Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Alat Tangkap Panah (Spearfishing) Di Pesisir Kei Kecil Timur Maluku Tenggara : Characteristics of Spearfishing Gear on the Eastern Coast of Kei Kecil, Southeast Maluku Tahapary, Jacomina; Almohdar, Erna; Ngamel, Anna Kartika
Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL PERIKANAN KAMASAN
Publisher : Akademi Perikanan Kamasan Biak Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58950/jpk.v5i2.74

Abstract

Penelitian mengenai spearfishing di wilayah pesisir Kei Kecil Timur, Maluku Tenggara, masih belum banyak dilakukan secara ilmiah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik spearfishing melalui deskripsi alat tangkap panah, komposisi hasil tangkapan, keanekaragaman hayati ikan, serta aspek keselamatan kerja nelayan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, wawancara, dan experimental fishing. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap nelayan, alat tangkap, jenis ikan yang tertangkap, dan lokasi penangkapan. Data hasil tangkapan dianalisis untuk menghitung indekskeanekaragaman (H'), kemerataan (E), dan dominasi (D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap panah yang digunakan nelayan merupakan peralatan konvensional yang cukup efektif dalam menangkap ikan, meskipun belum didukung oleh teknologi keselamatan kerja. Hasil tangkapan didominasi oleh ikan karang, dengan jenis yang paling banyak tertangkap adalah Naso unicornis. Nilai keanekaragaman tergolong sedang, kemerataan tinggi di kedua lokasi, dan tingkat dominasi rendah. Penelitian ini juga menemukan rendahnya kesadaran dan ketersediaan alat keselamatan kerja bagi nelayan. Diperlukan upaya sosialisasi dan pelatihan mengenai keselamatan kerja serta dukungan penyediaan peralatan yang lebih aman untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan nelayan.
Economic Feasibility and Risk Assessment of Purse Seine Fishery Production Based on Fleet Capacity in Ohoi Sathean, Southeast Maluku Regency Rahakbauw, Siska Diana; Picaulima, Simon Marsholl; Ngamel, Anna Kartika
ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Vol 13, No 1 (2025): ECSOFiM October 2025
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ecsofim.2025.013.01.09

Abstract

This study analyzes the economic feasibility and assesses the production risk of the purse seine business based on the fleet capacity in Ohoi Sathean. The types of data needed are primary and secondary data collected using data triangulation. The number of samples is 14 fleets with capacities of 10 GT, 26 GT, 27 GT, and 30 GT. Data were analyzed using business feasibility analysis and business sensitivity analysis. The results of the business feasibility analysis showed that the highest value of RC ratio = 2.13 for a fleet of 10 GT means better operational efficiency, the highest investment criterion value NPV = USD 483,570, BC ratio = 6.39, PP = 2.55, and IRR = 98% for a fleet of 27 GT means better investment feasibility. The sensitivity of the purse seine business to the condition of fuel increase for kerosene 27% and diesel 30%, the highest value of RC ratio = 2.05 for the 10 GT fleet, the highest investment criterion value NPV = USD 205,791, BC ratio = 3.29, IRR = 51% for the 27 GT fleet, while PP = 4.76 years for the 10 GT fleet. In the condition of a 20% decrease in production, the highest value RC ratio = 1.97 is in the 10 GT fleet, the highest investment criteria in NPV = USD146,864, BC ratio = 2.68, and IRR = 41% in the 27 GT fleet, while PP = 5.80 is the lowest in the 10 GT fleet. The 10 GT purse seine business is efficient against changes in inputs and outputs, and the 27 GT is suitable for changes in inputs and outputs. The study aims to increase the efficiency and effectiveness of 26 GT and 30 GT fleets, and support the development of 10 GT and 27 GT purse seine to optimize catches.