Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Atribut Sosial Masyarakat Jawa Kuno Pada Relief Candi Borobudur Ditinjau Melalui Kerangka Teori Evolusi Sosial Morgan-Tylor Kharisma Nabila
Jurnal Konservasi Cagar Budaya Vol. 18 No. 1 (2024): Jurnal Konservasi Cagar Budaya
Publisher : Balai Konservasi Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v18i1.326

Abstract

Relief Candi Borobudur telah diyakini oleh para peneliti terdahulu dapat menghasilkan beragam pengetahuan mengenai gambaran masyarakat Jawa Kuno pada tahun 800 Masehi. Namun, sejauh ini penelitian yang dilakukan pada relief Candi Borobudur masih belum membahas mengenai tahapan evolusi sosial yang terjadi pada masyarakat Jawa Kuno yang digambarkan pada relief. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan evolusi sosial masyarakat Jawa Kuno yang digambarkan dalam panil relief Candi Borobudur, khususnya relief Karmavibhanga, Lalitavistara, dan Avadana. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan arkeologi sosial dengan menggunakan kerangka teori evolusi sosial menurut Morgan-Tylor. Karakteristik budaya dari setiap tahap evolusi sosial Morgan-Tylor digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan relief secara kontekstual. Pengambilan sampel relief dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar relief Karmavibhanga sebanyak 41,25% mengandung karakteristik budaya pada tahap Barbarisme Bawah, sedangkan pada relief Lalitavistara sebagian besar reliefnya menunjukkan pada tahap Barbarisme Tengah (30,83%). Relief Avadana sebagian besar menunjukkan karakteristik pada tahap Barbarisme Tengah (36,88%), tetapi dengan kandungan karakteristik pada tahap Barbarisme Tinggi dan Peradaban lebih tinggi dibandingkan dengan relief Lalitavistara. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggambaran atribut sosial masyarakat dalam relief Karmavibhanga, Lalitavistara, dan Avadana mencerminkan adanya perkembangan tahapan evolusi sosial, mulai dari Barbarisme Bawah di Karmavibhanga, Barbarisme Tengah di Lalitavistara, Barbarisme Tinggi dan Peradaban di Avadana.
PERHITUNGAN PPH 21 PEGAWAI TETAP BERDASARKAN PMK NO. 168 TAHUN 2023 PADA CV GHIFFAR ORGANIZER Kharisma Nabila; Wyanda Rossa Zhafira; Annisa Khairunisa; Indriani Indah Astuti; Indra Satriawan; Sukmini Hartati; Berlianti, Maulidia; Sri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akuntansi, Bisnis & Ekonomi Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Akuntansi Bisnis dan Ekonomi (JPMABE)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18008342

Abstract

Banyaknya masyarakat yang belum memahami cara memenuhi kewajiban pajaknya membuat pemerintah mengatur kembali pemotongan pajak penghasilan 21 (PPh 21) dengan mengeluarkan regulasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 168 tahun 2023 tentang petunjuk pelaksanaan pemotongan pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan orang pribadi. Tujuan utama dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk merancang sebuah sistem informasi perhitungan pajak penghasilan pasal 21 orang pribadi berdasarkan PMK No. 168 tahun 2023 berbasis microsotf excel pada CV Ghiffar Organizer. Metode pengumpulan data yang dilaksanakan menggunakan wawancara dan dokumentasi serta berbagai sumber data dari buku, jurnal, dan internet. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa CV Ghiffar Organizer belum melaksanakan perhitungan pajak penghasilan pasal 21 sesuai PMK No. 168 tahun 2023. Melalui kegiatan pengabdian ini, terlihat peningkatan pengetahuan karyawan CV. Ghiffar Organizer mengenai PMK No. 168 tahun 2023. Setelah penerapan sistem informasi Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pegawai Tetap Berdasarkan PMK No. 168 Tahun 2023 menggunakan Microsoft Excel, CV. Ghiffar Organizer dapat melakukan perhitungan dan penyusunan laporan pajak dengan lebih mudah dan tepat.