Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Lilin Aromaterapi Syahputra, Febryan Rama; Aini, Syaiba Qurrotul; Prameswari, Gloria Win; Putri, Revi Ardiana; Safitri, Aurelia Ayu; Fuad, Muhammad Shofil; Kenia, Firanti Marshela; Saputra, Septian Aditya; Tukiman, Tukiman
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i2.3803

Abstract

Kebutuhan miyak goreng di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, menyebabkan naiknya volume limbah minyak jelantah yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga khususnya minyak jelantah, meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola limbah, serta menambah keterampilan dalam pembuatan lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai bahaya minyak jelantah dan demonstrasi singkat pembuatan lilin aromaterapi. Proses pembuatan lilin dilakukan dengan mencampur minyak jelantah dengan stearin dengan perbandingan 3:1 dan minyak esensial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami dan membuat lilin aromaterapi, serta meningkatnya kesadaran dan keterampilan dalam mengolah limbah minyak jelantah. Pemanfaatan minyak jelantah sebagai lilin aromaterapi tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat, serta mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
Synthesis and Characterization of Silica-Potassium-Phosphate Solid Fertilizer Derived from Sugarcane Bagasse Ash Ahmad, Naufal Ramadhan; Syahputra, Febryan Rama; Puspitawat, Ika Nawang; Sani, Sani
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i1.874

Abstract

This research aimed to synthesise and characterise Silica-Potassium-Phosphate (Si-K-P) solid fertiliser using sugarcane bagasse ash as a silica source. The process involved silica extraction using potassium hydroxide (KOH) followed by polymerization with Phosphoric Acid () under varying conditions of pH (5, 6, 7, 8, 9) and alkali silica concentrations (16.67%, 20%, 25%, 33.3%, and 50%). Characterisation methods included X-ray fluorescence (XRF), Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), and scanning electron microscopy (SEM). The results revealed that the raw sugarcane bagasse ash contained 69.2% silica (). The synthesis conditions significantly influenced the final nutrient composition; the highest silica content of 22.8% was achieved at pH 7, the maximum potassium content of 59.9% at pH 9, and the highest phosphate content of 37.7% at pH 5. FTIR analysis confirmed the formation of siloxane (), while SEM imaging showed a porous agglomerated morphology. This study demonstrates that sugarcane bagasse ash can be effectively converted into a value-added multinutrient fertilizer. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs): SDG 2: Zero HungerSDG 12: Responsible Consumption and ProductionSDG 9: Industry, Innovation and InfrastructureSDG 13: Climate Action