Articles
Implementasi SDLC Waterfall dalam Pembuatan Game Edukasi Heroes of Harmony “HOH†Menggunakan RPG Maker Mv
Laksono, Danang Tri;
Swanjaya, Daniel;
Wulaningrum, Resty
Jurnal Borneo Informatika dan Teknik Komputer Vol 2, No 2 (2022): Edisi Oktober-Maret
Publisher : Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/jbit.v2i2.2844
The development of technology and games is currently experiencing very rapid development, both online and offline games. In general, games are applications that turn human life into software. Role-playing games (RPGs) are games that contain a complex story and elements of the art of role-playing that make you feel like a character in a game. It is based on the problem of designing and building the game Heroes of Harmony with RPG Maker MV. The research method used to make this RPG game is software development life cycle (SDLC) Waterfall where the research stages are in the form of software requirements analysis, design stage, program code generation, unit testing. The requirements planning stage identifies the application or system objectives and identifies the information requirements to achieve these objectives. The design process phase includes improvements when there are still design differences between the design process and the users and analysts. Perkembangan teknologi dan game saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat baik game online maupun offline. Secara umum, game adalah aplikasi yang mengubah kehidupan manusia menjadi perangkat lunak. Role-playing game (RPG) adalah game yang berisi cerita kompleks dan elemen seni role-playing yang membuat Anda merasa seperti karakter dalam game. Hal ini didasarkan pada masalah merancang dan membangun game Heroes of Harmony dengan RPG Maker MV. Metode penelitian yang digunakan untuk membuat game RPG ini adalah software development life cycle (SDLC) Waterfall dimana tahapan penelitian berupa analisis kebutuhan perangkat lunak, tahap desain, pembuatan kode program, pengujian unit. Tahap perencanaan kebutuhan mengidentifikasi tujuan aplikasi atau sistem dan mengidentifikasi kebutuhan informasi untuk mencapai tujuan tersebut. Tahap proses desain meliputi perbaikan ketika masih ada perbedaan desain antara proses desain dan pengguna dan analisis.
Analisa Clustering Aplikasi Laporan Kasus Kekerasan
Novia, Talitha Ayudhea;
Swanjaya, Daniel;
Wulaningrum, Resty
Jurnal Borneo Informatika dan Teknik Komputer Vol 2, No 1 (2022): Edisi April-September
Publisher : Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1090.952 KB)
|
DOI: 10.35334/jbit.v2i1.2689
Kekerasan merupakan suatu tindakan yang sangat meresahkan masyarakat , ada berbagai macam kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan di Kota Kediri. Semakin banyaknya kasus kekerasan maka perlu nya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini dengan cara menganalisa data dengan menggunakan metode Self Organizing Maps (SOM). Data yang telah didapatkan dari aplikasi pelaporan VICARA direkap dan dinormalisasikan kemudian di clustering kan dengan metode SOM. Metode SOM menganalisa data kasus kekerasan berjumlah 100 data kasus dengan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,9821.
Implementasi Metode Rule Based Pada Aplikasi Antri Pintar Berbasis Web Pada Loket Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit
Sugiarto, Danami Bay;
Swanjaya, Daniel;
Wulaningrum, Resty
Jurnal Borneo Informatika dan Teknik Komputer Vol 2, No 2 (2022): Edisi Oktober-Maret
Publisher : Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/jbit.v2i2.2833
This research was conducted in one of the hospitals in the vicinity of the author's residence. The queuing system that is applied in this hospital still uses the manual method where the officer will take the queue number on a machine that is at the queue counter. Based on the results of the calculation of the existing queuing system, there are still some accumulations of patients in the waiting room because it is still manual and the calling process is still very long. To overcome this problem by analyzing the previous queue data using the Waterfall method, and Rule Based with unlimited queue lengths (unlimited). From these results, it can be concluded that using the rule-based method on the smart queue application can speed up the patient queue due to the large number of counter staff. Penelitian ini dilakukan di salah satu rumah sakit yang berada disekitar tempat tinggal penulis yaitu di kota kediri. Sistem antrian yang diterapkan di rumah sakit ini masih menggunakan cara manual di mana petugas akan mengambilkan nomor antrian pada sebuah masih yang berada di loket antrian. Berdasarkan hasil perhitungan sistem antrian yang telah ada masih mengalami beberapa penumpukan pasien diruang tunggu dikarenakan masih manual dan proses pemanggilan yang masih sangatlah lama. Untuk mengatasi masalah ini dengan cara menganalisa data antrian sebelumnya dengan menggunakan metode Waterfall, dan Rule Based dengan panjang antrian tidak terbatas (unlimited). Dari hasil tersebut didapatkan kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode rule based pada aplikasi antri pintar dapat mempercepat antrian pasien pada loket pendaftaran dikarenakan jumlah petugas loket yang lumayan banyak.
Sistem Pakar Diaknosis Kerusakan Amplifier dengan Metode Case Based Reasoning (CBR)
Pangestu, Mohamad Inung;
Pamungkas, Danar Putra;
Wulaningrum, Resty
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i1.953
Amplifier adalah sebuah komponen elektronika yang tersusun dari beberapa komponen diantaranya seperti resistor, transistor, diode. Amplifier digunakan sebagai penguat daya dari signal input untuk diteruskan ke speaker. Namun dalam pemakaiannya amplifier juga dapat mengalami kendala atau kerusakan, kerusakan yang sering terjadi biasanya seperti dengung, suara kecil, suara speaker menjadi pecah dan masih banyak lagi. dalam bidang ini tidak semua individu paham akan mekanisme cara kerja dari amplifier. Hal ini dibutuhkannya sebuah sistem yang dapat membantu masyarakat awan yang kurang mengerti tentang amplifier agar dapat memerbaiki kerusakan yang terjadi. Untuk itu dibuatkah sebuah sistem diaknosis kerusakan pada amplifier dengan metode Case Based Reasoning (CBR). Dengan memberikan sebuah gejala-gejala kerusakan yang dialami serta solusi dari gejala-gejala yang telah dipilih. Cara kerja dara metode Case Based Reasoning (CBR) ini adalah membandingkan gejala yang dipilih dengan gejala dalam database sesuai dengan bobot yang telah diberikan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan uji coba secara langsung dengan pakar sebanyak 15 kali data uji diperoleh tingkat persentasi keberhasilan diaknosa sebesar 80%, sehingga dapat diartikan penggunaan metode ini sangat mungkin untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada Amplifier
Klasifikasi Emosi Pada Wajah Dengan Menggunakan K-MEANS Clustering dan KDEF
Zuhal, Nadya Khalisah;
Pamungkas, Danar Putra;
Wulaningrum, Resty
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i1.955
Marah adalah bagian dari emosi dasar manusia yang disebabkan oleh depresi dan stress. Marah itu terpicu pada satu tujuan dimana seseorang yang sudah membuatnya emosi yang tidak bisa mereda dengan sekejap saja. Tetapi, marah itu akan mereda disaat kita sudah melupakan semua yang mereka perbuat kepada kita. Penelitian ini menggunakan dataset Karolinska Directed Emotional Faces (KDEF). Data akan diperhitungkan dalam metode K-Means Clustering untuk mengetahui hasil tingkat keakurasian. Tingkat keakurasian atau keberhasilan mencapai 38,89%.
Perbaikan Citra Dengan Menggunakan Metode Gaussian Dan Median Filter
Rosyidin, Cholilul;
Wulaningrum, Resty;
Rochana, siti
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i2.1018
Perkembangan citra digital di era globalisasi masih meninggalkan permasalahan penurunan kualitas citra yang disebabkan oleh noise. Penelitian ini mempelajari tentang teknik-teknik pengurangan noise dengan menggunakan metode gaussian median filter. Perbaikan citra yang bernoise diproses menggunkan gaussian filter hasilnya masih nampak noise kemudian diproses dengan median filter, sehingga disimpulkan bahwa karateristik noise dapat dikurangi secara signifikan dengan menggunakan filter median. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perbedaan hasil proses gaussian filter dan median filter yang terdapat pada citra yang bernoise. Penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu, gaussian filter dan median filter untuk melakukan perbaikan citra, hasil simulasi menunjukkan bahwa kinerja dari metode gaussian dan median filter mampu mereduksi noise dengan baik dengan hasil gambar sangat tajam dan jelas, sedangkan objek yang digunakan pada penelitian ini adalah citra gesture tangan.
Perbaikan Citra Gambar Tangan Menggunakan Particle Swarm Optimization
Khikmah, Nuril Lailatul;
Wulaningrum, Resty
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i2.1019
Salah satu perkembangan teknologi yang sekarang ini cukup pesat adalah pengolahan citra digital. Penggunaan citra biasanya digunakan dalam pengolahan citra biometric, pengenalan tanda tangan, pengenalan wajah ataupun permasalahan pada CCTV. Namun, pada permasalahan umumnya hasil citra dari tangkapan sebuah Closed Circuit Television (CCTV) tanpak kurang tajam, jelas dan sulit untuk dipahami oleh manusia ataupun petugas yang memantau CCTV. Penelitian ini mempunyai rumusan masalah yaitu bagaimana melakukan perbaikan citra gambar tangan yang menjadi data inputan dan bagaimana menerapkan metode Particle Swarm Optimization untuk perbaikan kualitas citra gambar tangan. Particle Swarm Optimization merupakan metode algoritma pencarian yang menggunakan banyak individu, atau partikel, dikelompokkan dalam segerombolan. Masing-masing partikel ini mewakili solusi kandidat untuk optimasi masalah. Pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall. Aplikasi ini dibuat dengan pemrograman Python dengan bantuan metode Particle Swarm Optimization. Untuk identifikasi objek citra gambar tangan. Pada penelitian ini menguji metode Particle Swarm Optimization yang dapat digunakan dalam proses pemaksimalan gambar. Hasil pada penelitian ini menunjukkan Sistem ini dapat menampilkan citra gambar tangan yang lebih tajam dan jelas sehingga berhasil dibangun dengan metode Particle Swarm Optimization.
Perbaikan Citra Dengan Menggunakan Metode Gaussian Dan Mean Filter
Wijaya, Putut Hendra;
Wulaningrum, Resty;
Halilintar, risa
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i2.1020
Pebaikan kualitas citra ini bertujuan untuk menekan gangguan noise pada citra. Gangguan tersebut biasanya muncul sebagai akibat dari hasil penerokan (awal) yang tidak bagus atau akibat dari saluran transmisi (pada pengiriman data). Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu Gaussian dan Mean Filtering. Citra uji yang digunakan pada penelitian ini menggunakan beberapa sampel gambar gestur tangan. Citra tersebut di-load dan ditampilkan pada Program Phyton. Kemudian dilakukan proses Image Enhacement dengan menggunakan metode Gaussian dan Mean Filtering. Citra digital yang telah dilakukan reduksi noise dengan menggunakan metode Gaussian dan Mean Filtering akan menghasilkan kecerahan dan kualitas gambar yang lebih baik dari citra digital aslinya.
Implementasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Alat Transportasi Bagi Anak Usia Dini Berbasis Android
Pristiwanto, Rizal’ Chris;
Wulaningrum, Resty;
Swanjaya, Daniel
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i2.1021
Perkembangan teknologi telah berkembang pesat sehingga memudahkan suatu pekerjaan, dengan adanya teknologi Augmented Reality sebagai bahan pembelajaran akan menjadi lebih mudah. Pada pembuatan aplikasi ini Pengenalan Transportasi untuk anak usia dini ini di buat agar anak tidak bosan dengan gambar gambar yang biasanya disajikan seperti pada buku-buku ataupun majalah, dalam aplikasi ini anak bisa mendengarkan suara-suara dari alat transportasi yang di sajikan sehingga anak tidak bosan dalam mempelajari macam-macam alat transportasi, aplikasi ini menggunakan Unity 3D, Android Studio, Smartphone, dan markerless, markerless digunakan agar penulis tidak menggambarkan secara manual. Penggunaan Augmented Reality juga membuat gambar menjadi lebih jelas dan lebih nyata agar anak dapat belajar dengan jelas dan mudah untuk di pahami.
Deteksi Penyakit Tanaman Jagung Berbasis Pengolahan Citra Digital Menggunakan Metode Color Moments dan GLCM
Prasetyo, Mochammad Bima;
Wulaningrum, Resty;
Sahertian, Julian
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 7 No. 1 (2023): PROSIDING NSEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v7i1.3422
Tanaman Jagung merupakan bahan pokok atau kebutuhan pangan yang diperlukan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, dengan berkembangnya industri pengolahan pangan di Indonesia. Tetapi terdapat kendala penting dalam upaya peningkatan produksi jagung adalah gangguan biotis yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu gangguan yang disebabkan oleh makroorganisme dan mikroorganisme. Sedangkan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini adalah bagaimana mengidentifikasi jagung lokal yang terserang penyakit dengan dilihat dari citra warna, bentuk serta tekstur daunnya. Dalam menghadapi masalah tersebut terdapat sistem yang dapat mendeteksi penyakit tanaman jagung dengan cara mendeteksi melalui warna daun, dengan menggunakan metode color moments dan juga menggunakan metode GLCM. Hal ini data yang diujikan diambil langsung dengan mengambil foto di pertanian yang menanam jagung dengan memperbanyak pengambilan foto yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini merupakan sistem yang dapat mendeteksi penyakit tanaman jagung lokal. Dari hasil dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat membantu dalam mengetahui apakah tanaman jagung local terdapat penyakit atau tidak.