Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Opportunities for the Use of Gel in Forest and Land Fires Control Saharjo, Bambang Hero; Gibran, Muhammad Kahlil
Journal of Tropical Silviculture Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.14.03.258-267

Abstract

Permasalahan kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau, merupakan tantangan yang terjadi setiap tahun di Indonesia. Upaya pengendalian konvensional dengan menggunakan air sebagai bahan utama belum sepenuhnya efektif dalam mencegah dan mengurangi luasnya lahan yang terbakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan gel sebagai alternatif dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Metode penelitian melibatkan persiapan, pengovenan, pembakaran, serta pengamatan dan evaluasi. Berbagai jenis bahan bakar, termasuk serasah daun jarum, serasah daun lebar, dan serasah tumbuhan bawah, diteliti bersama dengan Gel Pack Extinguishing Agent (GPEA) dengan dosis variasi (0g/100ml air, 1g/100ml air, 2g/100ml air, dan 3g/100ml air). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dengan efisiensi tertinggi pada dosis 1g/100ml air untuk serasah daun jarum, 2g/100ml air untuk serasah daun lebar, dan 1g/100ml air untuk serasah tumbuhan bawah. Kata kunci: kebakaran hutan dan lahan, Gel Pack Extinguishing Agent, pemadaman
Preferensi Tempat Bersarang Tarsius fuscus di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan Meo, Lorenzo Elton; Meylia, Safira Arda; Rahman, Reja; Majid, Ranti Gasela; Amin, Salwa Nimatul Maula; Gibran, Muhammad Kahlil; Ali, Muhammad Ridwan; Mustari, Abdul Haris; Laijanan, Theresia avilla
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.1.90

Abstract

Tarsius fuscus merupakan salah satu primata terkecil di dunia endemik Sulawesi Selatan. T. fuscus sebagai satwa liar cenderung memilih sarang pada lokasi dengan kriteria tertentu. Sarang memiliki peran penting pada habitat satwa liar yang berkaitan dengan anti-predator, tempat tidur, dan reproduksi. Penelitian mengenai preferensi sarang T. fuscus sangat penting dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pemilihan sarang T. fuscus dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan di Resort Mallawa, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan pada bulan Juli hingga Agustus 2021. Metode yang digunakan adalah observasi langsung ke titik bersarang T. fuscus. Data biotik dan abiotik dicatat pada setiap lokasi perjumpaan baik secara langsung maupun melalui bantuan analisis GIS. Preferensi sarang T. fuscus ditentukan dengan perhitungan PCA dan indeks Neu. Terdapat 7 parameter yang mempengaruhi preferensi sarang T. fuscus yaitu tutupan lahan, substrat sarang, tinggi sarang dari tanah, jarak dari pemukiman, kelerengan, ketinggian, dan jarak dari sungai.
EDUKASI CAPSTONE DESIGN SEBAGAI STRATEGI PERSIAPAN AKADEMIK SISWA MA SABILURRAHMAN MENUJU PENDIDIKAN TINGGI DI KOTA SERANG Gibran, Muhammad Kahlil; Fakih Ardiansyah; Muhamad Nurul Ikhsan; Roga Raksana; Taufik Faridotuloh
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.58677

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Aliyah (MA) Sabilurrahman di wilayah Walantaka, Kota Serang, mengenai konsep capstone design sebagai salah satu pendekatan pembelajaran di perguruan tinggi. Kurangnya informasi tentang sistem pembelajaran di pendidikan tinggi, khususnya pembelajaran berbasis proyek terintegrasi, menjadi salah satu faktor rendahnya kesiapan siswa dalam menghadapi transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi sederhana perancangan proyek capstone yang disesuaikan dengan konteks keilmuan teknik dan sains terapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual siswa terkait tujuan, tahapan, serta manfaat capstone design dalam pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan motivasi yang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan awal bagi sekolah menengah dalam mempersiapkan lulusan yang lebih adaptif terhadap tuntutan pembelajaran di perguruan tinggi.