Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Etika Politik: Perspektif Mahasiswa Terhadap Perilaku Politik Pilkada Sumatera Utara Tahun 2018 Siregar, Muhammad Nuh; Maraimbang, Maraimbang
Politica: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Vol 11 No 1 (2024): POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam
Publisher : Prodi Tata Negara (Siyasah) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/politica.v11i1.8436

Abstract

The focus of this study is to determine the forms of deviation in political behavior of participants in the 2018 North Sumatra Regional Election in terms of Islamic political ethics, according to students of the Islamic Political Thought Study Program at Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). This research approach is descriptive and qualitative. Data was collected through observation and in-depth interviews with five students of Islamic political thought who were selected purposefully. The results of the research revealed that students assessed that there were many irregularities in the political behavior of participants in the 2018 North Sumatra simultaneous regional elections. Indications revealed include the practice of money politics, bureaucratic politicization, threats and intimidation, and black campaigns. According to the students, this deviation in behavior contradicts the teachings of the Koran and Hadith, which serve as standards for all Muslims. Students studying Islamic political thought also believe that the deviations in behavior observed during the recent regional elections in North Sumatra are an obvious indication of the decline in religious values and the weakening of faith among both the political elite and society as a whole, which is increasingly embracing materialistic ideals. According to this perspective, this article affirms that political ethics directs the exercise of power in the state to align with democratic, honest, and ethical values.
Penerapan nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri pada pondok pesantren al-mukhlishin Huda, Nurul; Maraimbang, Maraimbang
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai tasawuf pada pondokn pesantren Al-Mukhlisin dan untuk mengetahui metode penerapan nilai-nilai tasawuf di pondok pesantren ini. Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif analisis serta pengumpulan data diambil dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek formal penelitian ini adalah teori tasawuf dan objek non formal ini adalah problematis akhklak santri atau remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan tasawuf akhlaqi. Hasil penelitian pondok pesantren mengajarkan nilai-nilai tasawuf untuk membentuk akhlak santri. Ada tiga nilai utama yang menjadi fokusnya yaitu: Taubat, Sabar, dan Zuhud. Implementasi dilakukan melalui kegiatan ruhaniyah, disiplin dalam peraturan, dan Latihan spiritual. Taubat di ajarkan melalui kegiatan mendorong santri untuk berintrospeksi dan memeperbaiki diri. Guru-guru mengajarkan pentingnya bertaubat dengan hati yang tulus dan menghindari perilaku dosa. Sabat diajarkan dengan cara melatih disiplin dan ketahanan dalam menghadapi ujian. Santri di didik untuk patuh terhadap peraturan dan tetap optimis dalam segala situasi. Zuhud diterapkan melalui Latihan kesedehanaan dan pengurangan ketertarikan terhadap duniawi. Santri diajarkan untuk tidak terlalu terikat pada harta dan fokus pada akhirat. Pondok Pesantren Al-Mukhlisin menggunakan beberapa metode Pendidikan tasawuf untuk membina akhlak santri. Pendekatan ini mencakup pemebelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan latihan mandiri. Masing-masing metode memiliki peran khusus dalam membentuk karakter santri. Pemebelajaran di dalam kelas berfokus pada penyampaian pengetahuan tentang tasawuf, sikap, dan nilai yang sesuai dengan ajaran islam. Kegiatan ekstrakurikuler memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan kepribadian dan keterampilan di luar jam pelajaran. Latihan mandiri melibatkan praktik ibadah dan perilaku sopan santun untuk mendorong santri agar konsisten dalam perbuatan baik. Dengan pendekatan ini pondok pesantren berupaya membina akhlak santri agar memiliki karakter yang berjiwa agamis dan mampu menerapkan nilai-nilai tasawuf dalam kehidupan sehari-hari.
Islamization of Local Traditions in Barus, Central Tapanuli Sitanggang, Wahida; Maraimbang, Maraimbang
FiTUA: Jurnal Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): December
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitua.v6i2.1126

Abstract

The Islamization of local traditions in Barus, Central Tapanuli, is a significant event in the history of Islam's spread in the Indonesian archipelago. As a trading hub since the 7th century AD, Barus became a gateway for Muslim merchants and scholars from the Middle East, Persia, and Gujarat. This study aims to explain the process of Islamization through cultural adaptation and peaceful da'wah, emphasizing the purification of faith while preserving local traditions that align with the principles of tawhid (monotheism). The research employs a qualitative method with a historical and descriptive-analytical approach, examining historical sources, ancient manuscripts, and interviews with historians and religious leaders. The findings reveal that Islamization in Barus occurred peacefully and persuasively, transforming local traditions such as customary rituals, leadership systems, and social norms into Islamic values. This process not only strengthened the community's belief in tawhid but also led to the establishment of Islamic institutions and the emergence of scholars who played crucial roles in the development of Islam in the region.
Etika Politik: Perspektif Mahasiswa Terhadap Perilaku Politik Pilkada Sumatera Utara Tahun 2018 Siregar, Muhammad Nuh; Maraimbang, Maraimbang
Politica: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Vol 11 No 1 (2024): POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam
Publisher : Prodi Tata Negara (Siyasah) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/politica.v11i1.8436

Abstract

The focus of this study is to determine the forms of deviation in political behavior of participants in the 2018 North Sumatra Regional Election in terms of Islamic political ethics, according to students of the Islamic Political Thought Study Program at Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). This research approach is descriptive and qualitative. Data was collected through observation and in-depth interviews with five students of Islamic political thought who were selected purposefully. The results of the research revealed that students assessed that there were many irregularities in the political behavior of participants in the 2018 North Sumatra simultaneous regional elections. Indications revealed include the practice of money politics, bureaucratic politicization, threats and intimidation, and black campaigns. According to the students, this deviation in behavior contradicts the teachings of the Koran and Hadith, which serve as standards for all Muslims. Students studying Islamic political thought also believe that the deviations in behavior observed during the recent regional elections in North Sumatra are an obvious indication of the decline in religious values and the weakening of faith among both the political elite and society as a whole, which is increasingly embracing materialistic ideals. According to this perspective, this article affirms that political ethics directs the exercise of power in the state to align with democratic, honest, and ethical values.
Penerapan nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri pada pondok pesantren al-mukhlishin Huda, Nurul; Maraimbang, Maraimbang
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai tasawuf pada pondokn pesantren Al-Mukhlisin dan untuk mengetahui metode penerapan nilai-nilai tasawuf di pondok pesantren ini. Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif analisis serta pengumpulan data diambil dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek formal penelitian ini adalah teori tasawuf dan objek non formal ini adalah problematis akhklak santri atau remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan tasawuf akhlaqi. Hasil penelitian pondok pesantren mengajarkan nilai-nilai tasawuf untuk membentuk akhlak santri. Ada tiga nilai utama yang menjadi fokusnya yaitu: Taubat, Sabar, dan Zuhud. Implementasi dilakukan melalui kegiatan ruhaniyah, disiplin dalam peraturan, dan Latihan spiritual. Taubat di ajarkan melalui kegiatan mendorong santri untuk berintrospeksi dan memeperbaiki diri. Guru-guru mengajarkan pentingnya bertaubat dengan hati yang tulus dan menghindari perilaku dosa. Sabat diajarkan dengan cara melatih disiplin dan ketahanan dalam menghadapi ujian. Santri di didik untuk patuh terhadap peraturan dan tetap optimis dalam segala situasi. Zuhud diterapkan melalui Latihan kesedehanaan dan pengurangan ketertarikan terhadap duniawi. Santri diajarkan untuk tidak terlalu terikat pada harta dan fokus pada akhirat. Pondok Pesantren Al-Mukhlisin menggunakan beberapa metode Pendidikan tasawuf untuk membina akhlak santri. Pendekatan ini mencakup pemebelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan latihan mandiri. Masing-masing metode memiliki peran khusus dalam membentuk karakter santri. Pemebelajaran di dalam kelas berfokus pada penyampaian pengetahuan tentang tasawuf, sikap, dan nilai yang sesuai dengan ajaran islam. Kegiatan ekstrakurikuler memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan kepribadian dan keterampilan di luar jam pelajaran. Latihan mandiri melibatkan praktik ibadah dan perilaku sopan santun untuk mendorong santri agar konsisten dalam perbuatan baik. Dengan pendekatan ini pondok pesantren berupaya membina akhlak santri agar memiliki karakter yang berjiwa agamis dan mampu menerapkan nilai-nilai tasawuf dalam kehidupan sehari-hari.
Women's Participation in Politics According to Islamic Communities in Sabungan Village, Sungai Kanan District, South Labuhanbatu Regency Lubis, Dini Arti; Maraimbang, Maraimbang
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5488

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of women's involvement in politics among Islamic communities living in Sabungan Village, Sungai Kanan Sub-district, South Labuhanbatu Regency. This research uses qualitative methodology, which is a type of field research that collects information from the target or research subject, commonly called informants or respondents. Data collection tools such as interviews and observations were used. The research findings show that the Islamic community in Sabungan Village has both traditional and modern views regarding women's involvement in Islamic politics. The level of women's political participation in this hamlet is still relatively low, but there is increasing awareness and support from various community groups to become more actively involved. Religion, education, and economics are key factors influencing women's participation. This study confirms that to increase women's political participation, a comprehensive strategy is needed, which includes improving political education and providing support from religious and community leaders.