahaan  dagang.  Penelitian  ini  ditujukan  untuk  pengembangan  buku elektronik/buku digital mata  pelajaran  dasar-dasar  akuntansi. Penelitian ini menerapkan pengembangan model dari Thiagarajan 4D.  Dalam  pembuatan  buku digital  terdiri dari 4 tahapan  diantaranya define,  design,  develop,  dan  disseminate.  Penelitia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi buku digital dengan memanfaatkan umpan balik dari berbagai ahli untuk mengetahui bagaimana respon dari peserta didik terhadap materi pelajaran yang terkandung dalam buku digital. Uji coba terbatas kepada 20 peserta didik kelas X Akuntansi SMK PGRI 2 Sidoarjo. Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik pengumpulan data lembar telaah, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Untuk melakukan ini, model pembelajaran berbasis masalah digunakan dalam perancangan buku. Model  pengembangan  dalam  penelitian  ini terdiri dari angket telaah, validasi, serta respon dari peserta didik digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dari buku digital yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dan hasil respon menunjukan  peserta didik sangat memahami buku digital.  Buku digital ini layak digunakan karena dapat memberikan motivasi dan disesuaikan dengan kemampuan bagi peserta didikKetersediaan  bahan  ajar  yang relatif terbatas dalam  materi  siklus akuntansi perusahaan  dagang.  Penelitian  ini  ditujukan  untuk  pengembangan  buku elektronik/buku digital mata  pelajaran  dasar-dasar  akuntansi. Penelitian ini menerapkan pengembangan model dari Thiagarajan 4D.  Dalam  pembuatan  buku digital  terdiri dari 4 tahapan  diantaranya define,  design,  develop,  dan  disseminate.  Penelitia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi buku digital dengan memanfaatkan umpan balik dari berbagai ahli untuk mengetahui bagaimana respon dari peserta didik terhadap materi pelajaran yang terkandung dalam buku digital. Uji coba terbatas kepada 20 peserta didik kelas X Akuntansi SMK PGRI 2 Sidoarjo. Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik pengumpulan data lembar telaah, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Untuk melakukan ini, model pembelajaran berbasis masalah digunakan dalam perancangan buku. Model  pengembangan  dalam  penelitian  ini terdiri dari angket telaah, validasi, serta respon dari peserta didik digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dari buku digital yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dan hasil respon menunjukan  peserta didik sangat memahami buku digital.  Buku digital ini layak digunakan karena dapat memberikan motivasi dan disesuaikan dengan kemampuan bagi peserta didik
فعالية طريقة الغناء في تعليم المفردات بمدرسة سريا بوانا الإبتدائية مالانج Rosyida, Salma
Maharaat Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 3 No 2 (2024): Maharaat Lughawiyyat
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpba.v3i2.3384

Abstract

ملخص في تعليم اللغات الأجنبية، المفردات هي الأساس الرئيسي لجميع جوانب اللغات الأجنبية التي يجب أن يفهمها المتعلمون. إتقان وفهم المفردات له فوائد مهمة للغاية، لأن إتقان المفردات مفيد لأولئك الذين يرغبون في الكتابة والتعرف على اللغات الأجنبية. إحدى الطرق التي يمكن تنفيذها في تعليم المفردات هي طريقة الغناء. لأن الغناء هو أحد الأنشطة التي يحبها معظم البشر، وخاصة الأطفال. أبرز الخصائص لهذه الطريقة ليست سوى أنها يمكن أن توفر الدافع لزيادة نشاط الطلاب لمتابعة التعليم. يهدف هذا البحث إلى فعالية طريقة الغناء في تعليم المفردات في مدرسة سريا بوانا الإبتدائية مالانج. استخدم هذا البحث منهجا كميا بنوع شبه تجريبي. وتم جمع البيانات من خلال الملاحظة والاستبانة والاختبارات. بينما كانت عينة هذا البحث من طلاب الصف الخامس في مدرسة سريا بوانا الإبتدائية مالانج. يستخدم هذا البحث نهجا كميا مع أسلوب جمع البيانات باستخدام الاختبار (الاختبار القبلى والاختبار البعدى). أظهرت نتائج هذا البحث أن درجة الكسب الطبعي أن استخدام طريقة الغناء في المجموعة التجريبية كان فعالا بمتوسط درجة الكسب الطبعي ٨٢.٣%. وكانت المجموعة الضابطة أقل فعالية بمتوسط درجة الكسب الطبعي ٤٦.٣%. بالنسبة لنتائج الاختبار البعدي للفئة التجريبية باستخدام SPSS 26 في شكل مان ويتني، فمن المعروف أن قيمة Asymp.Sig (2-tailed) أصغر بمقدار ٠.٠٢٧ من قيمة الاحتمال ٠.٠٥. لذلك كأساس لاتخاذ القرار في اختبار من ويتني، يمكن الاستنتاج منها أن "Ha-مقبول". الكلمات الرئيسية: طريقة الغناء ؛ مفردات
The Islamic Ruling on Singing Arabic Songs at Religious Events: Perspectives of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah Figures in Surabaya Rosyida, Salma; Fikan, Wafi Atqiya’; Hibatullah, Mohammad Rafii’; Husain, Muhammad Zakir
Komparatif: Jurnal Perbandingan Hukum dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Department of Comparative Mazhab Comparative, Fakulty of Shariah and Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/komparatif.v6i1.3170

Abstract

The development of religious art has given birth to the practice of using various Arabic songs, although the text sung is not always shalawat. This study examines the law on the use of Arabic songs at religious events from the perspectives of figures from Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah in Surabaya. This study uses empirical legal research methods with qualitative and comparative approaches. Primary data is obtained through interviews and observations, while secondary data is obtained through literature studies of books, journal articles, and relevant scientific works. The analysis is carried out descriptively and comparatively, examining the basis of legal considerations, the position of melody, the content of the lyrics, the purpose of use, and the ethical limitations of both perspectives. The results of the study showed that both informants allowed the use of Arabic songs, provided the lyrics did not contradict sharia, did not contain immoral elements, and were used for good purposes. The difference lies in the orientation of argumentation. Nahdlatul Ulama figures emphasized more on the cultural context, 'urf, maslahah, adab, and the function of cultural da'wah. Meanwhile, Muhammadiyah figures emphasized the substance of worship, the absence of sharia provisions regarding certain melodies, and caution so that artistic expressions are not sashrined as worship. These findings show that differences in the thinking styles of NU and Muhammadiyah figures do not always lead to legal differences, but can give rise to common points through different argumentation frameworks.