Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama yang sering disertai risiko malnutrisi akibat penurunan asupan dan gangguan metabolik. Kondisi ini menuntut adanya intervensi gizi yang adekuat dan berkesinambungan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pasien kanker. Intervensi gizi melalui formula enteral menjadi penting untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pasien. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) diketahui mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan kuersetin yang berpotensi sebagai senyawa antikanker. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula enteral berbasis daun jambu biji serta mengetahui komposisi gizi, daya terima, dan viskositasnya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional laboratorik yang dilakukan pada Juli 2025 dengan pengujian meliputi uji empiris, uji proksimat, uji organoleptik, dan uji viskositas. Formula disusun dari ekstrak daun jambu biji, maltodextrin, susu skim, susu full cream, dan gula halus. Analisis data menggunakan Microsoft Excel. Hasil uji empiris menunjukkan satu sajian (±52 g) mengandung 201,72 kkal energi, 9,78 g protein, 3,13 g lemak, 33,58 g karbohidrat, 0,03 g air, dan 0,22 g abu. Uji proksimat per 100 gram menunjukkan energi 361,76 kkal, protein 16,35%, lemak 0,24%, karbohidrat 73,55%, air 4,24%, dan abu 5,62%. Uji organoleptik menunjukkan penerimaan sangat baik, dengan skor rasa 86,90%, warna 84,52%, tekstur 82,14%, dan aroma 78,57%. Nilai viskositas sebesar 9,00 mPa.s termasuk kategori thin (cair). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa formula enteral berbasis daun jambu biji memenuhi karakteristik gizi, sensori, dan viskositas yang sesuai, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai dukungan nutrisi bagi pasien kanker.