Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Yang Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara: Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Desrita; Hasibuan, Julia Syahriani; Manurung, Vindy Rilani; Sinaga, Jessica
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i1.10275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan gulamah (Johnius trachycephalus) meliputi rasio kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, ukuran pertama kali ikan tertangkap, fekunditas dan diameter telur yang didaratkan di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2022. Sampel ikan gulamah selama penelitian sebanyak 137 ekor yang terdiri dari 65 ekor ikan jantan dan 72 ekor ikan betina. Hasil reproduksi menunjukkan rasio kelamin dalam keadaan seimbang dilihat dari perbandingan ikan jantan dan betina 1:1,09. Ikan gulamah ditemukan pada TKG I-TKG IV. Indeks kematangan gonad jantan 1,109-2,383 dan betina 4,672-7,234. Ukuran pertama kali matang gonad ikan gulamah jantan berukuran 127,596 mm dan betina berukuran 122,727 mm. ukuran pertama kali ikan gulamah jantan tertangkap berukuran 146,690 mm dan betina berukuran 149,720 mm. Fekunditas telur berkisar antara 19.726-110.343 butir, diameter telur berukuran 0,123-0,710 mm. Berdasarkan data diketahui biologi reproduksi ikan gulamah di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai masih dalam keadaan baik
Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Yang Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara: Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Desrita; Hasibuan, Julia Syahriani; Manurung, Vindy Rilani; Sinaga, Jessica
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i1.10275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan gulamah (Johnius trachycephalus) meliputi rasio kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, ukuran pertama kali ikan tertangkap, fekunditas dan diameter telur yang didaratkan di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2022. Sampel ikan gulamah selama penelitian sebanyak 137 ekor yang terdiri dari 65 ekor ikan jantan dan 72 ekor ikan betina. Hasil reproduksi menunjukkan rasio kelamin dalam keadaan seimbang dilihat dari perbandingan ikan jantan dan betina 1:1,09. Ikan gulamah ditemukan pada TKG I-TKG IV. Indeks kematangan gonad jantan 1,109-2,383 dan betina 4,672-7,234. Ukuran pertama kali matang gonad ikan gulamah jantan berukuran 127,596 mm dan betina berukuran 122,727 mm. ukuran pertama kali ikan gulamah jantan tertangkap berukuran 146,690 mm dan betina berukuran 149,720 mm. Fekunditas telur berkisar antara 19.726-110.343 butir, diameter telur berukuran 0,123-0,710 mm. Berdasarkan data diketahui biologi reproduksi ikan gulamah di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai masih dalam keadaan baik
Analysis Of Mangrove Species Diversity On Baros Beach Using The Shannon Wiener Method: English Danu; Sinaga, Jessica; Novia; Putri; Aulya
Indonesian Journal of Bioscience (IJOBI) Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Bioscience (IJOBI)
Publisher : Department of Biology Education FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the diversity of mangrove species in the Baros Beach mangrove ecosystem, Bantul, Yogyakarta, using the Shannon-Wiener diversity index method. Observations were conducted at five stations using line transect sampling, species identification, and measurements of environmental parameters such as temperature, salinity, pH, and light intensity. Five mangrove species were identified: Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorrhiza, Avicennia marina, Nypa fruticans, and Sonneratia sp. The Shannon-Wiener index value (H') was 1.288, indicating a moderate level of species diversity. This diversity is influenced by substrate variation—including muddy, sandy, and mixed types—and local environmental conditions across observation points. Muddy substrates rich in organic matter generally support higher mangrove density. These findings suggest that the Baros Beach ecosystem is relatively stable but still requires ongoing conservation efforts to sustain its biodiversity and prevent environmental degradation. Engaging the local community in protection and routine monitoring is essential for ensuring effective long-term mangrove ecosystem management.