Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Hasil Belajar Menggunakan Media Pembelajaran Visual Pada Siswa Sekolah Dasar: Literature Review Anirah, Anirah; Hisbul, Hisbul; Sukmawati, Jingga
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media pembelajaran visual dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana media pembelajaran visual dapat meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi belajar siswa, serta bagaimana media tersebut dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi strategi implementasi dan pemilihan media visual yang relevan untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran visual pada siswa sekolah dasar. Metode ini melibatkan pengumpulan, analisis, dan sintesis dari berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian, termasuk jurnal, artikel, buku, dan sumber online lainnya. Melalui pendekatan ini, penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana media pembelajaran visual dapat meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi belajar siswa, serta membantu guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran visual pada siswa sekolah dasar memiliki efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi belajar siswa. Media visual, seperti video, tidak hanya memperbesar fokus dan konsentrasi siswa tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan membuat konsep abstrak menjadi lebih konkret. Hal ini berkontribusi pada peningkatan pemahaman materi, antusiasme, dan motivasi belajar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi akademik siswa. Kebaharuan dalam penelitian ini terletak pada fokus khususnya terhadap efektivitas media pembelajaran visual secara spesifik pada siswa sekolah dasar, yang mana sebelumnya perdebatan mengenai efektivitas metode pembelajaran konvensional dibandingkan dengan penggunaan media pembelajaran visual belum sepenuhnya mengeksplorasi dampaknya pada segmen pendidikan dasar.
PENERAPAN METODE GAME BASED LEARNING MELALUI MEDIA BAAMBOOZLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS Rezki Sunardi, Nurul; Surahmat, Zulkifli; Anirah, Anirah; Rahmaniar, Rahmaniar
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i1.153

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan media Baamboozle dalam pembelajaran bahasa Inggris di TK Islam An-Nahdliyah sebagai bagian dari pendekatan Game-Based Learning (GBL), penelitian ini dilaksanakan dengan dua tujuan untuk mengetahui penerapan media bamboozle dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran bahasa inggris, dan untuk mengukur efektivitas media bamboozle sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menggabungkan wawancara dengan guru, dan dengan mengukur kemampuan siswa melalui tes lisan, dan keaktifan siswa dikelas, data yang didapatkan akan ditampilkan dalam bentuk wawancara maupun dalam bentuk poin untuk memudahkan perumusan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Game-Based Learning menggunakan media Baamboozle secara efektif meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa TK Islam An-Nahdliyah. Media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kosakata, tetapi juga membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan bermakna. Selain itu, dampak dari penggunaan bamboozle sebagai media pembelajaran menunjukkan bahwa siswa lebih antusias, lebih cepat menghafal kosakata baru, serta lebih percaya diri dalam berbicara. Meskipun terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, manfaat yang diperoleh cukup signifikan sehingga metode ini layak untuk terus dikembangkan dalam pembelajaran di tingkat TK.
Penerapan Model Discovery Learning dalam Menunjang Kualitas Belajar Siswa Pada Sekolah Dasar Di Desa Abbokongang Anirah, Anirah; Azhari, Riky; Agussalim, Nurmiati; Resky, Aprinindi; Nurhayati, Nurhayati; Zakir, Chaerunnisa; Surgawi, Khairil; Darurahmat, Andi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10361

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas model discovery learning dalam mendukung kualitas pembelajaran siswa di sekolah dasar di desa Abbokongang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah metode ini dapat meningkatkan antusiasme, konsentrasi, aktivitas, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan, serta mempromosikan pemikiran kritis dan kemandirian di antara siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan berfokus pada peningkatan dalam antusiasme, konsentrasi, aktivitas, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan setelah penerapan metode discovery learning. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning di sekolah dasar di desa Abbokongang berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran siswa. Metode ini meningkatkan antusiasme, konsentrasi, aktivitas, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan. Selain itu, discovery learning efektif dalam mempromosikan pemikiran kritis dan kemandirian siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa metode pembelajaran ini meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembuktian konsep, meningkatkan efikasi diri, dan kolaborasi antar siswa. Meskipun keberhasilan metode ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti latar belakang siswa dan ketersediaan sumber daya tambahan, metode ini dapat diimplementasikan dengan sukses melalui perencanaan yang matang dan pengalaman langsung siswa dalam proses belajar.
Penerapan Model Discovery Learning dalam Menunjang Kualitas Belajar Siswa Pada Sekolah Dasar Di Desa Abbokongang Anirah, Anirah; Azhari, Riky; Agussalim, Nurmiati; Resky, Aprinindi; Nurhayati, Nurhayati; Zakir, Chaerunnisa; Surgawi, Khairil; Darurahmat, Andi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i1.10980

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas model discovery learning dalam mendukung kualitas pembelajaran siswa di sekolah dasar di desa Abbokongang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah metode ini dapat meningkatkan antusiasme, konsentrasi, aktivitas, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan, serta mempromosikan pemikiran kritis dan kemandirian di antara siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan berfokus pada peningkatan dalam antusiasme, konsentrasi, aktivitas, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan setelah penerapan metode discovery learning. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning di sekolah dasar di desa Abbokongang berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran siswa. Metode ini meningkatkan antusiasme, konsentrasi, aktivitas, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan. Selain itu, discovery learning efektif dalam mempromosikan pemikiran kritis dan kemandirian siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa metode pembelajaran ini meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembuktian konsep, meningkatkan efikasi diri, dan kolaborasi antar siswa. Meskipun keberhasilan metode ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti latar belakang siswa dan ketersediaan sumber daya tambahan, metode ini dapat diimplementasikan dengan sukses melalui perencanaan yang matang dan pengalaman langsung siswa dalam proses belajar.