Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

STRUKTUR POPULASI IKAN KURAU Polynemus dubius DI TELUK PALABUHANRATU Julia Syahriani Hasibuan; Mennofatria Boer; Yunizar Ernawati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.741 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v10i2.20654

Abstract

Teluk Palabuhanratu memiliki banyak sumberdaya ikan, salah satunya adalah ikan kurau Polynemus dubius. Aktivitas penangkapan ikan yang terus-menerus dapat mempengaruhi dinamika populasi ikan kurau. Perubahan dinamika populasi dapat diketahui dengan melihat struktur ukuran dan reproduksi ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status populasi ikan kurau P. dubius di Teluk Palabuhanratu melalui pengkajian aspek reproduksi dan dinamika populasi selama bulan Mei-September 2017. Jumlah ikan kurau diperoleh sebanyak 384 ekor ikan jantan dan 556 ekor ikan betina dengan menggunakan metode Penarikan Contoh Acak Berlapis (PCAB). Analisis data terdiri atas sebaran frekuensi panjang, hubungan panjang bobot, serta rasio kelamin dan tingkat kematangan gonad. Hasil penelitiaan diperoleh bahwa rasio kelamin jantan dan betina adalah 1:1,45 (tidak seimbang), tingkat kematangan gonad IV terjadi pada bulan september sebesar 68% jantan dan 38% betina. Hubungan panjang bobot ikan kurau memiliki pola pertumbuhan isometrik didominasi oleh ikan belum matang gonad. Oleh karena itu, status populasi ikan kurau di Palabuhanratu sudah menunjukan overexploited dengan aspek reproduksi yang menunjukkan kondisi TKG yang tidak ideal, nilai Lc<Lm dan menangkap pada musim pemijahan akan mengganggu keberlanjutan populasi ikan ini sedangkan dari sisi dinamika populasi, pertumbuhan ikan yang seragam menunjukkan potensi pertumbuhan ikan semakin rendah dan perlu kehati-hatian dalam menetapkan target tangkapan.
Length Weight Relationship and Reproduction Potential of Eastern Paradise Fish Polynemus dubius in Palabuhanratu Bay: Hubungan Panjang Bobot dan Potensi Reproduksi Ikan Kurau (Polynemus dubius Bleeker, 1853) di Teluk Palabuhanratu Julia Syahriani Hasibuan; Mennofatria Boer; Yunizar Ernawati
Tropical Fisheries Management Journal Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2876.478 KB) | DOI: 10.29244/jppt.v2i1.25317

Abstract

Ikan kurau (Polynemus dubius) merupakan salah satu ikan demersal yang ditangkap oleh nelayan di perairan palabuanratu. Informasi biologi reproduksi P. dubius ini masih sedikit sehingga diperlukan kajian reproduksi bagi pengelolaan di masa mendatang. Penelitian tentang aspek biologi meliputi hubungan panjang bobot, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, fekunditas dan diameter telur dilakukan pada bulan Mei sampai dengan September 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang – bobot ikan kurau mengikuti persamaan W = 0,0000051531L3,0779, dengan nilai b = 3. Dengan demikian ikan kurau mempunyai pola pertumbuhan yang isometrik dimana terdapat keseimbangan antara pertumbuhan panjang dengan pertumbuhan bobot. Proporsi ikan kurau betina lebih dominan dibandingkan proporsi ikan kurau jantan selama penelitian. Proses kematangan gonad terjadi secara bertahap dan mengalami pemijahan secara tidak serentak (partial spawning). Fekunditas ikan kurau berkisar antara 1.027 – 18.580 butir dengan indeks kematangan gonad antara 2,172% - 7,027%.
REPRODUCTIVE BIOLOGY OF Moolgarda sp. IN SEGARA ANAKAN LAGOON CILACAP DISTRICT, CENTRAL JAVA Julia Syahriani Hasibuan; Sulistiono Sulistiono
Journal of Aquaculture Development and Environment Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Aquaculture Development And Environment
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jade.v3i2.3349

Abstract

Segara Anakan lagoon was water located in the estuary between Ciamis regency and Cilacap regency. The purpose of this research is to observe sex ratio, the maturity level of gonad, and the gonad maturity index of Moolgarda sp. Sampling was conducted for three months, from March to May 2017. The method used is a simple random sampling method. The results of research that the sex ratio of Moolgarda sp. male is higher than female. The gonad maturity level of Moolgarda sp. was obtained from levels I, II, III, and IV. The Gonad Maturity Index value Moolgarda sp. males ranged from 0.0022% - 1.3041% while GMI Moolgarda sp. female 0.0424% - 5.5827% with a fecundity of Moolgarda sp. from 7356 - 131350 eggs.
The Dynamics and Water Quality Status of a Tropical Coastal Lake in Anak Laut Lake, Singkil Indonesia Leidonald, Rusdi; Muhtadi, Ahmad Muhtadi; Susetya, Ipanna Enggar; Dewinta, Astrid Fauzia; Hasibuan, Julia Syahriani; Simamora, Lauran F.M.; Saville, Ramadhona
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 3 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.3.329-339

Abstract

Anak Laut Lake a tropical coastal lake in Singkil, Aceh Province, is directly connected to the Indian Ocean on the northwestern part of Sumatra Island. The existence of oil palm plantations in the northern part of Lake Anak Laut has the potential to pollute the lake waters. Therefore, this research aims to determine the dynamics of water quality which is influenced by the tidal cycle and the level of pollution of Lake Anak Laut. This research was conducted on March and April 2023. Water sampling was conducted in four (4) times, following the tidal cycle, namely new month, first quarter, full moon, and last quarter. The sampling was also carried out at high and low tides. The method for determining water pollution is the Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME) and Pollution Index Method (PI). The results of the research show that the current and water level of Anak Laut Lake varies according to the tidal cycle, so the water quality fluctuates greatly following the tidal cycle. The concentration of organic matter and nutrients as well as Total Coliform showed higher in the last quarter phase where the water entering the lake was very low. The high level of organic matter is caused by 'waste' from palm oil plantation activities located north of Anak Laut Lake. The water quality status of Anak Laut Lake is categorized as marginal-poor based on CCME (score 42-66) and moderate based on PI (score 5-8). In general, water quality conditions are "better" at high tide (new month and full moon) than at low tide (first quarter and last quarter).
Studi Pengamatan Pemijahan Metode Semi Alami Parameter Fekunditas, Pembuahan, Daya Tetas Telur dan Sintasan Larva Ikan Koi (Cyprinus carpio) di Desa Perbarakan, Deli Serdang: Studi Pengamatan Pemijahan Metode Semi Alami Manurung, Vindy Rilani; Desrita; Siregar, Rizky Febriansyah; Hasibuan, Julia Syahriani; Khairunnisa; Mujtahidah, Tholibah
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i1.8610

Abstract

Saat ini kelompok budidaya ikan koi di Desa Perbarakan masih terfokus pada proses pemijahan alami sehingga perlu penerapan teknologi pemijahan semi alami yang dinilai dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi ikan koi. Metode eksperimen lapangan yang dilakukan dengan melakukan perbandingan pemijahan alami dengan pemijahan semi alami menggunakan induk ikan koi yang siap dipijahkan dengan perbandingan 2 : 1 yaitu 2 ekor jantan (Kohaku dan Shiro) dan 1 betina (Tancho sanke doitsu) dengan melalui parameter pengamatan fekunditas, derajat pembuahan, daya tetas telur dan sitasan larva. Hasil variasi nilai fekunditas pemijahan alami adalah 7000 butir dan pemijahan semi alami adalah 14.000 butir, derajat pembuhan telur (FR) pemijahan alami adalah 71,42% dan pemijahan semi alami sebesar 85,71%, selanjutnya persentase daya tetas telur ikan koi pada pemijahan alami adalah 90% dan pemijahan semi alami sebesar 95% , sintasan larva tertinggi pada pemijahan semi alami 78,26% sedangkan pada pemijahan alami 44,44%. Sehingga penggunaan bantuan hormon ovaprim dinilai dapat menghemat waktu proses pemijahan dan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingkan dengan teknik pemijahan alami
Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Yang Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara: Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Desrita; Hasibuan, Julia Syahriani; Manurung, Vindy Rilani; Sinaga, Jessica
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i1.10275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan gulamah (Johnius trachycephalus) meliputi rasio kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, ukuran pertama kali ikan tertangkap, fekunditas dan diameter telur yang didaratkan di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2022. Sampel ikan gulamah selama penelitian sebanyak 137 ekor yang terdiri dari 65 ekor ikan jantan dan 72 ekor ikan betina. Hasil reproduksi menunjukkan rasio kelamin dalam keadaan seimbang dilihat dari perbandingan ikan jantan dan betina 1:1,09. Ikan gulamah ditemukan pada TKG I-TKG IV. Indeks kematangan gonad jantan 1,109-2,383 dan betina 4,672-7,234. Ukuran pertama kali matang gonad ikan gulamah jantan berukuran 127,596 mm dan betina berukuran 122,727 mm. ukuran pertama kali ikan gulamah jantan tertangkap berukuran 146,690 mm dan betina berukuran 149,720 mm. Fekunditas telur berkisar antara 19.726-110.343 butir, diameter telur berukuran 0,123-0,710 mm. Berdasarkan data diketahui biologi reproduksi ikan gulamah di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai masih dalam keadaan baik
Studi Pengamatan Pemijahan Metode Semi Alami Parameter Fekunditas, Pembuahan, Daya Tetas Telur dan Sintasan Larva Ikan Koi (Cyprinus carpio) di Desa Perbarakan, Deli Serdang: Studi Pengamatan Pemijahan Metode Semi Alami Manurung, Vindy Rilani; Desrita; Siregar, Rizky Febriansyah; Hasibuan, Julia Syahriani; Khairunnisa; Mujtahidah, Tholibah
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i1.8610

Abstract

Saat ini kelompok budidaya ikan koi di Desa Perbarakan masih terfokus pada proses pemijahan alami sehingga perlu penerapan teknologi pemijahan semi alami yang dinilai dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi ikan koi. Metode eksperimen lapangan yang dilakukan dengan melakukan perbandingan pemijahan alami dengan pemijahan semi alami menggunakan induk ikan koi yang siap dipijahkan dengan perbandingan 2 : 1 yaitu 2 ekor jantan (Kohaku dan Shiro) dan 1 betina (Tancho sanke doitsu) dengan melalui parameter pengamatan fekunditas, derajat pembuahan, daya tetas telur dan sitasan larva. Hasil variasi nilai fekunditas pemijahan alami adalah 7000 butir dan pemijahan semi alami adalah 14.000 butir, derajat pembuhan telur (FR) pemijahan alami adalah 71,42% dan pemijahan semi alami sebesar 85,71%, selanjutnya persentase daya tetas telur ikan koi pada pemijahan alami adalah 90% dan pemijahan semi alami sebesar 95% , sintasan larva tertinggi pada pemijahan semi alami 78,26% sedangkan pada pemijahan alami 44,44%. Sehingga penggunaan bantuan hormon ovaprim dinilai dapat menghemat waktu proses pemijahan dan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingkan dengan teknik pemijahan alami
Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Yang Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara: Biologi Reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachycephalus, Bleeker 1851) Desrita; Hasibuan, Julia Syahriani; Manurung, Vindy Rilani; Sinaga, Jessica
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i1.10275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan gulamah (Johnius trachycephalus) meliputi rasio kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, ukuran pertama kali ikan tertangkap, fekunditas dan diameter telur yang didaratkan di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2022. Sampel ikan gulamah selama penelitian sebanyak 137 ekor yang terdiri dari 65 ekor ikan jantan dan 72 ekor ikan betina. Hasil reproduksi menunjukkan rasio kelamin dalam keadaan seimbang dilihat dari perbandingan ikan jantan dan betina 1:1,09. Ikan gulamah ditemukan pada TKG I-TKG IV. Indeks kematangan gonad jantan 1,109-2,383 dan betina 4,672-7,234. Ukuran pertama kali matang gonad ikan gulamah jantan berukuran 127,596 mm dan betina berukuran 122,727 mm. ukuran pertama kali ikan gulamah jantan tertangkap berukuran 146,690 mm dan betina berukuran 149,720 mm. Fekunditas telur berkisar antara 19.726-110.343 butir, diameter telur berukuran 0,123-0,710 mm. Berdasarkan data diketahui biologi reproduksi ikan gulamah di TPI Tanjung Beringin Serdang Bedagai masih dalam keadaan baik
Seedling Growth Evaluation of Rehabilitated Mangrove and Carbon Estimation of Two Types of Mangroves in Perlis, Langkat, North Sumatra Ahmad Hisyam Pulungan; Basyuni, M; Rizka Amelia; Irvan; Astrid Fauzia Dewinta; Julia Syahriani Hasibuan; Itchika Sivaipram
Journal of Sylva Indonesiana Vol. 7 No. 02 (2024): Journal of Sylva Indonesiana
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsi.v7i02.13463

Abstract

Perlis Village is around the mangrove forest in Langkat Regency, North Sumatra, Indonesia. This village has several barren lands potentially planted with mangroves. They were considering that the livelihoods of most of the people were fishermen and mangrove crab catchers. It is necessary to plant and rehabilitate damaged mangrove forests to restore and repair the ecosystem in Perlis Village. Planting activities were carried out in locations considered suitable for planting 200 seedlings. Three transects were made to obtain vegetation analysis data and carbon content. Each transect consists of six plots in natural forest and restoration forest. When the seedlings at the planting location were 3 months old, observations were carried out again, and of the 135 plants, approximately 67.16 percent were still alive from a total of 200 seedlings planted. Carbon storage in natural forests is 69 Mg ha-1 and 41.64 Mg ha-1 in restoration forests. By enriching the methods and estimating the potential carbon stocks of natural and rehabilitated mangroves in Perlis village in the context of Indonesia's climate change mitigation strategy, it is hoped that this information has the potential to help the blue carbon research community and policymakers
Education on making environmentally friendly organic fertilizer to farming community in Kwala Bingai village Hafnes Wahyuni; Sebayang, Nur Ulina Warnisyah; Sipayung, Antonio Marro; Khairunnisa; Hasibuan, Julia Syahriani
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.161 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v5i2.5011

Abstract

The problem of fertilizers is often a factor inhibiting agricultural development. This is due to, among other things, the relatively high price of fertilizers, limited supply, decreasing type and quality, which makes it difficult for farmers to obtain fertilizers according to their needs. An alternative to anticipating and overcoming fertilizer shortages is that farmers are encouraged to use organic fertilizers or compost. Based on these considerations, outreach activities to farmers and direct training have been carried out in August-October 2020 in Kwala Bingai Village, Stabat District, Langkat Regency, Sumatera Utara Province. The results obtained are that these activities provide many benefits to farmers such as utilizing agricultural waste for making organic fertilizers so that they are not wasted and can overcome fertilizer scarcity and high fertilizer prices by making simple organic fertilizers. and this activity should be done frequently so that agricultural waste can be utilized.