Febriany, Sekar Elok
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kondisi Kesehatan Berdasarkan Persepsi Hidup Sehat Saat Pandemi Covid-19 Pada Orang Dewasa Hanifah, Laily; Febriany, Sekar Elok; Djaali, Nur Asniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.875

Abstract

COVID-19 menimbulkan perubahan pada status psikologis antara lain meningkatnya kecemasan, stress, dan ketakutan yang berakibat pada gangguan kualitas tidur, keluhan somatik dan keluhan fisik, sehingga terbukti memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Kondisi kesehatan ini sangat dipengaruhi oleh persepsi seseorang terhadap kesehatan itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan kondisi kesehatan dengan persepsi menjalankan pola hidup sehat selama pandemi COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan googleform. Instrumen untuk mengukur kondisi kesehatan dan persepsi gaya hidup sehat dikembangkan oleh peneliti dan telah dipastikan valid dan reliabel. Sebagian besar responden adalah perempuan (72,7%), usia 20 – 29 tahun (60,4%), berpendidikan tinggi (50,2% Pendidikan D3/D4/S1), memiliki kondisi kesehatan yang baik (72,7%), dan memiliki persepsi hidup sehat positif (96,8%). Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (nilai p 0.048) antara persepsi hidup sehat dengan kondisi kesehatan. Persepsi individu tentang pola hidup sehat yang baik di masa pandemi covid-19 sangat membantu dalam meningkatkan imunitas, berperilaku hidup sehat, mengurangi stress dan kecemasan, serta mempertahankan hubungan sosial yang baik.
Analisis Kondisi Kesehatan Berdasarkan Persepsi Hidup Sehat Saat Pandemi Covid-19 Pada Orang Dewasa Hanifah, Laily; Febriany, Sekar Elok; Djaali, Nur Asniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.875

Abstract

COVID-19 menimbulkan perubahan pada status psikologis antara lain meningkatnya kecemasan, stress, dan ketakutan yang berakibat pada gangguan kualitas tidur, keluhan somatik dan keluhan fisik, sehingga terbukti memperburuk kondisi kesehatan seseorang. Kondisi kesehatan ini sangat dipengaruhi oleh persepsi seseorang terhadap kesehatan itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan kondisi kesehatan dengan persepsi menjalankan pola hidup sehat selama pandemi COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan googleform. Instrumen untuk mengukur kondisi kesehatan dan persepsi gaya hidup sehat dikembangkan oleh peneliti dan telah dipastikan valid dan reliabel. Sebagian besar responden adalah perempuan (72,7%), usia 20 – 29 tahun (60,4%), berpendidikan tinggi (50,2% Pendidikan D3/D4/S1), memiliki kondisi kesehatan yang baik (72,7%), dan memiliki persepsi hidup sehat positif (96,8%). Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (nilai p 0.048) antara persepsi hidup sehat dengan kondisi kesehatan. Persepsi individu tentang pola hidup sehat yang baik di masa pandemi covid-19 sangat membantu dalam meningkatkan imunitas, berperilaku hidup sehat, mengurangi stress dan kecemasan, serta mempertahankan hubungan sosial yang baik.
Rapid Response to Underweight: Effectiveness of a Short-Term Community-Based Intensive Nutritional Intervention Muharani, Filly; Febriany, Sekar Elok; Rahmawati, Santi Deliani; Yamin, Imam Syahputra; Mahwati, Yeni; Wisastra, Danan Panggih
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Vol 11, No 1: Februari 2026
Publisher : Master of Epidemiology, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jekk.v11i1.30548

Abstract

Background: Childhood stunting and undernutrition remain critical global health challenges. While long-term interventions are common, the efficacy of short-term, community-based intensive nutritional interventions (Pos Gizi) requires further empirical evaluation.Objective: This study aimed to analyze the clinical effectiveness of a 12-day intensive nutritional package on weight and height gain among underweight children under five in Garut District, West Java, using a quasi-experimental one-group pretest-posttest design.Methods: The study included 69 children (aged 10–55 months) meeting the inclusion criteria, who received supplementary feeding and intensive health education over 12 days. Anthropometric data were collected at baseline and endline using standardized instruments. Data were analyzed using the Paired t-test and Cohen’s d effect size calculation.Results: Significant improvements were observed in both weight (p < 0.001) and height (p < 0.001) post-intervention. The mean weight gain was 0.20 kg (95% CI: 0.16–0.25), and the mean height gain was 0.65 cm (95% CI: 0.42–0.88). Effect size analysis indicated a large clinical impact on weight     (d = 1.01) and a medium-to-large impact on height (d = 0.68).Conclusion: Short-term intensive nutritional interventions are effective in stimulating rapid weight rehabilitation. While linear growth showed statistical improvement, this likely reflects acute physical recovery rather than permanent structural growth. This model is recommended as an initial acceleration strategy to manage undernutrition.