Saputra, Septian Aditya
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Lilin Aromaterapi Syahputra, Febryan Rama; Aini, Syaiba Qurrotul; Prameswari, Gloria Win; Putri, Revi Ardiana; Safitri, Aurelia Ayu; Fuad, Muhammad Shofil; Kenia, Firanti Marshela; Saputra, Septian Aditya; Tukiman, Tukiman
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i2.3803

Abstract

Kebutuhan miyak goreng di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, menyebabkan naiknya volume limbah minyak jelantah yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga khususnya minyak jelantah, meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola limbah, serta menambah keterampilan dalam pembuatan lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai bahaya minyak jelantah dan demonstrasi singkat pembuatan lilin aromaterapi. Proses pembuatan lilin dilakukan dengan mencampur minyak jelantah dengan stearin dengan perbandingan 3:1 dan minyak esensial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami dan membuat lilin aromaterapi, serta meningkatnya kesadaran dan keterampilan dalam mengolah limbah minyak jelantah. Pemanfaatan minyak jelantah sebagai lilin aromaterapi tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat, serta mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
Efektivitas Program Kalimasada Melalui Pelayanan Sayang Warga Di Kelurahan Gebang Putih Kota Surabaya Saputra, Septian Aditya; Nawangsari, Ertien Rining
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11516410

Abstract

Tujuan dari Program Kalimasada adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan. Program ini memberikan kemudahan dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat,sehingga mengedepankan pelayanan yang cepat,mudah,dan efisien waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas Program Kalimasada yang diterapkan melalui Pelayanan Sayang Warga di Kelurahan Gebang Putih, Kota Surabaya. Metode penelitian melibatkan analisis data diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) Keberhasilan Program Kalimasada sudah berjalan dengan cukup baik,masyarakat cukup antusias untuk mengurus dokumen adminduk yang belum dimiliki sebab mereka tidak harus jauh-jauh datang langsung ke Kantor Dispendukcapil Kota Surabaya.2.) Keberhasilan sasaran Program Kalimasada belum tepat sasaran,karena masyarakat yang sudah lansia ataupun yang kurang memahami teknologi tidak mengetahui apa Program Kalimasada itu sendiri,sehingga menyulitkan mereka dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan yang diperlukannya. 3.)Kepuasan terhadap Program Kalimasada dapat dikatakan cukup puas,masyarakat sangat terbantu dalam mengurus dokumen adminduk tanpa harus datang ke Kantor Dispendukcapil dengan prosedur yang sangat mudah,walaupun masyarakat yang sudah lansia dan yang kurang mengerti teknologi sedikit kesulitan dalam memahami Program Kalimasada.4.) Output yang dihasilkan oleh Program Kalimasada lebih besar daripada input yang diberikan, walapun Dispendukcapil Kota Surabaya harus menyiapkan input seperti berbagai fasiltas penunjang Program Kalimasada akan tetapi dapat menghasilkan Output yang lebih besar yaitu pelayanan yang cepat ,mudah,dan efisien waktu.5.)Program Kalimasada sudah cukup berhasil dalam mencapai tujuannya. Hal ini juga dapat dilihat dari jumlah masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan yang meningkat setiap tahunnya dibanding sebelum Program Kalimasada ini diluncurkan. Kesimpulan bahwa Efektivitas Program Kalimasada cukup efektif memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Kelurahan Gebang Putih Kota Surabaya,sebab masyarakat cukup terbantu mengurus dokumen adminduk tanpa harus datang ke Kantor Dispendukcapil Kota Surabaya.
Collaborative Governance in The Lontong Kupang Program of The Surabaya City Government Saputra, Septian Aditya; Wibawani, Sri
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 14, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.14.2.%p.2025

Abstract

The Lontong Kupang Program is an integrated online service, a one-gate system between the Surabaya Population and Civil Registry Office, the Surabaya Religious Court, and the Surabaya Ministry of Religion. One of the services available in Lontong Kupang is the Mass Marriage Confirmation, which is part of the public service innovation. This program still requires further collaboration so that this program runs optimally. The purpose of this study was to analyze and describe in depth Collaborative Governance in the Lontong Kupang Program of the Surabaya City Government. This type of research is descriptive qualitative. Determination of informants through purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. Collaborative governance is analyzed using the theory of Ansel & Gash (2008). The results of the study indicate that 1.) The initial conditions of the program begin with adequate readiness, including shared understanding, resources, and collaborative encouragement. 2.) The institutional design is quite structured with the participation of various parties and MoUs between government agencies, but there are weaknesses in the rules for collaboration with non-governmental institutions. 3.) The leadership of the head of the Surabaya City Population and Civil Registry Office has been effective in facilitating communication and coordination. 4.) The collaborative process shows positive results, although socialization and target achievement still need to be improved for more optimal results. So it can be concluded that collaborative governance in the Lontong Kupang Program has been running well, but further optimization is needed.