Leny Julia Lingga
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERKALIAN SD NEGERI 021 TARAI BANGUN DENGAN MEDIA GAMBAR TAHUN AJARAN 2020/2021 Zikri Hanafitra; Leny Julia Lingga
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi perkalian dengan menggunakan media gambar. Peneliti menggunakan gambar sebagai media pembelajaran melalui video simulasi agar siswa dapat dengan mudah memahami konsep perkalian. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 021 Tarai Bangun pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang yang terdiri dari 13 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak 2 siklus yang mana pada masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi. Pada video simulasi siklus I guru belum maksimal menyampaikan materi pelajaran namun dengan menggunkaan media gambar siswa terlihat antusias dan semangat mengikuti pelajaran. Pada video simulasi siklus II guru tidak memberikan penguatan kepada siswa berupa reward namun siswa sudah aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil akhir penelitian melalui video simulasi pembelajaran menunjukkan mulai dari observasi awal,Siklus I dan siklus II mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian. Dari data hasil penelitian yang diperoleh maka media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi perkalian yang dilakukan dikelas II SDN 021 Tarai Bangun.
Pengaruh Model Role Playing Terhadap Keaktifan siswa kelas V Dalam Mata Pelajaran IPS Di SDN 141 Pekanbaru Putri, Oriza Sativa; Leny Julia Lingga
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Role Playing terhadap keaktifan siswa dalam mata pelajaran IPS kelas V di SDN 141 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen, yaitu One Group Pretest-Posttest Design dengan sampel sebanyak 31 siswa kelas VA, sedangkan uji coba instrumen dilakukan pada siswa kelas VB dengan jumlah 23 siswa. Instrumen penelitian berupa angket keaktifan siswa dengan menggunakan angket skala Likert dan lembar observasi penggunaan model pembelajaran Role Playing aktivitas guru dan siswa menggunakan observasi angket skala Guttment, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitras, uji homogenitas dan uji-t (paired sample t-test), regresi linier sederhana, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata keaktifan siswa dari 51,61 pada pretest menjadi 74,29 pada posttest dengan selisih 22,65 poin. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan Role Playing. Uji regresi linier sederhana juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis alternatif diterima, dengan kontribusi model Role Playing terhadap peningkatan keaktifan siswa sebesar 90,7%, sementara 9,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, model Role Playing terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keaktifan siswa karena mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, mendorong partisipasi aktif, serta menjadikan pembelajaran IPS lebih bermakna.
Empowering elementary students’ higher-order thinking and creativity: the role of a problem-solving learning model with mentimeter integration in social sciences Leny Julia Lingga; Siti Quratul Ain; Muhamad Nukman; Chantika Resdayanti; Rizqi Fajar Adi Putra
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 6 (2025): December
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i6.887-899

Abstract

The present study explores the role of problem-solving learning models integrated with Mentimeter media in empowering higher-order thinking skills (HOTS) and creativity in social sciences learning at the elementary school level. A quasi-experimental, non-equivalent control-group design was used, involving two classes purposively selected. A total of 70 students were enrolled, 34 in the experimental class and 36 in the control class. Data were collected using essay tests that measured students' HOTS and creativity, then analysed using MANOVA after meeting the assumptions of normality and homogeneity. The results yielded a significant difference between the experimental class, taught using the problem-solving model with Mentimeter integration, and the control class, taught using the conventional teaching model, both in HOTS (p < 0.001) and in creativity (p < 0.001). These findings confirm the importance of combining problem-solving pedagogy with interactive technology tools in empowering elementary school students' cognitive and creative skills in social sciences learning.
TEACHERS' STRATEGIES FOR MANAGING TIME AND COSTS IN PROJECT-BASED LEARNING IN SOCIAL SCIENCE LEARNING CLASS V SDN 113 PEKANBARU: Strategi Guru Mengatur Waktu dan Biaya dalam Project-Based Learning pada Pembelajaran IPAS Kelas V SDN 113 Pekanbaru Ari Hasriansyah; Leny Julia Lingga
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6806

Abstract

This study aims to analyze the cultural meaning and structural typology of the salutation used in the various military languages of the Indonesian Navy, as well as to trace its historical development in the socio-cultural context of the Indonesian military. The military language of the Indonesian Navy has its own characteristics that reflect discipline, hierarchy, and honor values that are firmly rooted in the culture of military organizations. The method used is a qualitative descriptive method with a cultural, and historical linguistic approach. Data were obtained through observations, interviews, and studies of official documents and military archives. The results of the study show that the salutation in the military language of the TNI AL has a social and symbolic function that affirms identity, solidarity, and hierarchical structure between members. In terms of structural typology, it was found that there was a pattern of greetings that were systematically arranged based on rank, position, and the context of formal and informal communication. Meanwhile, culturally, each form of greeting contains basic values such as loyalty, respect for superiors, and corps spirit. From a historical perspective, the use of the greeting has evolved from the influence of colonial military traditions to the formation of a national identity that is typical of Indonesia. Thus, the greeting of respect in the military language of the TNI Navy is not only a form of verbal communication, but also a reflection of cultural values, military discipline, and historical heritage that shape the character of the TNI Navy institution to this day.