Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pembuatan Aksesoris Jilbab dari Kain Perca pada Remaja Putri di Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara Suryana, Syarifah; Aisyah, St.; Maida, Andi Nur
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Limbah kain perca merupakan limbah organik yang sulit diurai oleh lingkungan. Limbah ini sering menjadi permasalahan karena biasanya hanya dibiarkan menumpuk atau kemudian dibakar sehingga akan menjadi pencemaran lingkungan Oleh karena itu diperlukan adanya pemanfaatan kembali limbah kain perca menjadi produk-produk yang memiliki daya jual dan nilai estetika.  Remaja putri di Desa Tamasaju sehari-hari berpenampilan mengenakan jilbab. Penampilan dalam berjilbab perlu diimbangi dengan penggunaan aksesorisnya, sehingga kebutuhan akan aksesoris jilbab pun semakin meningkat serta dapat menjadi sumber penghasilan. Persoalan yang dihadapi adalah remaja putri di Desa Tamasaju belum memiliki pengetahuan dan keterampilan sehingga perlu diberikan solusi pemecahan yakni melakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan yaitu: “Pelatihan Pembuatan Aksesoris Jilbab” Khalayak sasaran kegiatan ini adalah remaja putri di Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.Kata kunci: Pelatihan, Aksesoris Jilbab, Kain Perca.
Social media impact on cosmetology students in enhancing makeup techniques ability and their character building Maida, Andi Nur; Burhanuddin, Izmi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 30 No. 2 (2024): (October)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v30i2.78888

Abstract

Social media with various platforms offered has become an integral part for the millennial generation which is currently used as a means of expressing themselves, obtaining information, communicating, learning and sharing stories of experiences and becoming a place to complain so that in the process this social media will continue to play an important role in the future. This study is a type of quantitative research that aims to find out (1) The description of social media in the makeup techniques of makeup students (2) Description of character formation of make-up students (3) The impact of social media on make-up techniques in the formation of character of make-up students, Family Welfare Education Department, Faculty of Engineering, Makassar State University, with a research sample of 39 students taken . based on simple random sampling method . Data collection techniques used is observation , documentation and questionnaires ( surveys ). Data analysis techniques using analysis descriptive , prerequisite test analysis and analysis test simple linear regression . Research results shows that (1) The description of the use of social media in the make-up techniques of make-up students with indicators of user frequency, type of content, make-up techniques and cosmetic products in general is described in the high category 48.72% ( 2) The description of the formation of the character of make-up students based on character formation with indicators of self-confidence, discipline, honesty, and responsibility in general is described in the moderate category 51.29% (3) The impact of social media in make-up techniques on the formation of character of make-up students in the Family Welfare Education Department, Faculty of Engineering, Makassar State University that the magnitude of the influence of social media in make-up techniques can be seen from the results of a simple regression analysis, the calculation results show F count = 279.175 with Sig. 0.000, then the test is significant at the significance level α = 0.05. The calculation results show t count = 16.709 with Sig. 0.000, then the test is significant at the significance level α = 0.05. The conclusion is that the perspective, attitude, patience, self-confidence of students sometimes do not match the expectations and desires seen on social media, so that it greatly influences the makeup techniques applied, but the responsibility, discipline of students and character need to be improved.
Pengembangan Modul Perawatan Wajah Pada Mata Kuliah Perawatan Wajah Dan Tata Rias Salsabila, Salsabila; Aisyah, St.; Maida, Andi Nur
HomeEC Vol 19, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v19i2.68231

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini adalah penelitian pengembangan research and development (R&D)  yang dilakukan secara sengaja dan sistematis untuk menyempurnakan produk yang telah ada maupun mengembangkan suatu produk baru melalui pengujian, sehingga produk tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Tujuannya untuk Mengetahui (1) Prosedur pengembangan modul perawatan wajah dan tata rias materi perawatan wajah manual di PKK FT UNM, (2) Tingkat kelayakan modul perawatan wajah dan tata rias materi perawatan wajah manual pada ahli materi dan ahli media, (3) Respon mahasiswa terhadap modul pembelajaran perawatan wajah dan tata rias. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D) yaitu meliputi 4 tahap yakni tahap : 1. pendefinisian (define) Kegiatan pada tahap ini dilakukan untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat syarat pengembangan. Dalam model lain, tahap ini sering dinamakan analisis kebutuhan, 2. perancangan (design) setelah mendapatkan permasalahan dari tahap pendifinisian, selanjutnya dilakukan tahap perancangan, 3. pengembangan (develop) Tahap pengembangan merupakan tahap untuk menghasilkan sebuah produk, tahap pengembangan ini terbagi atas dua kegiatan yaitu: expert appraisal (Penilaian ahli) dan developmental testing (Uji Pengembangan), 4. penyebaran (disseminate) Tahap ini merupakan tahap penggunaan perangkat yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas. (2) Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli materi 84,89%, persentase dari ahli desain 92,89%, dan (3) hasil respon pada mahasiswa mendapat persentase 89,13%. Berdasarkan persentase dapat disimpulkan Modul Perawatan Wajah yang dikembangkan “Sangat Layak” untuk digunakan pada mata kuliah Perawatan Wajah dan Tata Rias di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Hal ini dinyatakan berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi yang mencapai tingkat kelayakan bahwa produk modul yang dikembangkan sudah valid dengan persentase produk ahli materi 84,89%, persentase dari ahli media 92,89%, dan hasil respon pada mahasiswa mendapat persentase 89,13%.   Kata kunci:  Penelitian dan Pengembangan, Modul, Perawatan Wajah
PENERAPAN METODE KERJA INDIVIDU DALAM MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN MERIAS WAJAH PENGANTIN ADAT BUGIS DI SMK NEGERI 1 SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Burhanuddin, Izmi; Maida, Andi Nur
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 2, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v2i1.46838

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( Action Research) dengan menggunakan metode kerja individu yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa dalam melakukan merias wajah pengantin adat bugis. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Somba Opu. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap pada bulan April dan mei. Jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa tata kecantikan kelas XII dengan jumlah 9 orang. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I sebanyak 2 kali pertemuan dan siklus II sebanyak 2 kali pertemuan. Peningkatan kompetensi siswa melalui metode kerja individu terhadap hasil pembelajaran merias wajah pengantin adat bugis pada siklus I adalah nilai rata-rata aspek kognitif 7.94, nilai rata-rata afektif 7.38, nilai rata-rata psikomotorik 7.70. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata aspek kognitif 85.5, nilai rata-rata afektif  7.92 , nilai rata-rata psikomotorik 8.19. hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode kerja individu dapat meningkatkan hasil pembelajaran siswa dalam merias wajah pengantin adat bugis, hal ini dapat dilihat pada tabel penilaian akan penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa.
PKM Perawatan Wajah dengan Scrub Alami Memutihkan Wajah Solusi Kecantikan Sehat bagi Ibu-Ibu Nelayan Pesisir Pantai Punaga Mangarabombang Kabupaten Takalar Burhanuddin, Izmi; Sahnir, Nurachmy; Maida, Andi Nur; Bahar, Ayu Saputri
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.78692

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat Bagi ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga kecamatan mangarabombang kabupaten takalar provinsi Sulawesi Selatan. Kelompok mitra membutuhkan adanya pelatihan perawatan wajah menggunakan bahan scrub yang alamiah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu - ibu nelayan dalam merawtat wajah menggunakan bahan alami yang mudah didapat dilingkungan sekitar. Adapun permasalahan yang dialami oleh mitra Adalah sebagai berikut : (1) Mitra dalm hal ini kelompok ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang sering kali dihadapkan pada tantangan dalam merawat Kesehatan kulit wajah akibat keterbatasan akses informasi dan sumber daya sehingga membutuhkan informasi tentang merawta wjaha dengan menggunakan bahan kosmetik alami, (2) Mitra dalam hal ini kelompok ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang tidak terbiasa melakukan perawatan wajah menggunakan bahan alami sehingga kulitnya nampak tidak terawat, (3) Mitra dalm hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menentukan alat, bahan dan kosmetik yang digunakan dalam melakukan perawatan wajah. (4) Mitra dalm hal ini Mitra dalm hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang membutuhkan pengetahuan dalm hal mengetahui cara pembuatan scrub alami memutihkan wajah secara alami, (5) Mitra dalam hal ini kelompok ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang belum mengetahui cara melakukan perawatan wajah yang baik dan benar sehingga kulit wajah Nampak lebih segar , cantik, sehat dan terawat. Adapun Solusi yang diberikan kepada mitra Adalah sebagai berikut: (1) ) Mitra dalam hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang mendapatkan informasi tentang bagaimana cara merawat wajah akibat keterbatasan akses informasi dan sumber daya sehingga membutuhkan informasi tentang merawat wajah menggunakan bahan kosmetik alami, (2) ) Mitra dalm hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang sudah terbiasa melakukan perawatan wajah menggunakan bahan alami sehingga kulit wajahnya nampak sehat dan terawat. (3) Mitra dalm hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menentukan alat, bahan dan komsetik yang digunakan dalam perawatan wajah, (4) ) Mitra dalm hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang sudah memperoleh pengetahuan dalam hal mengetahui cara pembuatan scrub alami memutihkan wajah secara alami, (5) ) Mitra dalm hal ini ibu - ibu nelayan pesisir Pantai punaga mangarabombang sudah memiliki pengetahuan cara melakukan perawatan wajah yang baik dan benar sehingga kulit wajah Nampak lebih segar , cantik, sehat dan terawat. Tim pengabdi mengawali kegiatan pelatihan kepada masyarakat melalui metode  meliputi tahapan ceramah pengabdi menjelaskan tahapan - tahapan proses kerja perawartan wajah dan pembuatan scrub alami serta melaksanakan sosialisasi perawatan wajah menggunakan scrub alamiah kepada para peserta dan tim pengabdi memberikan demonstrasi cara melakukan perawatan wajah yang baik dan benar serta pembuatan scrub alami kepada para peserta pelatihan yakni ibu - ibu nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 89 % terhadap pentingnya kegiatan perawatan waja kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan scrub alami bagi ibu - ibu nelayan pesisir pantai punaga kecamatan mangarabombang,serta memningkatnya rasa kemamndirian dan kepercayaan diri ibu - ibu nelayan untuk merawat dan menjaga kesehatan kulit sehingga menjadi sehat, segar dan terawat.Kata kunci: Pengabdian masyarakat, scrub alami, perawatan wajah, ibu - ibu  nelayan