Febriany, Sekar Elok
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Stres pada Mahasiswa FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat Kuliah Daring Febriany, Sekar Elok; Alkaff, Raihana Nadra; Rosidati, Catur; Lubis, Siti Rahmah Hidayatullah; Hananingtyas, Izza
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i02.9

Abstract

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat Kemendikbud menetapkan kebijakan pembelajaran secara daring agar dapat mengurangi penularan COVID-19. Kuliah daring merupakan hal yang baru bagi mayoritas mahasiswa sehingga perlu adaptasi dalam penerapannya. Terdapat hambatan yang dihadapi mahasiswa selama kuliah daring, seperti internet yang tidak stabil, sulit untuk menyerap pelajaran, dan pemberian tugas yang banyak. Apabila mahasiswa tidak dapat beradaptasi dengan kuliah daring akan menimbulkan stres. Stres timbul akibat ketidakmampuan mahasiswa dalam adaptasi dengan kuliah daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres pada mahasiswa FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat kuliah daring. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 141 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 56,7% (80 orang) mahasiswa mengalami stres tingkat sedang. Adapun faktor yang berhubungan dengan stres mahasiswa pada penelitian ini adalah jenis kelamin (p value=0,013) dan tekanan berprestasi (p value=0,022). Faktor yang tidak berhubungan yaitu efikasi diri (p value= 0,501), prokrastinasi akademik (p value= 0,055), dukungan sosial (p value= 0,701), dan beban kuliah (p value = 0,061). Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stres saat kuliah daring, mahasiswa harus menyempatkan diri untuk rutin melakukan olahraga serta peregangan setiap dua jam sekali selama 10-15 menit, melaksanakan shalat secara teratur dan khusyuk, serta mahasiswi perlu mengetahui manajemen emosi yang baik.
Analisis Kondisi Kesehatan Berdasarkan Persepsi Hidup Sehat Saat Pandemi Covid-19 Pada Orang Dewasa Hanifah, Laily; Febriany, Sekar Elok; Djaali, Nur Asniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.875

Abstract

COVID-19 menimbulkan perubahan pada status psikologis antara lain meningkatnya kecemasan, stress, dan ketakutan yang berakibat pada gangguan kualitas tidur, keluhan somatik dan keluhan fisik, sehingga terbukti memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Kondisi kesehatan ini sangat dipengaruhi oleh persepsi seseorang terhadap kesehatan itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan kondisi kesehatan dengan persepsi menjalankan pola hidup sehat selama pandemi COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan googleform. Instrumen untuk mengukur kondisi kesehatan dan persepsi gaya hidup sehat dikembangkan oleh peneliti dan telah dipastikan valid dan reliabel. Sebagian besar responden adalah perempuan (72,7%), usia 20 – 29 tahun (60,4%), berpendidikan tinggi (50,2% Pendidikan D3/D4/S1), memiliki kondisi kesehatan yang baik (72,7%), dan memiliki persepsi hidup sehat positif (96,8%). Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (nilai p 0.048) antara persepsi hidup sehat dengan kondisi kesehatan. Persepsi individu tentang pola hidup sehat yang baik di masa pandemi covid-19 sangat membantu dalam meningkatkan imunitas, berperilaku hidup sehat, mengurangi stress dan kecemasan, serta mempertahankan hubungan sosial yang baik.
Analisis Kondisi Kesehatan Berdasarkan Persepsi Hidup Sehat Saat Pandemi Covid-19 Pada Orang Dewasa Hanifah, Laily; Febriany, Sekar Elok; Djaali, Nur Asniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.875

Abstract

COVID-19 menimbulkan perubahan pada status psikologis antara lain meningkatnya kecemasan, stress, dan ketakutan yang berakibat pada gangguan kualitas tidur, keluhan somatik dan keluhan fisik, sehingga terbukti memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Kondisi kesehatan ini sangat dipengaruhi oleh persepsi seseorang terhadap kesehatan itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan kondisi kesehatan dengan persepsi menjalankan pola hidup sehat selama pandemi COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan googleform. Instrumen untuk mengukur kondisi kesehatan dan persepsi gaya hidup sehat dikembangkan oleh peneliti dan telah dipastikan valid dan reliabel. Sebagian besar responden adalah perempuan (72,7%), usia 20 – 29 tahun (60,4%), berpendidikan tinggi (50,2% Pendidikan D3/D4/S1), memiliki kondisi kesehatan yang baik (72,7%), dan memiliki persepsi hidup sehat positif (96,8%). Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (nilai p 0.048) antara persepsi hidup sehat dengan kondisi kesehatan. Persepsi individu tentang pola hidup sehat yang baik di masa pandemi covid-19 sangat membantu dalam meningkatkan imunitas, berperilaku hidup sehat, mengurangi stress dan kecemasan, serta mempertahankan hubungan sosial yang baik.
Rapid Response to Underweight: Effectiveness of a Short-Term Community-Based Intensive Nutritional Intervention Muharani, Filly; Febriany, Sekar Elok; Rahmawati, Santi Deliani; Yamin, Imam Syahputra; Mahwati, Yeni; Wisastra, Danan Panggih
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Vol 11, No 1: Februari 2026
Publisher : Master of Epidemiology, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jekk.v11i1.30548

Abstract

Background: Childhood stunting and undernutrition remain critical global health challenges. While long-term interventions are common, the efficacy of short-term, community-based intensive nutritional interventions (Pos Gizi) requires further empirical evaluation.Objective: This study aimed to analyze the clinical effectiveness of a 12-day intensive nutritional package on weight and height gain among underweight children under five in Garut District, West Java, using a quasi-experimental one-group pretest-posttest design.Methods: The study included 69 children (aged 10–55 months) meeting the inclusion criteria, who received supplementary feeding and intensive health education over 12 days. Anthropometric data were collected at baseline and endline using standardized instruments. Data were analyzed using the Paired t-test and Cohen’s d effect size calculation.Results: Significant improvements were observed in both weight (p < 0.001) and height (p < 0.001) post-intervention. The mean weight gain was 0.20 kg (95% CI: 0.16–0.25), and the mean height gain was 0.65 cm (95% CI: 0.42–0.88). Effect size analysis indicated a large clinical impact on weight     (d = 1.01) and a medium-to-large impact on height (d = 0.68).Conclusion: Short-term intensive nutritional interventions are effective in stimulating rapid weight rehabilitation. While linear growth showed statistical improvement, this likely reflects acute physical recovery rather than permanent structural growth. This model is recommended as an initial acceleration strategy to manage undernutrition.