Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan antara Motivasi Kerja dengan Produktivitas Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Ratatotok Buyat Kakambong, Evart Jonad; Sibua, Siska N.; Sarayar, Christiane
Journal Of Community and Emergency Vol 4 No 1 (2016): Journal Of Community & Emergency
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dan disiplin kerja pada perawat merupakan hal yang penting karena pada setiap perawat yang mempunyai motivasi tinggi dapat melakukan pekerjaan dengan antusias dan bekerja keras untuk mencapai produktivitas kerja yang tinggi. Produktivitas kerja perawat dipengaruhi oleh keefektifan dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengidentifikasi hubungan motivasi kerja dengan produktivitas kerja perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Ratatotok Buyat. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi pada penelitian ini yaitu perawat yang berada di Rumah Sakit Umum Pusat Ratatotok Buyat berjumlah 44 orang, yang ditentukan dengan menggunakan Purposive samplin. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 responden. Data dianalisa dengan menggunakan uji statistic chi-square dengan tingkat kemaknaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi kerja dengan Produktivitas kerja perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Ratatotok Buyat.
PENGARUH MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRA-HEMODIALISIS DI RUANG DAHLIA BLU RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Sarayar, Christiane; Mulyadi, Ns .; Palandeng, Henry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2172

Abstract

Abstract: Hypertension is an abnormal high blood pressure on three different measurement occasion. Hypertension is one of the chronic kidney disease factors and vice versa it could be caused by chronic kidney disease. Hemodialysis is one of treatment methods for kidney failure. Music is an organized hearing stimulation consist of melody, rhythm, harmony, timbre, shape and style. This research’s purpose is to examine effect of classic music on blood pressure of pre-hemodialysis patient in Dahlia Room BLU RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado. This research is using the quasi research design experiment with the Non equivalent control group. Sample is 15 subjects for experiment group and 15 subjects for control group, that selected by Purposive Sampling. Data analysis used by wilcoxon test with significance level α=0,05. The result, p value = 0,00 (<α=0,05) for experiment group with classic music intervention, and p value= 1, 00 (>α=0,05) for control group. The conclusion of this research is there is an effect of classical music on decreasing blood pressure of pre-hemodialysis patient in Dahlia Room BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Expected this result will be useful to science, application of nursing cares dan for the next research. Keywords: Hypertension, hemodialysis, classic music Abstrak: Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal dan diukur pada tiga kesempatan yang berbeda. Hipertensi merupakan salah satu pemicu gagal ginjal dan sebaliknya hipertensi dapat disebabkan oleh gagal ginjal. Hemodialisis merupakan terapi untuk gagal ginjal. Musik adalah sebuah rangsangan pendengaran yang terorganisir, terdiri atas melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien pra-hemodialisis di ruang Dahlia BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan rancangan Non-equivalent Control Group. Sampel yang digunakan, 15 subjek untuk kelompok eksperimen dan 15 subjek untuk kelompok kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik analisa data menggunakan uji wilcoxon dengan nilai kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian nilai p value = 0,00 (< α = 0,05) untuk kelompok eksperimen dengan intervensi musik klasik sedangkan untuk kelompok kontrol didapatkan nilai p value = 1,00 (> α = 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien pra-hemodialisis di Ruang Dahlia BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna untuk ilmu pengetahuan, aplikasi dalam proses keperawatan dan untuk penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Hipertensi, Hemodialisis, Musik klasik
B Pengembangan Diri Mahasiswa Kesehatan Dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Komunikasi Era 4.0 Ake Royke Calvin Langingi; Mareyke Y. L. Sepang; Cicilia K. Lariwu; Christiane Sarayar; Chintami L. Watak; Gita Karouw; Prisilia M. Toreh; Zefania I. Pagayang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.177 KB)

Abstract

It is proven that the development of communication technology can change the pattern of communication in human life. However, humans should not be governed by technology, but humans are essentially the regulators of technology. The problem is where is the human position in the development of communication technology. Health students need to understand this concept so they don't get caught up in the development of communication technology in the 4.0 era. The purpose of this Community Service activity is to explain to students the importance of self-development in dealing with developments in communication technology in the 4.0 era. The method used is an interactive lecture method and direct question and answer for students. The result of providing this education is an increased understanding of the importance of self-development in dealing with developments in communication technology in the 4.0 era. Self-development in question is self-adjustment to a position as a consumer in communicating, such as the benefits of the internet, the benefits of smartphones, television and so on. The result of this activity is the need for counseling and training on the transformation of self-development to be better on an ongoing basis from the institution, especially so that it has a positive impact on students and institutions.
Indeks Masa Tubuh, Riwayat Keluarga dan Kebiasaan Konsumsi Gula: Faktor Dominan Penyebab Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lanjut Usia di Kota Tomohon Lariwu, Cicilia Karlina; Sarayar, Christiane Prisilia; Pondaag, Linnie; Merentek, Grace; Lontaan, Ever M
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.379-386.2024

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu masalah kesehatan yang terus berkembang di berbagai belahan dunia. Bukan hanya di negara-negara maju, negara berkembang seperti Indonesia juga memiliki prevalensi tinggi untuk kasus DMT2. Penyakit ini ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah dan ketidaknormalan sekresi insulin. DMT2 memiliki berbagai faktor risiko, diantaranya riwayat merokok, riwayat keluarga dengan DMT2, overweight dan obesitas dan kebiasaan konsumsi gula. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis hubungan riwayat merokok, riwayat keluarga, indeks masa tubuh (IMT) dan kebiasaan mengonsumsi gula dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional study, dengan populasi mencakup lanjut usia di Kelurahan Lahendong Wilayah Kerja Puskesmas Lansot Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon, dengan jumlah sampel sebanyak 316 orang lanjut usia yang terdiri dari 79 lansia penderita DMT2 dan 237 lansia bukan penderita DMT2. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, timbangan badan, mikrotoa, alat pengukur gula darah dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini diperoleh ada tiga faktor yang dominan menyebabkan DMT2, yaitu indeks masa tubuh (IMT), riwayat keluarga dan kebiasaan konsumsi minuman berpemanis. Indeks masa tubuh merupakan faktor risiko paling dominan terhadap terjadinya DMT2 dengan nilai OR= 4,516. Disarankan bagi pihak Puskesmas Lansot dan Dinas Kesehatan Kota Tomohon untuk terus melakukan pemantauan secara rutin kepada lanjut usia yang ada di Kelurahan Lahendong, bekerjasama dengan pihak-pihak perguruan tinggi untuk memberikan edukasi agar kepatuhan dan kesadaran masyarakat akan faktor risiko DMT2 meningkat dan akhirnya menekan angka morbiditas dan mortalitas akibat DMT2.
PENGARUH SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA Sarayar, Christiane; Pondaa, Angelia; Lariwu, Cicilia Karlina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.47338

Abstract

Lansia membutuhkan setidaknya 7 jam tidur malam namum sekitar 50% lansia mengalami kesulitan untuk memulai tidur dan untuk tetap tertidur dimalam hari. Keadaan seperti mengkonsumsi obat-obatan tertentu, masalah kesehatan dan gangguan tidur yang mendasar sering menjadi penyebab lansia tidak mendapatkan tidur yang berkualitas dengan waktu tidur yang cukup. Hal ini umum terjadi pada lansia namun apabila terjadi berulang-ulang dan terus menerus dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatannya. National Sleep Foundation melaporkan bahwa lebih dari 57% lansia mengalami penurunan kualitas hidup dan penurunan kesehatan akibat gangguan tidur yang dialaminya. Modifikasi kebiasaan, perilaku dan lingkungan sangat penting dilakukan untuk membantu lansia mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas, modifikasi ini dikenal dengan istilah Sleep Hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Sleep Hygiene terhadap kualitas tidur lansia di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Paniki Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan design penelitian quasi eksperiment One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 36 sampel penelitian yang diambil dengan metode total sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini ialah Pittsburgh Sleep Quality Index untuk mengukur kualitas tidur lansia sebelum dan sesudah terapi Sleep Hygiene. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat mengunakan uji Wilcoxon sebagai uji alternative karena distribusi data yang tidak normal dengan hasil yang didapatkan 0,000 < nilai a 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan ada pengaruh sleep hygiene terhadap kualitas tidur lansia.
Peningkatan Kesehatan Mental Pada Lanjut Usia Melalui Terapi Aktivitas Kelompok Di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Paniki Manado Enggune, Meilita; E. Lumi, Welmin M.; Runtu, Andro R.; Lolowang, Nolla L.; Merentek, Grace A.; Musak, Rivolta A.; Pondaa, Angelia; P. Sarayar, Christiane; Pondaag, Linnie; Lariwu, Cicilia; Tumiwa, Finni F.; Waworuntu, Marieska Y.; Surya, Welong S.; Timbuleng, Pingkan C.; Lontaan, Ever M.; Sumarauw, Jeane L. I.; Regar, Maria J.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Panti Sosial Senja Cerah Paniki Manado dan bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui intervensi terpadu satu hari yang mencakup aspek kesehatan mental dan fisik secara holistik. Latar belakang program didasari oleh tingginya prevalensi depresi, kecemasan, dan komplikasi fisik seperti ulkus diabetik pada lansia di panti sosial. Intervensi dilakukan melalui terapi aktivitas kelompok (TAK), reminiscence therapy berbasis budaya lokal, serta skrining kaki diabetik sesuai pedoman IWGDF. Sebanyak 36 lansia terlibat sebagai peserta utama, didampingi oleh tim pelaksana dari STIKES Bethesda Tomohon yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Program juga melibatkan pelatihan kepada 10 pengurus panti untuk mendukung keberlanjutan intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterlibatan sosial, pemahaman perawatan kaki diabetik, dan semangat hidup lansia. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara. Program ini menonjolkan pendekatan inovatif dengan integrasi terapi budaya, teknologi sederhana, dan penguatan kapasitas institusi. Ke depan, model ini dapat direplikasi di panti sosial lain serta dijadikan dasar penyusunan kebijakan pelayanan lansia. Program ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs poin 3 terkait kesehatan dan kesejahteraan yang inklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI KELURAHAN LAHENDONG TOMOHON SELATAN Sarayar, Christiane Prisilia; Pondaa, Angelia; Pondaag, Linni
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i2.139

Abstract

As people get older, their sleep needs and patterns will changes of an aging, but this varies greatly between individuals. After the age of 60 years and above, night sleep tends to be shorter, lighter and disturbed by several awakenings. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) in 2024 recommends that the elderly get 7-8 hours of sleep every day. In addition to quantity, sleep quality is necessary to get physical, mental and emotional benefits. Sleep quality, sleep duration, sleep satisfaction and consistency are important components of meeting human sleep needs. Indonesia since 2021 has entered an ageing population structure, around 1 in 10 residents are elderly. In North Sulawesi, based on statistical data on the elderly in 2023, 13.70% of the population is >60 years old, and in Tomohon City, the number of elderly people in 2022 is 14,394 people This study was conducted to determine the factors that affect the quality of sleep of the elderly in Kelurahan Lahendong, Tomohon City in 2024, using a quantitative method with a cross-sectional design. The study involved 87 respondents and analyzed the relationship between age, gender, and history of chronic diseases and sleep quality in the elderly. The results showed that 57.5% of the elderly had poor sleep quality, and based on bivariate analysis, it showed that there was a relationship between age, gender, and history of chronic diseases with the sleep quality of the elderly. These findings could be the source for further research on improving sleep quality in the elderly.
Overview of Family Support for Elderly with Hypertension in Kakaskasen 3 and Kakaskasen, Tomohon City, North of Sulawesi Enggune, Meilita; Nolla Lolowang; Christiane Sarayar; Ebenhaezer Kolinug
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8800

Abstract

Hypertension is one of the most common chronic diseases experienced by the elderly. One key factor in the successful management of hypertension in older adults is family support. Families serve as the entry point in both the prevention and treatment of diseases, as they are the first to recognize early signs of illness, provide health education, and ensure that family members maintain a healthy lifestyle. This study aims to describe the family support for elderly patients with hypertension in Kakaskasen 3 and Kakaskasen, working areas of the Kakaskasen Public Health Center, Tomohon City. This research employed a quantitative descriptive method with purposive sampling. The instrument used was a questionnaire, with a total of 149 respondents. The findings revealed that 67 respondents (44.97%) received good family support, 78 respondents (52.35%) received moderate support, and 4 respondents (2.68%) received poor support. These results indicate that the majority of elderly individuals received moderate support. However, family support should be further optimized so that the elderly feel secure, respected, cared for, and their daily needs are fulfilled. The results of this study are expected to serve as an evaluation material for Kakaskasen Public Health Center to enhance the active role of families in supporting elderly patients with hypertension, through health education, home visits, and continuous assistance.
Edukasi Kesehatan Sleep Hygiene untuk Lansia di Kelurahan Lansot Wilayah Kerja Puskesmas Lansot Tomohon Selatan Lolowang, Nolla Lisa; Sarayar, Christiane; Pondaag, Linnie
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1106

Abstract

Perubahan fisik, pikologis maupun sosial akan dihadapi seseorang ketika memasuki masa lansia, usia 60 tahun. Salah satu perubahan fisik yang akan dirasakan adalah gangguan tidur. Tingkat gangguan tidur jauh lebih tinggi pada lansia karena adanya penuaan. Gangguan tidur atau disebut insomnia merupakan salah satu gangguan yang paling dikeluhkan lansia. Untuk mengatasi masalah insomnia ini maka dipandang perlu untuk melakukan edukasi tentang sleep hygiene pada lansia. Sleep Hygiene merupakan terapi non farmakologis modifikasi perilaku dan lingkungan yang dapat mempengaruhi dan meningkatkan kualitas tidur. Metode yang digunakan adalah ceramah, penyuluhan secara langsung mengenai sleep hygiene menggunakan media leaflet. Materi yang diberikan berisi definisi, tujuan, manfaat serta cara mengaplikasikan intervensi sleep hygiene. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan bahwa lansia memperoleh pengetahuan baru tentang sleep hygiene dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Kegiatan ini mendapat respon yang antusias dari peserta. Menurut penuturan lansia, masalah sulit tidur yang mereka alami sering membuat merasa tidak nyaman dan tidak tahu bagaimana cara mengatasinya oleh karena itu Pemerintah Kelurahan Lahendong dan Puskesmas Lansot tentu mengharapkan kehadiran akademisi dan praktisi kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada melalui penyuluhan yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan Diabetes Mellitus dan Deteksi Kadar Gula Darah pada Lansia Ruben Runtu, Andro; Enggune, Meilita; Pondaag, Angelia; Lariwu, Cicilia; Sarayar, Christiane; Linnie Pondaag; Lolowang, Nolla; Merentek, Grace; Lontaan, Ever; Sumarauw, Jeane
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.3009

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan yang memerlukan pengendalian kadar gula darah seumur hidup untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Secara alami lansia akan mengalami penurunan dalam status kesehatannya, salah satunya penyakit DM. Ketidaktahuan para lansia mengenai bahaya diabetes, pencegahan dan pengendaliannya menyebabkan semakin meningkatnya penyakit ini di masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang DM dan deteksi kadar gula darah di Desa Lahendong wilayah kerja Puskesmas Lansot Kota Tomohon. Penyuluhan ini sangat bersifat solutif dan pencegahan dini karena mengajarkan lansia tentang cara-cara untuk mengelola diabetes mellitus, termasuk pengaturan pola makan sehat, olahraga teratur, pemantauan kadar gula darah, dan pengelolaan stres. Tujuannya adalah agar lansia dapat mengambil tindakan yang tepat dalam mengelola kondisi mereka dan mencegah komplikasi yang mungkin timbul.Metode pengabdian yang diberikan meliputi pendidikan kesehatan tentang DM dan deteksi gula darah, yang dilakukan oleh dosen, sasaran kepada lansia. Berdasarkan hasil kegiatan, total peserta yang mendapat penyuluhan kesehatan tentang DM berjumlah 55 peserta. Pemeriksaan deteksi kadar gula darah didapatkan 11 peserta (20%) menderita diabetes, 4 peserta (7,28%) pradiabetes, dan 40 peserta (72,72%) memiliki gula darah normal. Diharapkan agar lansia dapat melakukan pemeriksaan secara rutin untuk kadar gula darah dan dapat mengikuti kegiatan edukasi untuk kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas.